Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Gunakan Lahan Perkebunan, Kementan Tanam 1 juta ha jagung

1 Mei 2017, 17.57.03

​Gunakan Lahan Perkebunan, Kementan Tanam 1 juta ha jagung

Jakarta, Sentananews.com

Guna mendukung swasembada pangan nasional. Ditjen Perkebunan Kementrian Pertanian siap melakukan penanaman jagung seluas 1 juta hektare di lahan perkebunan seluruh Indonesia.

Menurut Dirjen Perkebunan Kementan Bambang, areal perkebunan memiliki potensi yang luas untuk dimanfaatkan sebagain lahan tumpang sari dengan mengembangkan tanaman pangan di sela-sela tanaman perkebunan. "Saat ini ada potensi seluas 3 juta hektare areal perkebunan untuk tanaman pangan dan kami menyiapkan 1 juta hektare untuk pengembangan jagung," katanya, Minggu.

Sebelumnya pada Sabtu (29/4) Dirjen Perkebunan mencanangkan penanaman jagung pada areal perkebunan secara nasional bertempat di Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawasi Utara.

Kegiatan pencanangan tersebut ditandai dengan melakukan penanaman jagung bertempat di perkebunan kelapa Kayuwolo Desa Sapa Kecamatan Tenga oleh Dirjen Perkebunan, Bupati Minahasa Selatan, Kadis Perkebunan Sulut dan Kadis Pertanian Sulut.

Selain itu, juga dilakukan penyerahan bantuan benih jagung hibrida, bibit kelapa dan cengkih kepada sejumlah kelompok tani di Kabupaten Minahasa Selatan.

Sementara itu Koordinator penanaman jagung Wilayah (Korwil) VI, yang membawahi Provinsi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat, Dudi Gunadi menyatakan, khusus di Sulut areal pengembangan jagung seluas 325 ribu hektare. "Dari areal seluas itu sebanyak 105.040 hektare merupakan areal perkebunan yang siap ditanami jagung," katanya.

Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugina Paruntu menyatakan, penanaman jagung pada 2017 untuk wilayahnya ditargetkan seluas 80.000 hektare yang terbagi penjadi dua tahap yakni 50.000 hektare pada tahap pertama dan 30.000 hektare tahap kedua.

Penanaman jagung, menurut dia, merupakan salah satu cara, memanfaatkan lahan kosong menjadi lahan berproduksi selain kelapa, yang juga akan membantu menambah penghasilan masyarakat.

"Dengan kita menanam jagung, perekonomian warga akan meningkat, dan juga akan membantu program pemerintah yang akan menjadikan kabupaten minahasa selatan, salah satu kabupaten penyuplai komoditi jagung ke kabupaten/kota bahkanpun ke provinsi lainnya," ucapnya.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Cegah Kecurangan di SPBU, Pertamina Pasang Nozzle Online
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) menggandeng PT Telkom Indonesia (Persero) untuk memasang teknologi digital pada 5.518 di Stasiun Pengisi...
Sistem Penyaluran Online Akan Dipasang di 5.518 SPBU Pertamina
Ekonomi
Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) bersama PT Pertamina (Persero) menyepakati pemberlakuan kebijakan digitalisasi ...
Kemitraan dan Penyerapan SSDN Dihapus, Peternak Terpukul
Ekonomi
Perubahan pasal dalam Peraturan Kementerian Pertanian (Permentan) Nomor 30 Tahun 2018 tentang perubahan atas Permentan Nomor 26...
LRT Sumsel Mogok Lagi, Pemerintah Evaluasi Operasional
Ekonomi
Light Rail Transit (LRT) Sumsel kembali mengalami mogok pada Minggu (12/8). Kejadianini memaksa pemerintah melalui Direktorat J...
Kompetensi SDM Kementerian PUPR Terus Ditingkatkan
Ekonomi
Kompetensi SDM Kementerian PUPR Terus DitingkatkanPengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia menjadi fokus pembangunan Pe...
Angkatan Kerja Baru Capai 3 Juta Orang per Tahun
Ekonomi
Tingginya angkatan kerja baru yang rata-rata mencapai angkat 2,5 juta – 3 juta orang per tahun serta sejumlah hal lainnya saat ...
​Penyerahan Blok Rokan ke Pertamina Jangan Sampai Masuk Angin
Ekonomi
Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) berharap, kepemilikan 100 persen Pertamina terhadap Blok Rokan pada 2021 ben...
​Kemenaker Siapkan Konsep Pembangunan 1000 BLK Komunitas
Ekonomi
Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalatas) Kementrian Ketenagakerjaan, Drs. Bambang Satrio Lelono, MA mengungkapk...
Menteri Basuki: ​Penggunaan Barang Impor Di Kementrian PUPR Minim
Ekonomi
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan porsi penggunaan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) dalam proyek infrastruktur di ...