Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Fahmy Radhi: Pembentukan Holding Tambang Blunder

24 Nov. 2017, 15.11.05

​Fahmy Radhi: Pembentukan Holding Tambang Blunder

Jakarta, sentananews.com

Pengamat energy nasional, Fahmy Radhi menilai, pembentukan Holding BUMN Tambang merupakan sebuah keniscayaan. Pasalnya, selain untuk memperkuat BUMN Tambang agar bisa bersaing di pasar global, holding tambang juga diharapkan untuk membeli divestasi 51% saham Freeport

"Hanya proses pembentukan holding BUMN Tambang cenderung blunder. Penunjukan Inalum salah satu BUMN sebagai perusahaan holding akan menimbulkan permasalahan, yang bisa menghambat proses integrasi ke dalam holding," katanya di Jakarta, Jumat (24/11).

Menurut dia, BUMN tambang lain yang merasa tidak diperlakukan secara equality akan memicu resistensi dalam proses holding. "Hal ini bisa memicu resistensi yang bisa mengganggu proses holding," ucapnya.

Blunder kedua yang mengiringi proses pembentukan hokding ini, kata dia, adalah pengangkatan Budi Sadikin sebagai Direktur Holding. "BS memang profesional di bidang keuangan, yang dibuktikan saat menjadi dirut Bank Mandiri. Namun dia tidak punya track record di bidang tambang, sehingga sangat diragukan kemampuannya memimpin holding tambang," tukasnya.

"Selain itu, kedekatan BS dengan Menteri BUMN Rini Soemarno juga akan menimbulkan syak wasangka bahwa Rini berkepentingan menguasai dan mengendalikan BUMN Holding, seperti yang terjadi di Pertamina," pungkas Fahmy.

Penulis: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

KPUPR Terus Bangun Infrastruktur Dengan Multiplier Effect Tinggi
Ekonomi
Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan pembangunan infrastruktur merupakan suatu keniscayaan karena bila ingin maju suatu nega...
 Tinggi Muka Air Bendungan Bili-Bili Sulsel Terus Dipantau
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang, Ditjen S...
​SP PLN: Mogok Kerja Akan Digelar Minggu Kedua Februari
Ekonomi
Ketua Umum Serikat Pekerja PLN (SP PLN), Jumadis Abda menegaskan, bahwa anggota SP PLN seluruh Indonesia rencananya akan tetap ...
​Pasca Pembubaran Petral, Mestinya Pertamina Bisa Untung Besar
Ekonomi
Ekonom Konstitusi Defiyan Cori menilai, alasan pembubaran PT.Pertamina Trading Limited (Petral) yang pernah disampaikan oleh ma...
​Keuntungan Pertamina Hanya 1% dari Potensi yang Harus Diraih
Ekonomi
Ekonom dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI), Salamuddin Daeng menyotori keuntungan yang diperoleh PT Pertamina (Perse...
Tutup Tahun 2018, Pertamina EP Catat Produksi 101%
Ekonomi
PT Pertamina EP, sebagai anak perusahaan PT Pertamina (Persero) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama di bawah pengawasan SKK Migas...
​Ungkap Pengoplosan LPG, Pertamina Apresiasi Polda Metro Jaya
Ekonomi
PT Pertamina Persero) mengapresiasi pihak kepolisian yang berhasil menangkap oknum pengoplosan gas elpiji 3 kilogram (kg) bersu...
​Kementerian PUPR Selesaikan Rusun Ponpes di Barru Sulsel
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan terus membangun rumah s...
​KPUPR Targetkan 699 Unit Huntara Rampung Akhir Februari 2019
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus menyelesaikan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban b...