Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Jamkrindo jadi Lokomotif Industri Penjaminan di Indonesia

3 Juli 2017, 20.40.29

​Jamkrindo jadi Lokomotif Industri Penjaminan di Indonesia

Jakarta, Sentananews.com

Direktur Utama Perum Jamkrindo Diding S.Anwar mengungkapkan, sejak beroperasi pada 1970 hingga saat ini Perum Jamkrindo telah banyak memberikan kontribusi nyata untuk memajukan UMKMK di Indonesia dan terus tumbuh menjadi lokomotif industri penjaminan di Indonesia.

Menurut dia, di usianya yang ke-47 ini, pihaknya mengusung tema "Penjaminan UMKMK Menuju Indonesia Gemilang" dimana perusahaan terus berkomitmen memperluas pasar penjaminan dengan membuka kerjasama baru kepada perbankan maupun non perbankan. "Kami juga melakukan kajian-kajian strategis untuk menciptakan produk penjaminan sesuai dengan yang ditawarkan oleh perbankan/non bank," kata Diding disela perayaan HUT Jamkrindo yang ke-47 yang digelar secara serentak di seluruh Kantor Cabang Perum Jamkrindo di seluruh Indonesia, Senin (3/7).

Ia mengungkapkan, keberadaan Perum Jamkrindo diawali dengan berdirinya Lembaga Jaminan Kredit Koperasi (LJKK) berdasarkan Keputusan Menteri Transmigrasi dan Koperasi Nomor 99/Kpts/MENTRANSKOP/1970, tanggal 1 Juli 1970. "Pemerintah mendirikan Lembaga Jaminan Kredit Koperasi (LJKK) untuk mendukung perkembangan koperasi di Indonesia melalui penjaminan kredit yang disalurkan oleh koperasi.

Selanjutnya Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 1981, tanggal 23 Desember 1981 tentang Pendirian Perum Pengembangan Keuangan Koperasi, pemerintah melebur dan mengabungkan LJKK kedalam Perum PKK. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 95 Tahun 2000, tanggal 7 Nopember 2000 tentang Perusahaan Umum (Perum) Sarana Pengembangan Usaha, Perum PKK berganti nama menjadi Perum Sarana Pengembangan Usaha," papar Diding.

Seiring berjalannya waktu, lanjut dia, Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2008, tanggal 19 Mei 2008 tentang Perusahaan Umum (Perum) Jaminan Kredit Indonesia, Perum Sarana Pengembangan Usaha berganti nama menjadi Perum Jamkrindo.

"Memperhatikan sejarah peleburan LJKK kedalam Perum PKK, maka tonggak awal berdirinya Perum Jamkrindo ditetapkan dan diperingati setiap tanggal 1 Juli mengacu pada tanggal berdirinya LJKK. Dengan demikian Perum Jamkrindo telah berusia 47 Tahun," tukasnya.

"Dengan telah disahkannya UU Penjaminan No. 1 tahun 2016 dan POJK No. 1, No.2 dan No.3 Tahun 2017 oleh Pemerintah semakin mengukuhkan industri penjaminan dan membuka kesempatan Perum Jamkrindo untuk terus berkembang sebagai perusahaan penjaminan yang mendukung perekonomian di Indonesia melalui penjaminan kepada UMKMK," tambah Diding.

Ia menambahkan, pada 2017 ini Perum Jamkrindo berada pada posisi strategis yang bertumbuh seiring dengan pertumbuhan ekuitas dan aset perusahaan. "Total aset perusahaan per 31 Mei 2017 adalah sebesar Rp 14,018 triliun. Sedangkan jumlah ekuitas Rp 10,594 triliun," demikian Diding S Anwar.@

Penulis: Syarief Lussy



To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Terlilit Utang, 4 BUMN Sulit Diselamatkan
Ekonomi
Direktur Utama PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) Henry Sihotang mengisahkan, saat ini pihaknya tengah melakukan pembinaan ...
​Pasca Lebaran, Harga Pangan Masih Mahal
Ekonomi
Harga sejumlah komoditas pangan mayoritas mengalami kenaikan. Komoditas yang mengalami kenaikan paling tinggi adalah cabai rawi...
Kereta Bandara Uji Coba dari dan ke Bekasi
Ekonomi
Kereta Bandara Soekarno Hatta hari ini mulai melakukan uji coba operasi perpanjangan layanan ke dan dari Bekasi. Uji coba opera...
​AP I dan AP II Sukses Tangani Lonjakan Penumpang Pesawat
Ekonomi
Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengapresiasi kerja keras PT Angkasa Pura I (Persero) dan PT Angkasa Pura II (Perse...
​Pertamina: Konsumsi Pertamax Selama Lebaran Naik 17%
Ekonomi
Animo masyarakat menggunakan bahan bakar minyak (BBM) berkualitas selama Lebaran 2018 terus meningkat. Memasuki masa arus balik...
Kementerian PUPR Tunda Penerapan Integrasi Sistem Transaksi Tol JORR
Ekonomi
Memperhatikan dengan seksama pertimbangan dan masukan dari berbagai elemen masyarakat terkait dengan penerapan Integrasi Sistem...
​Ada 388 Penerbangan Tambahan d Bandara Soetta
Ekonomi
PT Angkasa Pura II mencatat telah melayani sebanyak 388 penerbangan tambahan (extra flight) terkait Lebaran 2018 atau hari raya...
​Pertamina Siagakan Fasilitas BBM di Titik Utama Arus Balik
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) siap mengamankan ketersediaan dan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di titik utama untuk melayani arus ba...
​Kemenpan: H+3 Lebaran Harga Bahan Pangan Turun
Ekonomi
Pasokan dan harga pangan pokok selama Ramadan hingga Lebaran, bahkan pascalebaran Idulfitri dapat dijaga aman dan stabil.Hasil ...