Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Gerbang Nontunai, Jasa Marga Janji Tak Ada PHK

7 Okt. 2017, 8.56.13

Gerbang Nontunai, Jasa Marga Janji Tak Ada PHK

Jakarta, sentananews.com

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Desi Arryani menegaskan bahwa pihaknya tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada karyawannya akibat adanya elektronifikasi pembayaran di jalan tol.

"Kami tidak melakukan PHK atas pengurangan petugas karena menerapkan elektronifikasi. Saat ini pegawai kami ada sekitar 9.900 orang, tidak sampai 10.000," ujar Desi saat jumpa pers usai rapat koordinasi Elektronifikasi Jalan Tol di Kantor Menko Perekonomian, Jakarta, Jumat.

Menurut Desi, pihaknya idak memberhentikan karyawannya karena dalam waktu dekat Jasa Marga akan mengoperasikan jalan tol yang panjangnya mengalami peningkatan dari sebelumnya 625 kilometer menjadi 1.260 kilometer.

"Jadi meskipun menggunakan elektronifikasi atau e-toll, bukan berarti tidak ada petugas. Petugas juga akan kami alihkan ke tempat lain, karena kami saat ini betul-betul dalam posisi ingin meningkatkan layanan baik dari operasi maupun pemeliharaan jalan tol sehingga seluruh karyawan akan tertampung di seluruh Jasa Marga Group," ujar Desi.

Agenda elektronifikasi jalan tol di Indonesia ini menjadi begitu penting mengingat sasaran akhir pengembangan jalan tol yang berupa penerapan Multi Lane Free Flow (MLFF), yaitu proses pembayaran tol tanpa henti (pengguna jalan tol tidak harus menghentikan kendaraan di gerbang tol) sehingga transaksi pembayaran menjadi lebih efisien dan lancar.

Hal ini sesuai amanat Presiden RI yang telah dituangkan dalam regulasi Peraturan Menteri PUPR No. 16/PRT/M/2017 tanggal 12 September 2017 tentang Transaksi Tol Nontunai di Jalan Tol, pemerintah akan menerapkan elektronifikasi jalan tol 100 persen pada Oktober 2017.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Wakil Ketua Komisi VII DPR Dorong Holding Energi
Ekonomi
Pemerintah memastikan pembentukan Holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memiliki tujuan yang mulia, yakni meningkatkan daya s...
Pertamina Ajak Pemda Atasi Lonjakan Konsumsi LPG 3Kg
Ekonomi
Menindaklanjuti melonjaknya konsumsi LPG 3 kg di wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek), PT Pertamina (Pers...
Walikota Tangerang Ajak Warga Gunakan LPG Non Subsidi
Ekonomi
Komitmen Walikota Tangerang Arief Rachadiono Wismansyah untuk mengurangi beban subsidi negara kembali ditunjukkan.Kali ini ia k...
Jonan Terima Penghargaan ICMA
Ekonomi
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menerima penghargaan Lifetime Achievement dari Institute Certified...
​INDEF Sebut Konsep Holding Migas Tak Jelas
Ekonomi
Rencana pemerintah membentuk induk usaha (holding) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sejumlah sektor kembali menuai pro-kontra...
​Kasus Gayus Masih Bayangi Menkeu
Ekonomi
Kasus faktur pajak palsu yang dilakukan oleh Gayus Tambunan masih menjadi bayang-bayang buruk di tubuh Direktorat Jenderal Paja...
Pertagas Diakuisisi PGN, Langkah Awal Holding Migas
Ekonomi
Sekretaris Perusahaan, PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Rachmat Hutama mengatakan, pihaknya terus berkomitmen mend...
Menkeu: Ditjen Pajak Harus Segera Perbaiki Reputasi
Ekonomi
Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani berharap Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dapat mencegah terjadinya korupsi di dalam institusi ...
Robert Pahkpahan Siap Basmi Suap dan Korupsi
Ekonomi
Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan yang baru dilantik, Robert Pakpahan, berjanji akan membasmi praktik suap dan penya...