Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Jadi Wamen ESDM, Archandra Luput dari Perhatian Medsos

10 Feb. 2017, 22.32.20

​Jadi Wamen ESDM, Archandra Luput dari Perhatian Medsos

Jakarta, Sentananews.com

Mantan Anggota Komisi Hukum DPR-RI, Djoko Edhi S Abdurrahman mengatakan, masuknya Archandra sebagai Wamen dengan "mulus" karena terbantu oleh keriuhan Demo Bela Islam 411 November 2016. "Dia luput dari perhatian Sosial Media (Sosmed) yang saat itu sedang sibuk dengan berita demonstrasi. Ini tidak seperti ketika dia ditunjuk menjadi Menteri ESDM yang terpaksa dicopot karena terjungkal oleh Undang-undang No 39/2009 tentang Kementerian Negara di mana Arcandra adalah warga negara Amerika Serikat," kata Djoko Edhi di Jakarta, Jumat (10/2).

Hal ini tentu berbeda dengan ketika dia ditunjuk sebagai Menteri ESDM menggatikan Sudirman Said pada reshuffle kabinet jilid II beberapa waktu lalu.

Menurut Djoko, masuknya Archandra sebagai Wamen ESDM tidak lepas dari peran Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan (LBP). Namun hal itu tetap melanggar Undang-udang yang sama dan Undang-undang Kewarganegaraan (UU KN). "Karena dia menjadi warga negara Indonesia dengan proses naturalisasi pemain sepak bola, bukan naturalisasi yang diwajibkan UU KN bagi pejabat tinggi politik, di mana saya menjadi anggota Pansus UU itu," tukasnya.

Terkait gonjang-ganjing posisi Direktur Utama Pertamina, kata Djoko, saat ini Archandra menjadi ex officio Dirut Pertamina setelah Dirut dan Wadirut dicopot RUPS. "Sampai tahapan ini, tampaknya LBP sukses. Ada proyek sebesar Rp 700 triliun di situ yang bisa didulang untuk kepentingan Pilpres dan korporasi pengganti peran Reza Chalid.

Saya kira LBP masih punya kesempatan menjadi Wapres yang gagal diraihnya terganjal Jusuf Kalla (JK), rival abadinya dalam bisnis maupun politik jika ia mampu menangguk yang Rp 700 triliun itu," kata Djoko Edhi.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Rekonstruksi Pasar Atas Dongkrak Kualitas Wisata Jam Gadang
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya akan melakukan pembangunan kemba...
Presiden Resmikan Rusun Pesantren Modern Terpadu Prof. Hamka
Ekonomi
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Rumah Susun (Rusun), Masjid Hj. Yuliana, Gedung Sekolah SMP 2 dan SMA 2 di Kawasan Pes...
Pembangunan Infrastruktur Wujud Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Ekonomi
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyampaikan ada dua fokus utama Pemerintahan Presiden Jo...
Jasa Marga Pastikan Optimalisasi Pelayanan Rest Area Selama Mudik
Ekonomi
Dalam memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2018 (1349 H), PT Jasa Marga (Persero) Tbk. juga memastikan kesia...
​PGN Sesalkan Kecelakaan Kerja di Proyek Pipa Gas Duri - Dumai
Ekonomi
Kecelakaan kerja yang terjadi pada proyek pembangunan pipa gas transmisi Dumai-Duri yang merupakan kerja sama BUMN antara PGN d...
​Integrasi PGN-Pertagas Untuk Optimalisasi Holding Migas
Ekonomi
Sebagai kelanjutan dari pembentukan Holding BUMN Migas, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dan PT Pertamina Gas (Pertagas) akan...
​Pertamina EP Resmi Kelola Lapangan Unitisasi Sukowati
Ekonomi
Manager Operasi Wilayah 1 SKK Migas Imam Purwanto mengatakan, lapangan Sukowati yang sebelumnya dioperatori oleh JOB PPEJ (Join...
​Pertamina Resmi Operasikan WK Ogan Komering
Ekonomi
Alih kelola Wilayah Kerja (WK) Ogan Komering ke Pertamina sebagai tindak lanjut dari penandatangan kontrak Production Sharing C...
Ditunggu, Suport Kemenhub Untuk Jalan Nasional Morotai
Ekonomi
Ini bukan harapan berlebihan kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Morotai. Sebab, pembangunan infrastruktur jalan nasional Pulau ...