Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​IRESS Minta Pemerintah Bentuk Minerba Fund

11 Feb. 2019, 22.26.01

​IRESS Minta Pemerintah Bentuk Minerba Fund

Jakarta, sentananews.com

Pengamat Energi, Marwan Batubara, menyatakan dana minerba atau dana migas dapat diimplementasikan dengan menyisihkan dana dari sektor minerba, termasuk pajak dan lainnya ke sektor yang lebih produktif seperti eksplorasi untuk ketahanan cadangan.

Hal ini disampaikan Marwan di sela Seminar Pengelolaan Pertambangan Minerba Konstitusional di Jakarta Pusat, Senin (11/2).

Menurut dia, selama ini pemerintah hanya berpikir jangka pendek dengan memungut pajak dari dua sektor tersebut kemudian dihabiskan untuk investasi. Padahal di masa mendatang kegiatan industri hulu minerba dan migas juga masih butuh investasi.

Untuk itu, kata dia, pemerintah dan DPR dituntut untuk mulai merumuskan prinsip tata kelola industri pertambangan yang berkelanjutan. "Salah satunya adalah dengan membentuk badan khusus yang mengkoleksi atau mengelola mineral dan batubara (minerba fund). Badan ini juga diperlukan untuk mengelola dan menghimpun dana untuk sektor minyak dan gas (migas) atau migas fund/petrolium fund," papar Marwan.

Dengan adanya minerba fund dan migas fund, kata dia, maka ada jaminan di masa mendatang bahwa kebutuhan investasi untuk eksplorasi dan eksploitasi minerba dan migas dapat tercukupi melalui mekanisme tersebut. "Di berbagai negara maju sudah mulai membentuk badan tersebut. Bahkan di Timor Leste pun sudah melakukannya," kata dia.

"Kita belum ada sekarang ini, belum ada di undang-undangnya Padahal saya bilang seluruh dunia sudah menerapkan, kenapa kita tidak?," tambah Marwan.

Lebih jauh ia mengatakan, utuk membentuk Badan pengelola dana tersebut, dibutuhkan payung hukum tetap sekelas Undang-Undang. Oleh sebab itu Marwan berharap dalam revisi UU Minerba (termasuk revisi UU Migas) ke depan, minerba fund ini dapat dicantumkan. Dengan begitu ada prinsip keadilan bagi generasi mendatang dalam pembangunan berkelanjutan.

"Saya usulkan agar mineral fund bisa masuk di UU baru demi adanya keadilan antar generasi. Ini penting agar generasi mendatang bukan hanya kolam tidak produktif hasil penambangan tanpa merasakan hasilnya. Dana ini penting untuk ekonomi berkelanjutan," pungkasnya.

Sementara mantan Dirjen Minerba, Simon F Sembiring meminta pemerintah untuk tidak jor-joran mengekspor batubara. Tetapi lebih mengutamakan pertambangan yang berkelanjutan yang juga memikirkan anak cucu.

Menurut Simon, ada kecenderungan Kepala daerah yang sedang berkuasa akan mengobral ijin kepada investor. "Selama ini tambang batubara oleh pemerintah setempat dikeruk habis-habisan. Apakah cara ini yang disebut tambang berkelanjutan," tanya Simon.

Sebagai catatan, hingga bulan November 2018, realisasi produksi batubara mencapai 441,85 juta ton, atau setara dengan 91% dari target produksi batubara dalam RKAB (Rencana Kegiatan dan Anggaran Biaya) tahun 2018 sebesar 485 juta ton.

Simon juga mengutarakan bahwa ada keinginan dari pihak-pihak tertentu yang akan mengubah RUU Minerba. "Padahal RUU Minerba usianya masih seumur jagung, sudah mau diubah," ucapnya.

Penulis: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Pasca Penetapan Hasil Pemilu 2019, PLN Siaga Kelistrikan
Ekonomi
Pasca penetapan hasil Pemilu 2019 oleh KPU RI, PT PLN (Persero) memperkuat pengamanan pasokan listrik ke lokasi pantauan utama ...
PLN Listriki Lima Desa di Halmahera Selatan
Ekonomi
PT PLN (Persero) terus berupaya untuk meningkatkan Rasio Elektrifikasi di Maluku dan Maluku Utara. Upaya ini dilakukan dengan t...
​Muliakan Dhuafa, PLN Berbagi 15.000 Paket Sembako
Ekonomi
PT PLN (Persero) kembali berbagi kebahagiaan memuliakan kaum dhuafa di bulan suci nan berkah dengan memberikan 15.000 paket sem...
​YBM PLN Salurkan Bantuan 3000 Paket di Sulbagut
Ekonomi
Jakarta, SENTANAPT PLN Regional Sulawesi melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) pada hari ke 15 Ramdhan 1440 Hijriah menyalurkan dan...
Menaker Resmikan ​Posko Pengaduan THR 2019
Ekonomi
Dalam rangka memberikan pelayanan konsultasi pembayaran Tunjangan Hari Kerja (THR) dan menindaklanjuti pengaduan keterlambatan ...
​PLN Groundbreaking Pembangunan Listrik Pedesaan se-Kalimantan Barat
Ekonomi
PT PLN (Persero) melakukan groundbreaking atau penancapan tiang pertama sebagai simbol dimulainya pembangunan Program Listrik D...
Listrik untuk Jakarta Fair Gunakan Power Bank 2500 kVA
Ekonomi
PT PLN Unit Induk Distribusi (UIJ) Jakarta Raya akan menggunakan Power Bank dengan total daya yang disiapkan yaitu 2500 kVA unt...
​Meraup Untung dengan Susu Kambing RBM
Ekonomi
Nutrisi susu kambing etawa lebih tinggi dibandingkan susu sapi. Manfaatnya pun jauh lebih besar dibandingkan susu sapi. Itulah ...
​Pertamina Modernisasi Kilang Teknologi Tinggi
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) akan terus memperkuat penerapan Health Safety Security Environment (HSSE) yang ketat pada seluruh sarana...