Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Ganggu Mobilitas, PT KAI Tutup Dua Gerai

7 Maret 2017, 23.01.45

​Ganggu Mobilitas, PT KAI Tutup Dua Gerai

Jakarta, Sentananews.com

PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 1 Jakarta menutup dua gerai yang dianggap berpotensi mengganggu lalu lintas penumpang di sekitar peron.

Vice President Corporate Communications KAI Agus Komarudin dalam bincang-bincang di Jakarta, Selasa mengatakan penutupan tersebut telah dilakukan pada Sabtu (4/3).

Dua gerai tersebut, yaitu gerai toko roti di Stasiun Depok Baru dan mini market di Stasiun Universitas Indonesia. "Sebetulnya keberadaan dua gerai tersebut tidak mengganggu, hanya untuk mengantisipasi apabila ke depannya mengganggu mobilitas, kita tutup," katanya.

Agus menambahkan tidak tertutup kemungkinan apabila ke depannya akan direlokasi. "Langkah ini juga kami lakukan karena berbagai masukan dari berbagai pemangku kepentingan karena KAI secara langsung bersentuhan dengan semua elemen masyarakat," katanya.

Dalam kesempatan sama, Senior Manajer Humas Daop 1 Jakarta Suprapto menjelaskan keberadaan gerai tersebut telah sesuai dengan aturan yang ditetapkan.

Peraturan yang pertama adalah pendirian gerai harus berada di luar peron. "Masyarakat menganggap bahwa peron itu seluruh area di pinggir jalur kereta, tapi sebenarnya peron adalah tempat khusus untuk para penumpang menunggu atau naik/turun kereta yang berada di wilayah garis kuning," katanya.

Suprapto menuturkan bahwa keberadaan gerai tersebut berada di luar peron.

Kedua, keberadaan gerai tersebut tidak boleh mengganggu mobilitas penumpang dan ketiga gerai tersebut harus memenuhi unsur estetika dan kebersihan stasiun.

Terkait anggapan tebang pilih terhadap penertiban gerai, Suprapto menegaskan pihaknya terbuka terhadap siapapun calon mitra yang berminat bekerja sama untuk membuka gerai di stasiun sepanjang sesuai dengan peraturan yang berlaku di KAI.

"Pemilik gerai siapapun harus mematuhi semua persyaratan dalam kontrak persewaan yang dibuat KAI, seluruh mitra sebelumnya telah menandatangani kontrak bahwa apabila sewaktu-waktu area gerai dibutuhkan, maka pihaknya harus menyerahkan," katanya.

Editor: Pahala Simanjuntak



To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Krakatau Steel Siapkan Belanja Modal Rp 7,5 T
Ekonomi
Emiten baja pelat merah PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) sepanjang tahun ini, mengalokasikan belanja modal atau capital e...
​Kuartal I 2018, BTN Raup Untung Rp 684 Miliar
Ekonomi
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) mencatatkan laba bersih perseroan pada kuartal pertama tahun ini mencapai Rp684 miliar, naik...
Serikat Pekerja: Kondisi PLN Sangat Memprihatinkan
Ekonomi
Kondisi PT PLN (persero) saat ini dinilai sangat memprihatinkan, termasuk hubungan industrial yang juga tidak baik sehingga me...
​Ketua SP PLN: MPP Berbeda dengan MVPP
Ekonomi
Ketua Umum Serikat Pekerja (SP) PLN, Jumadis Abda menegaskan bahwa Mobile PowerPlant (MPP) berbeda dengan Marine Vessel Power P...
​PT JJC Konsisten Perkaya Inovasi Pembangunan Tol Japek II Elevated
Ekonomi
Masih dalam rangkaian kegiatan pada Konferensi Regional Teknik Jalan (KRTJ) ke-14 oleh Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (H...
​Polemik Dana CSR, Dirut Telkom Diskriminatif
Ekonomi
Desakan berbagai elemen masyarakat meminta agar Dirut PT Telkom Alex Sinaga mundur, kian menggema.Salah satu alasan desakan mun...
Dukung Industri di Bekasi, PLN Siapkan 1 Miliar VA Listrik
Ekonomi
PT PLN (persero) siap memasok listrik untuk kebutuhan bisnis dan industi di kawasan Bekasi dengan menyiapkan daya sebesar 1.000...
Pertamina: 11 Kelurahan 100% Bersih dari Tumpahan Minyak
Ekonomi
Tim verifikasi dampak lingkungan yang terdiri dari perwakilan Pemerintah Kabupaten / Kota, Dinas terkait, Pertamina dan perwaki...
​Kadin Minta Pemerintah Perketat Impor Garam
Ekonomi
Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang Kelautan dan Perikanan Yugi Prayanto meminta pemerintah untuk meningk...