Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Ikuti Wall Street dan Bursa Asia, IHSG Dibuka Menguat

16 Des. 2015, 11.19.52

Ikuti Wall Street dan Bursa Asia, IHSG Dibuka Menguat

Jakarta, Sentananews.com

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (16/12) dibuka menguat sebesar 41,54 poin menyusul adanya sinyal kepastian dari rencana bank sentral AS untuk menaikkan suku bunganya.

IHSG BEI dibuka menguat sebesar 41,54 poin atau 0,94 persen menjadi 4.450,71. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak naik 11,78 poin (1,56 persen) menjadi 768,15.

Vice President Research and Analysis Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere di Jakarta, Rabu, mengatakan kenaikan suku bunga AS diperkirakan terjadi pada pekan ini, Gubernur bank sentral AS Janet Yellen mensinyalkan bahwa ekonomi AS siap untuk meningkatkan biaya pinjaman yang lebih tinggi.

"Sinyal kepastian itu mendorong pasar global, termasuk IHSG," katanya.

Selain itu, lanjut dia, rintangan pertumbuhan ekonomi global cenderung mulai berkurang menyusul beberapa data dari Tiongkok yang dirilis menunjukkan kestabilan. Laporan ekonomi Tiongkok pada akhir pekan lalu menunjukkan produksi industri, penjualan ritel dan investasi aset tetap mencatatkan hasil yang lebih baik dari estimasi pasar.

"Langkah bank sentral AS untuk menaikkan suku bunga kian terbuka, menyusul tingkat belanja pemerintah Tiongkok melonjak, sebuah sinyal bahwa Tiongkok telah meningkatkan stimulus fiskalnya," katanya Kepala Riset Universal Broker Indonesia Satrio Utomo menambahkan bahwa bank sentral AS telah memulai pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC). Pelaku pasar sedang menanti hasil pertemuan FOMC itu, salah satu yang ditunggu pasar yakni penentuan suku bunga acuan AS (Fed fund rate).

"Berdasarkan konsensus, pelaku pasar sudah siap dengan kenaikan sebesar 25 basis poin menjadi 0,50 persen," katanya.

Bursa regional, di antaranya indeks Hang Seng naik 432,56 poin (2,03 persen) menjadi 21.706,93, indeks Nikkei naik 395,09 poin (2,15 persen) ke level 18.965,99, dan Straits Times menguat 18,07 poin (0,64 persen) ke posisi 2.833,15.


Editor : Andrew Santiago


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Salurkan Bantuan Sigi, PLN Rasakan Energi Optimisme Warga
Ekonomi
Warga Desa Pombewe masih tinggal di tempat pengungsian yang terletak di tanah lapang saat PLN menyerahkan bantuan berupa bahan ...
​PHE Siap kelola Blok NSO Hingga Tahun 2038
Ekonomi
Keputusan pemerintah melalui kementerian ESDM untuk memperpanjang kontrak Blok North Sumatera Offshore (NSO) di Provinsi Aceh d...
Pertamina Pulihkan Infrastruktur Terminal BBM Donggala
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) melakukan Kick Off Pemulihan Infrastruktur Terminal BBM Donggala. Pemulihan infrastruktur ini bertujuan ...
​Hingga 2050 Indonesia Belum Perlu Bangun PLTN
Ekonomi
Penggunaan nuklir sebagai energi primer Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) dinilai belum menjadi prioritas. Banyak pertimb...
Pembangunan Bendungan Sidan, Tiga Dihaji, dan Bener Dimulai
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pembangunan 65 bendungan yang terdiri dari 16 bendungan lanj...
​Operator Lokal di 14 SPBU di Sulteng Kembali Bekerja
Ekonomi
Memasuki minggu ketiga pasca bencana gempa dan tsunami yang melanda Palu, Sigi dan Donggala Sulawesi Tengah, PT Pertamina (Pers...
YLKI Minta Rencana Pembelian Properti di Meikarta Ditunda
Ekonomi
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI)) mendesak managemen Meikarta untuk segera menjelaskan pada publik terkait keberlanjut...
Kasus BUMN GDE, Batalkan Putusan MA yang Rugikan Rakyat
Ekonomi
Direktur Eksekutif IRESS menuntut agar pemerintah dan DPR segera turun tangan menolong BUMN Geo Dipa Energi (GDE) dan menyelama...
Tanggulangi Permasalahan Sampah DKI, PLN Gandeng BSI
Ekonomi
Sebagai wujud kontribusi terhadap program pemerintah terhadap penanggulangan permasalahan sampah, PT PLN (Persero) resmi mengga...