Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Formula Tarif Listrik Punya Dua Skema

12 Feb. 2018, 20.43.46

Formula Tarif Listrik Punya Dua Skema

Jakarta, sentananews.com

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Andy N Sommeng menjelaskan, formula tarif listrik memiliki dua skema yakni tarif listrik biasa dan adjustment. "Nah yang tadinya (harga batu bara) dimasukan itu adalah berkaitan dengan adjusment," ujarnya dalam jumpa pers di Ruang Damar, Gedung Heritage, Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (12/2/2018).

Namun menurut dia, belum ada perkembangan terbaru dari rencana formula baru pembentuk tarif listrik ini. Pasalnya, kata dia, percuma hal itu dibahas jika pada akhirnya belum ada keputusan Menteri ESDM, mengenai harga batu bara yang menjadi komponen tarif listrik ke depan. "Maksudnya kalau tarif adjusment hitung itu kan harus komprehensif, kalau misalnya tadi inflasi dan rupiah," tuturnya.

Selain itu, lanjut Sommeng, penetapan tarif listrik juga berkaitan dengan kewenangan pemerintah, meskipun pada akhirnya harga batu bara dimasukan ke dalam komponen pembentuk tarif. "Kalau enggak bisa naik gimana. Kalaupun ada adjustment. Ini kan melihat kondisi daya beli masyarakat dan sebagainya, kompetitif, industri kita," tandasnya.

Sementara di tempat yang sama, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menegaskan bahwa tidak ada formula tarif listrik baru yang tengah dikaji oleh jajaranya.

Menurutnya, harga batu bara akan masuk menjadi salah satu komponen pembentukan tarif listrik yang baru. "Formula baru enggak ada," tegas Jonan.

Sebelumnya, PT PLN (Persero) meminta pemerintah mengkaji agar komponen harga batu bara dimasukkan dalam skema penghitungan tarif listrik. Namun, kajian harga batu bara acuan (HBA) dimasukkan di dalam penghitungan tarif listrik berpotensi mengerek tarif listrik terjadi dalam waktu dekat.

Pertimbangan ini didasari oleh porsi penggunaan batu bara untuk pembangkit listrik masih menjadi tumpuan hingga tahun 2026 nanti.

Sebagai informasi, kebutuhan batu bara untuk pembangkit yang dioperasikan oleh PLN maupun IPP dalam setahun sekitar 70 juta ton. Jumlah itu terdiri dari 50 juta ton untuk pembangkit listrik milik PLN dan 20 juta ton dari IPP. Sementara harga batu bara acuan (HBA) untuk Januari 2018 kemarin ditetapkan sebesar US$ 95,54 per ton.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, kapasitas terpasang pembangkit listrik nasional dari batu bara hingga 2016 sebesar 29.880,23 mw dari total 59.656,30 mw. Sedangkan, pembangkit listrik diesel hanya sebesar 6.274,79 MW secara nasional.

Terkait kepastian skema baru tersebut, Jonan belum memutuskan dan masih mencoba bersikap realistis seiring dengan perkembangan pembangkit listrik.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Bright Gas Ramaikan Peringatan HUT RI
Ekonomi
Semarak HUT RI yang jatuh pada 17 Agustus memang identik dengan warna merah putih. Namun di sejumlah daerah, peringatan hari ke...
Infrastruktur Perbatasan Entikong Dorong Pengembangan Ekonomi Lokal
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan tahap satu 7 Pos Lintas Batas Negara (PL...
PEP Rantau Lepas 433 Tukik Tuntong Laut ke Alamnya
Ekonomi
PT Pertamina EP Asset 1 Rantau Field, unit bisnis PT Pertamina EP yang merupakan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) di bawah ...
Terimakasih Pak Menteri Basuki
Ekonomi
Senin 13 Agustus 2018.Pukul 12.20. Penulis mendarat di BandaraSultan Mahmud Badaruddin, Palembang.Hari itu cerah.Jalanan kota K...
Jasa Marga Implementasikan Paket Kebijakan Jalan Tol
Ekonomi
PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mengimplementasikan paket kebijakan jalan tol sebagai bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan Asi...
​Nyalakan Obor Asian Games, 81 Tabung Elpiji 50 Kg Disiapkan
Ekonomi
Direktur Pemasaran Korporat Pertamina Basuki Trikora Putra, menyatakan sebagai BUMN, Pertamina sejak awal aktif mendukung kesuk...
PLN Gelontorkan CSR Rp 4,6 M di Sulawesi Utara
Ekonomi
PT PLN (Persero) melalui PLN Peduli yang merupakan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/C...
Menteri Rini Minta Pertamina dan PLN Stop Impor
Ekonomi
Pemerintah telah meminta PT Pertamina (Persero) dan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) untuk mengevaluasi dan mengurangi im...
Nusantara Regas: Pasokan Gas untuk Listrik Jakarta Aman
Ekonomi
Jelang Asian Games, PT Nusantara Regas memastikan kehandalan sarfas dan pasokan gas dari Floating Storage Regasification Unit (...