Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Ini Enam Cara Supaya UMKM Bisa Naik Kelas

22 Okt. 2018, 23.43.51

​Ini Enam Cara Supaya UMKM Bisa Naik Kelas

Jakarta, sentananews.com

Survey oleh Pro Indonesia Foundation di 30 kota menemukan bahwa 6 masalah utama UMKM untuk meningkatkan kelas bisnisnya adalah pengetahuan, pemasaran, permodalan, teknologi, legal, administrasi keuangan, dan jaringan.

Program Kemitraan (PK) dari PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VII jadi alternatif menyelesaikan kendala permodalan, tapi bagaimana dengan masalah-masalah lainnya?

Guna mendorong perkembangan mitra binaan UMKM, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VII mengadakan Coaching dan Mentoring Mitra Binaan Pertamina pada Jumat (19/10).

Unit Manager Communication & CSR MOR VII, M. Roby Hervindo mengatakan kegiatan ini merupakan tahapan lanjutan dari program Pendampingan dan Monitoring Evaluasi Mitra Binaan UMKM Pertamina yang bekerja sama dengan Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter Makassar pada bulan September 2018 lalu.

Bertempat di Aula Prima XP Kantor Pertamina MOR VII, Jumat (19/10), sebanyak 38 Mitra Binaan Pertamina di wilayah Makassar, Gowa dan Takalar mengikuti kegiatan ini. Coaching dan Mentoring dipandu langsung oleh para mentor dari IMA Chapter Makassar.

"Sesuai dengan yang disampaikan pada awal pembukaan program di bulan September lalu, bahwa progam ini berbeda dengan program pelatihan lain. Program ini bersifat pembinaan dan pembimbingan dalam kurun waktu tiga bulan dimana selama periode tersebut, para mitra binaan dibimbing oleh para mentor dari IMA Chapter Makassar secara intensif," ujar Roby.

Roby menambahkan, jika mitra binaan UMKM Pertamina memiliki usaha yang terus berkembang dan berkelanjutan, tentunya hal tersebut juga berimplikasi positif bagi Pertamina. Dimana pola pengembalian dana pinjaman bergulir kemitraan dari Pertamina dari para mitra binaan dapat lebih stabil dan tepat waktu.

"Saat ini kami memiliki lebih dari 1.500 mitra binaan aktif di seluruh Sulawesi. Total modal bergulir yang disalurkan pada 2017 mencapai 8 miliar rupiah. Sementara hingga September 2018 tersalurkan sekitar 7 miliar rupiah dari target 10 miliar rupiah," pungkas Roby.

Sementara Tomy Amarja selaku Sekjen IMA Chapter Makassar mengungkapkan, dalam kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini setiap mitra dibentuk menjadi berkelompok agar coaching dan mentoring yang dilakukan lebih fokus dan terarah.

Durasi coaching dilakukan sekali seminggu selama 1 bulan penuh sehingga totalnya ada 4 kali coaching dan mentoring. Materi yang disampaikan diantaranya mengenai manajemen keuangan, digital marketing serta brand strategy.

"Diawali dengan melatih manajemen keuangan dari UMKM agar mereka dapat mengelola keuangan dengan baik dan benar karena ini kunci utama agar UMKM bisa tumbuh, berkembang dan berkelanjutan. Selanjutnya mengajarkan pemanfaatan digital marketing sebagai salah satu strategi pemasaran serta terakhir yakni membangun brand positioning dari UMKM ini sendiri," papar Tomy.

Ia melanjutkan, usai coaching dan mentoring nantinya akan dilakukan visitasi ke lokasi usaha. Di samping itu juga ada business matching yang akan mempertemukan mitra binaan dengan calon pembeli potensial. "Sebelum dan sesudah pelaksanaan program, kami akan selalu memonitor perkembangan masing-masing mitra binaan," ujarnya.

Salah satu peserta, Darnuti Khali mengaku selama mengikuti program pendampingan, pemilik UKM Souvenir Broche ini merasa sangat terbantu. "Saya menjadi binaan pertamina sudah kurang lebih 6 bulan. Tidak hanya terbantu dari segi permodalan, namun setelah mengikuti pelatihan sebelumnya, serta coaching dan mentoring hari ini, saya merasa menjadi jauh lebih paham dan juga terbantu baik pemasaran dan permodalan," tukasrnya.

Hal senada disampaikan Syaifullah. Salah satu mitra binaan Pertamina di bidang usaha makanan olahan coklat ini mengaku senang mendapatkan pendampingan. "Saya sudah menjalankan usaha 10 tahun lebih, dan Pertamina selalu memberikan perhatian kepada UKM binaannya. Dengan berbagai pelatihan, serta pameran yang kami diikutsertakan, tentunya sangat membantu kemajuan usaha kami," ujarnya.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Desember Bendungan Mila di Sumbawa Siap Digenangi Air
Ekonomi
Bendungan Mila di Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) saat ini telah rampung dan siap untuk dilakukan penggenan...
​Pertamina EP Kembangkan Potensi Wisata Air Desa Burai
Ekonomi
Pengembangan Kampung Warna Warni Desa wisata Burai, binaan CSR PT Pertamina EP Asset 2 Prabumulih Field, mendapatkan kunjungan ...
BPOM Klaim RI Berpotensi Pimpin Pasar Obat Herbal
Ekonomi
Indonesia memiliki sediaan bahan baku yang besar sehingga berpotensi memimpin pasar obat herbal terutama di lingkungan negara O...
RI dan Belanda Implementasikan Proyek Kerjasama Bidang Keairan
Ekonomi
Kerjasama bilateral Indonesia - Belanda dalam bidang Keairan telah berlangsung lama dan terus berkembang. Isu yang menjadi perh...
KPUPR Terus Tingkatkan Kualitas Jalan Perbatasan di Papua
Ekonomi
Pembangunan jalan perbatasan Indonesia - Papua Nugini terus dilanjutkan. Kondisi saat ini sudah tembus 909 km dari total 1.098 ...
​Praktik Pungli Perizinan Sulitkan Pelaku Bisnis
Ekonomi
Praktisi hukum dan pengamat sektor properti, Erwin Kallo mengatakan, birokrasi yang belum bebas dari perilaku suap dan pungutan...
Menyoal Dampak Infrastruktur, Ini Suara Akademisi
Ekonomi
Masa pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK) beberapa bulan lagi berakhir. Tapi manfaat pembangunan infrastruktur ...
Sempat Unggul 1-0, indonesia Dibekuk Thailand 2-4
Ekonomi
Timnas Indonesia pulang dengan kepala tertunduk dikalahkan Thailand dengan skor 2-4 pada laga Grup B Piala AFF 2018 di Stadion ...
Akhir November, Bendungan Logung Kudus Siap Digenangi Air
Ekonomi
Pembangunan Bendungan Logung di Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah saat ini telah rampung dan siap diisi air atau impounding...