Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Indef: Mahasiswa Harus Kawal Pengelolaan Energi

10 Agu 2017, 23.28.00

Indef: Mahasiswa Harus  Kawal Pengelolaan Energi

Jakarta, sentananews.com

Ekonom Indef Yudistira mengatakan, bahwa peran mahasiswa sangat penting untuk selalu mengingatkan dan mengawal pengelolaan energi dan kelistrikan oleh pemerintah.

"Banyak cara yang bisa dilakukan, katanya. Termasuk berdialog secara langsung," katanya saat memberikan paparan pada Seminar National Energy Summit (NES) 2017 terkait ketenagalistrikan yang digagas oleh BEM UI dan BEM FTUI bekerjasama dengan SP PLN di Jakarta awal pekan ini.

Sementara Ketua BEM UI, Muhammad Syaeful Mujab mengatakan, setelah seminar akan dihasilkan rekomendasi dari hasil pembahasan para narasumber termasuk dari hasil tanya jawab dengan peserta.

Ia berharap, rekomendasi ini akan menguatkan usaha-usaha untuk mendorong pemerintah sebagai penyelenggara negara untuk menghadirkan energi dan listrik murah untuk rakyat. "Bukankah sudah merupakan janji Jokowi -JK untuk menghadirkan energi murah untuk rakyat sebelum pemilu? Kami menuntut Presiden untuk merealisasikan janji itu", tagihnya.

"Ini termasuk peran mahasiswa untuk membantu masyarakat dan mencarikan jalan kepada pemerintah untuk menghadirkan energi murah itu. Termasuk listrik murah dengan menekan bpp nya seperti yang kita bahas dalam seminar ini," lanjutnya.

"Kendati seminar berlangsung sukses dengan diikuti oleh lebih dari 300 peserta dari berbagai kalangan terkait, namun kita sangat menyesali dan menyayangkan Kementerian ESDM yang notabene sangat berkepentingan dalam sektor energi dan kelistrikan justeru tidak hadir," katusnya.

"BEM UI dan BEM FTUI bersama mahasiswa Indonesia dengan komponen bangsa yang lain akan terus mengawal dan insya Allah menjadi gerakan bersama untuk mendorong pihak-pihak terkait untuk mewujudkan agar bpp listrik bisa turun. Sehingga menghadirkan energi dan listrik murah untuk rakyat yang mendorong kemajuan perekonomian Indonesia. Menuju Indonesia Daulat Energi yang mensejahterakan bangsa Indonesia," tutupnya.

Sementara para peserta seminar berasal dari berbagai kalangan, diantaranya BEM Seluruh Indonesia mulai dari Unsyiah Aceh, Unri Pekanbaru, Umrah Tanjungpinang, Unsri Palembang, UI, ITB, Usakti, IT Budi Utomo, ITS, Undip, Unibraw, UGM, Univ. Tanjungpura, Unhas serta aktivis Serikat Pekerja BUMN, KPRI, KSN, akademisi, praktisi kelistrikan dan lain-lain.@

Penulis: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

 Regulasi Tak Konsisten, Pembangki EBT Banyak Mangkrak
Ekonomi
Inkonsistensi regulasi dalam sektor ketenagalistrikan berdampak kepada banyaknya pembangkit energi baru dan terbarukan (EBT) ya...
Piala Jerman, Munchen Dihadang Dortmund
Ekonomi
Inkonsistensi regulasi dalam sektor ketenagalistrikan berdampak kepada banyaknya pembangkit energi baru dan terbarukan (EBT) ya...
​PLN Operasikan PLTD 6x200 kW di Pulau Selat Nasik
Ekonomi
PLN nyalakan listrik 24 jam di Pulau Selat Nasik Belitung dengan mengoperasikan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) kapasit...
​Program Asuransi KKP Bantu Pengusaha Kecil Perikanan
Ekonomi
Program asuransi perikanan bagi pembudidaya ikan berskala kecil merupakan kebijakan tegas untuk membantu pengusaha kecil sektor...
PLN Dapat Fasilitas Kredit dari KfW Jerman
Ekonomi
PT PLN (Persero) dan Kreditanstalt für Wiederaufbau (KfW) Development Bank dari Jerman menandatangani perjanjian fasilitas kred...
​BPH Migas Ingin Perbaiki Pengelolaan Migas Nasioal
Ekonomi
Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Hari Pratoyo mengatakan, bahwa pihaknya ingin memperbaiki pengelol...
​Gempa di Selatan Jawa Tak Ganggu Suplai BBM & LPG
Ekonomi
Pasca terjadinya gempa di selatan pulau Jawayang terasa di beberapa kota Jawa Barat, Pertamina memastikan penyaluran BBM dan LP...
​Jaga Harga Garam, CIPS: Pemerintah Harus Impor
Ekonomi
Kepala Bagian Penelitian Center for Indonesian Policy Studies (CIPS), Hizkia Respatiadi mengatakan, produksi garam nasional bel...
​Selama Nataru, Citilink Tambah 280 Ekstra Flight
Ekonomi
Maskapai berbiaya murah (LCC) Citilink Indonesia akan menyiapkan sedikitnya 50.400 kursi tambahan (extra seat) atau sebanyak 28...