Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Industri Pembeli Gas di Masela Akan Diberi Insentif

20 Juni 2017, 9.47.53

​Industri Pembeli Gas di Masela Akan Diberi Insentif

Jakarta, Sentananews.com

Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyatakan akan memberikan insentif untuk industri yang akan menggunakan dan membeli gas di Blok Masela, Maluku Utara. Ini guna mengompensasi harga gas di Masela, yang menurut industri tidak masuk keekonomian.

Inpex selaku operator di Lapangan Abadi mengasumsikan harga keekonomian untuk gas Masela sebesar US$ 5,86 per MMBTU. Sementara industri menganggap, harga keekonomian gas Masela sebesar US$ 3 per MMBTU.

Menteri Perindusrian Airlangga Hartarto mengungkapkan, pemerintah sebelumnya akan membentuk tim teknis guna mencari opsi harga keekonomian dari Masela. Tim teknis tersbut terdiri dari masing-masing kementerian, yakni Kemenperin, Kementerian ESDM dan Kemenko bidang Kemaritiman.

"Tim itu spesifiknya untuk mencari opsi keekonomian, enggak hanya di LNG tetapi juga di petrokimia," katanya di Gedung BPPT, Jakarta, Senin (19/6).

Sementara itu, Direktur Indutri Kimia Dasar Direktorat Jenderal Industri Tekstil, Kimia dan Aneka (IKTA) Kemenperin, Muhammad Kayam menambahkan, harga yang ditetapkan untuk gas di Masela hingga saat ini masih US$ 5,86 per MMBTU. Karena itu, agar industri tertarik maka pemerintah memberikan insentif berupa tax holiday.

"Itu semua tetap pakai itu, tapi bisa dikompensasikan dengan macem macem, misalnya tax holiday, bisa formula banyak. Tapi sementara pakai angka awal. Insentif lain memang ada," imbuhnya.

Menurutnya, cara seperti ini juga dilakukan di negara lain. Pemerintah memberikan insentif agar harga gas tetap mencapai keekonomian. Sehingga, nilai tambah yang didapatkanpun akan lebih besar.

"Memang di negara lain seperti itu, supaya bisa keekonmian, nilai tambahnya kan besar. Jadi artinya, pajaknya juga besar. Di depan harus dibantu," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Menperin Airlangga Hartarto mengemukakan bahwa beberapa kalangan industri sudah mulai tertarik untuk memanfaatkan potensi gas yang ada di Blok Masela, Maluku.

Setidaknya, ada tiga sektor industri yang akan menggunakan gas dari Lapangan Abadi tersebut untuk kegiatannya. Tiga industri tersebut industri pupuk, industri metanol, dan industri yang memproduksi dimethyl ether (DME).

Editor: syarief lussy

To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Ditahan Imbang Hongkong, Indonesia Gagal Hat-trick
Ekonomi
Timnas Indonesia mendapat perlawanan sengit selama menjamu Hong Kong pada laga uji coba yang berlangsung di Stadion Wibawa Mukt...
Agustus, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 5.410 T
Ekonomi
Bank Indonesia (BI) mencatat total utang luar negeri Indonesia hingga Agustus 2018 mencapai US$ 360,7 miliar atau sekitar Rp 5....
Pertamina MOR VIII: Pasokan LPG di Timika Aman
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) Marketing Operation VIII memastikan pasokan gas LPG di wilayah Timika aman menyusul telah bersandarnya k...
​Lagi, Pertamina Hadirkan "Enduro Student Program" di Semarang
Ekonomi
PT Pertamina Lubricants melalui Sales Region IV, hari ini kembali meluncurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) ung...
​Pertamina Berpeluang Besar Ambil Alih Blok Jabung
Ekonomi
Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan mengatakan PT Pertamina (Persero) memiliki peluang besar untuk mendapatkan Blok ...
​Ratusan Nelayan Banggai Dapat Konverter Kit
Ekonomi
Ratusan nelayan di Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah menerima konverter kit BBM ke elipiji ari PT Pertamina MOR VII Sulawesi. D...
Bulan Ini, Bus Khusus Wanita Hadir di Bandara Soetta
Ekonomi
Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono mengungkapkan, layanan moda transportasi massal menuj...
​Nicke Absen, RDP Pertamina-ESDM dengan DPR Ditunda
Ekonomi
Rapat Dengar Pendapat antara Komisi VII dengan PT Pertamina (Persero) dan Kementerian ESDM dengan salah satu agendanya membahas...
​TPA Rawa Kucing Bisa Dikembangkan Sebagai PLTSa
Ekonomi
Pengelolaan sampah yang ramah lingkungan menjadi isu dunia dengan diangkatnya Municipal Solid Waste Management sebagai tema Har...