Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Industri Mamin Kontributor Terbesar PDB Manufaktur

8 Nov. 2017, 0.08.20

Industri Mamin Kontributor Terbesar PDB Manufaktur

Jakarta, sentananews.com

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, industri makanan dan minuman (mamin) menjadi kontributor terbesar Produk Domestik Bruto manufaktur, yang pada triwulan III tahun 2017, tumbuh 9,46 persen atau naik dibanding capaian di triwulan II/2017 sekitar 7,19 persen.

"Sektor ini juga berperan penting dalam memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) industri nonmigas," katanya melalui keterangannya di Jakarta, Selasa (07/11).

Menurut Airlangga, industri mamin merupakan salah satu sektor yang strategis dan masih mempunyai prospek cukup cerah untuk ditumbuh kembangkan di Indonesia.

"Industri ini turut mendorong produksi sektor pertanian melalui pengolahan dan penyerapan bahan bakunya serta mampu membuka lapangan kerja yang banyak," paparnya.

Kementerian Perindustrian mencatat, kontribusi tenaga kerja sektor industri didominasi oleh industri makanan sebanyak 3.316.186 orang atau sebesar 21,34 persen.

Sementara itu, pada periode Januari-September 2017, nilai investasi industri mamin mencapai Rp27,9 triliun untuk penanaman modal dalam negeri (PMDN), sedangkan nilai investasi untuk penanaman modal asing (PMA) sebesar USD1,4 miliar.

"Kami tengah memacu pengembangan inovasi dan penerapan standar keamanan produk di industri mamin nasional agar lebih berdaya saing di kancah global sehingga akan mendorong perluasan pasar ekspor," ungkap Airlangga.

Pada periode Januari-September 2017, nilai ekspor produk mamin termasuk minyak kelapa sawit mencapai US$ 23,3 miliar, yang membuat neraca perdagangan menjadi positif.

Namun demikian, Airlangga juga menyampaikan, guna mendongkrak kinerja industri mamin semakin gemilang, perlunya memanfaatkan potensi pasar dalam negeri. "Indonesia dengan memiliki jumlah penduduk sebanyak 258,7 juta orang, menjadi pangsa pasar yang sangat menjanjikan," tuturnya.

Sementara Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) Adhi S Lukman mengatakan, proses hilirisasi meningkat bagus karena investasi di sektor ini lebih cepat. Selain itu, sat ini sudah mulai tumbuh beberapa industri intermediate seperti industri ekstraksi dan industri bahan tambahan pangan. "Industri ini sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan bahan baku," ujarnya.

Adhi menyebutkan, hingga kini anggota GAPMMI telah terdapat empat kelompok sektor. Pertama, industri pengolahan mamin baik skala besar maupun kecil dan menengah. Kedua, industri penunjang (supplier). Ketiga, importir atau eksportir produk pangan (bahan baku pangan). Keempat, distributor atau peritel.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Rumah Menteri Basuki Bakal Kena Gusur Proyek Tol
Ekonomi
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengaku turut terkena imbas pembangunan infrastruktur yan...
2019 Cicil KPR Subsidi Bisa Tanpa Syarat Gaji
Ekonomi
Pemerintah akan meluncurkan skema baru Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi untuk kalangan milenial tanpa syarat batasan gaj...
​2018 Udang jadi Primadona Ekspor Sektor Perikanan
Ekonomi
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat bahwa hingga akhir 2018, komoditas udang masih menjadi primadona untuk ekspor...
​Bangun Kilang Bontang, Pertamina Gandeng Perusahaan Oman
Ekonomi
Pembangunan Refinery Development Master Plan (RDMP) Kilang Balikpapan memasuki babak baru dengan ditandatanganinya kontrak pela...
Hadapi Tantangan Energi, Pertamina Luncurkan GES
Ekonomi
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan meresmikan Green Energy Station (GES) PT Pertamina (Persero) sebagai sara...
Agincourt Resources Raih Peringkat Emas di Asia SRR 2018
Ekonomi
PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe menerima peringkat Emas dalam ajang Asia Sustainability Reporting Rating...
Bimbingan Teknis Sistem Penyediaan Air Bersih Angkatan III
Ekonomi
Pemerintah Kabupaten Bogor, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menyelenggarakan Bimbingan Teknis Sistem Pen...
​Bangga, Inovasi Anak Negeri Sampai ke Turki
Ekonomi
Indonesia terus berbenah mengejar ketertinggalan dalam bidang inovasi. Tahun 2014 inovator-inovator anak negeri hanya telurkan ...
​Gelar Pelatihan Kewirausahaan, PEPC Serahkan Bantuan Kerja
Ekonomi
Menindaklanjuti Pelatihan Kewirausahaan yang beberapa hari lalu, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) menyerahkan bantuan alat kerja. Ma...