Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

HUT ke-20 Kementerian BUMN, Jasa Marga Bantu Masyarakat yang Butuh

16 April 2018, 19.44.27

HUT ke-20 Kementerian BUMN, Jasa Marga Bantu Masyarakat yang Butuh

Jakarta, sentananews.com

Dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-20 Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jasa Marga memberikan bantuan dari dana Bina Lingkungan kepada masyarakat dan kelompok masyarakat yang membutuhkan. Bantuan dari Jasa Marga diserahkan langsung oleh Menteri BUMN Rini Soemarno kepada para penerima bantuan.

Total bantuan yang diberikan oleh Jasa Marga sebesar Rp 2.862.000.000, dengan rincian berupa:

1. Santunan untuk 1.978 Orang Anak Yatim sebesar Rp 662.000.000 di 8 wilayah Cabang Jasa Marga di seluruh Indonesia;

2. Padat Karya Tunai _(Cash for Work)_ untuk Desa Klari Karawang dan Desa Karanggan Bogor sebesar Rp 94.000.000;

3. Bedah Rumah untuk 32 Orang Karyawan sebesar Rp 1,6 miliar yang diberikan melalui mekanisme perbaikan rumah senilai Rp. 50.000.000 per rumah/orang;

4 Program Penghijauan di Tiga Lokasi (Petukangan Jakarta Selatan, Boyolali, dan Pasuruan) sebesar Rp 506.000.000.

General Manager Community Development Program (CDP) Jasa Marga Prihandayani mengatakan bahwa HUT ke-20 Kementerian BUMN dan HUT beberapa BUMN termasuk Jasa Marga, menyalurkan dana Bina Lingkungannya, yaitu Program Pengentasan Kemiskinan dan Pelestarian Alam untuk empat jenis bantuan tersebut bagi masyarakat di sekitar jalan Tol agar kesejahteraan mereka meningkat.

"Sesuai dengan tema HUT Kementerian BUMN di tahun ini, _'One Nation, One Vision, One Family to Excellent'_, Jasa Marga berkesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di sekitar jalan tol melalui dana Bina Lingkungan milik Perseroan. Semoga dengan adanya bantuan dari para BUMN, khususnya Jasa Marga, masyarakat Indonesia menjadi lebih sejahtera," tutur Prihandayani.

Dengan diadakannya pemberian bantuan kepada masyarakat di momen HUT Kementerian BUMN ini, Jasa Marga berharap Kementerian BUMN dan para BUMN dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Indonesia, tidak hanya dari sisi kinerjanya namun juga dalam tanggungjawab sosialnya, sesuai dengan semboyan "BUMN Hadir untuk Negeri!".

Editor: Luthfi Pattimura


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​M.Abrar Ali Jadi Ketua Umum SP PLN 2019-202
Ekonomi
Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Serikat Pekerja (SP) PLN, yang dihadiri 59 DPD SP PLN seluruh Indonesia menetapkan Mu...
​Komitmen Pemerintah Lindungi Hak Konsumen Diragukan
Ekonomi
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meragukan komitmen pemerintah untuk melindungi hak-hak konsumen. Keraguan ini didasar...
​Langkah Polisi Tangkap Pembajak Mobil Tanki Diapresiasi
Ekonomi
Langkah cepat yang dilakukan pihak kepolisian dengan menangkap para pelaku pembajakan dua mobil tangki milik Pertamina yang dih...
​Menperin Berupaya Ciptakan Iklim Investasi Kondusif
Ekonomi
Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengungkapkan, saat ini pemerintah berupaya membuat kebijakan strategis unt...
​Pertamina, RNI dan PTPN III Bersinergi Kembangkan Energi Terbarukan
Ekonomi
Tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yaitu Pertamina, RNI dan PTPN III menandatangani Nota Kesepahaman terkait kerjasama penyed...
​Pertamina Gelar Pangan dan Solar Non Subsidi Harga Khusus
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) menggelar pangan murah dan Solar Non Subsidi dengan harga khusus pada acara bertajuk BUMN Berbagi dalam ...
​Presiden Berharap Pengguna Kendaraan Beralih ke MRT
Ekonomi
Presiden Joko Widodo berharap keberadaan kereta Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta membuat masyarakat pengguna kendaraan pribadi ...
​Pengambilalihan Tanpa Izin Tangki BBM Pertamina Melawan Hukum
Ekonomi
Tindakan mengambil alih dari orang yang berhak dan menguasai secara tanpa izin truk pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) milik P...
Ekonom: Pembajakan Mobil Tangki Pelanggaran Konstitusi
Ekonomi
Ekonom Konstitusi, Defiyan Cori menegaskan, pembajakan mobil tangki merupakan tindakan pelanggaran konstitusi ekonomi yang berp...