Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Izin Usaha Masih Jadi Kendala Besar di Indonesia

9 Nov. 2017, 16.38.44

Izin Usaha Masih Jadi Kendala Besar di Indonesia

Jakarta, sentananews.com

Pemerhati ekonomi dari Indosterling Capital, William Henley mengatakan, persoalan perizinan untuk memulai usaha masih menjadi salah satu kendala besar di Indonesia.

Menurut William, hal itu terjadi karena kurangnya sosiliasi yang lebih intensif. "Kunci untuk menyelesaikan masalah semacam ini lagi-lagi terkait dengan sosialisasi. Hal ini tidak bisa hanya mengandalkan website dan media sosial saja. Para aparatur sipil negara yang terkait harus turun langsung ke lapangan," katanya di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan, sosialisasi ini menjadi hal mendesak dilakukan karena masih banyak pelaku usaha yang belum memahami jenis-jenis perizinan yang dibutuhkan. "Salah satu contoh, bisa dilihat di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DKI Jakarta. Di sana ada 27 bidang perizinan. Khusus untuk perdagangan saja ada 62 jenis izin usaha," paparnya.

"Untuk bidang-bidang lain bisa dicek sendiri jika Anda meragukan. Bagaimana dengan daerah lain? Tak berbeda jauh," ujarnya dalam keterangan tertulisnya.

Fakta tersebut, menurut William, tentunya akan menjadi kontraproduktif dengan usaha yang sudah dirintis oleh Presiden Jokowi. Secara kebijakan, kata dia, pemerintahan Jokowi melakukan berbagai langkah terkait dengan upaya Ease of Doing Business (EoDB). Di antaranya Paket Kebijakan Ekonomi XII pada tahun lalu.

Sementara secara spesifik, William menilai, untuk indikator memulai usaha, jika sebelumnya pelaku usaha harus melalui 13 prosedur dengan memakan waktu 47 hari dengan biaya berkisar antara Rp 6,8–7,8 juta, maka sekarang pelaku usaha hanya perlu melalui tujuh prosedur selama 10 hari dengan biaya Rp 2,7 juta.

Izin-izin yang harus diurus meliputi Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Tanda Daftar Perusahaan (TDP), Akta Pendirian, Izin Tempat Usaha, dan Izin Gangguan.

Kemudahan lain yang diberikan kepada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) adalah persyaratan modal dasar pendirian perusahaan. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, modal minimal untuk mendirikan PT adalah Rp 50 Juta.

"Sayangnya sejumlah kendala dan permasalahan masih amat banyak di dalam pelaksanaannya. Satu hal yang paling fundamental adalah perizinan usaha," katanya.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Puan Maharani Buka "Kowani Fair 2018"
Ekonomi
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani secara resmi membuka "KOWANI Fair 2018...
PLN Terbitkan Global Bond Senilai US$ 2 Miliar
Ekonomi
PT PLN (Persero), pada tanggal 15 Mei 2018 (waktu New York) atau tanggal 16 Mei 2018 (waktu Jakarta), berhasil menerbitkan Glob...
Selama Arus Lebaran, Citilink Terbang ke Bandara Kertajati
Ekonomi
Vice President Corporate Secretary and CSR Citilink Indonesia Ranty Astari Rachman mengatakan, secara perdana Citilink Indonesi...
 150 Mahasiswa Sumut Ikuti ECJ Pertambangan
Ekonomi
Sebanyak 150 mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Sumatera Utara, mengikuti kegiatan E-Coaching Jam (ECJ)Pe...
Tambang Emas Martabe Ajak 150 Mahasiswa Ikut ECJ Pertambangan
Ekonomi
Sebanyak 150 mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Sumatera Utara yakni Institut Teknologi Medan (ITM), Univ...
Pertamina Gelar Operasi Pasar Elpiji 3 Kg di Pasangkayu
Ekonomi
Unit Manager Communication & CSR MOR VII, M. Roby Hervindo mengungkapkan, bahwa pihaknya bersama Dinas Perindustrian dan Pe...
​Indonesia Menuju Lumbung Pangan Dunia 2045
Ekonomi
Ketua Umum Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan Nasional (KTNA Nasional), Winarno Tohir optimis produksi pangan akan terus meni...
Pangan Bukan Hanya Komoditas dan Kebutuhan Pokok
Ekonomi
Ketua Umum Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan Nasional (KTNA Nasional), Winarno Tohir mengatakan, bahwa pangan bukan hanya ko...
Sistem Pentarifan Merata diTol Semarang Seksi A-B-C Segera Berlaku
Ekonomi
Dalam rangka meningkatkan pelayanan transaksi kepada pengguna jalan tol, dalam waktu dekat PT Jasa Marga (Persero) Tbk. akan me...