Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​JPIP Sebut Penyelidikan KPPU Tak Temukan Kartel Garam

13 April 2018, 20.52.17

​JPIP Sebut Penyelidikan KPPU Tak Temukan Kartel Garam

Jakarta, sentananews.com

Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) DPP JPIP, Heroe Wierdjatmiko mengatakan, bahwa dari hasil penyelidikan dan penelitian Badan Komisi Pengawasan dan Persaingan Usaha (KPPU) tidak diketemukan adanya mafia atau kartel garam meski harga garam industri jauh lebih murah dan bisa dikonsumsi dari garam konsumsi, yakni Rp.500/Kg berbanding Rp.2.000/Kg.

"Hanya 23 perusahaan yang diberi ijin oleh pemerintah untuk impor garam. Mereka itu adalah perusahaan yang secara langsung pengguna garam industri sebagai bahan utama atau bahan pendukung produksinya," kata Heroe di Jakarta, Jumat (13/4).

Menurut dia, hal itu diatur dalam PP Nomor.9 tahun 2018, dan itu sungguh diawasi dengan ketat yakni perusahaan tersebut tidak boleh impor melebihi kebutuhan produksinya.

"Memang ada kasus impor garam untuk dikonsumsi masyarakat, tetapi itu pelakunya Direktur Utama PT Garam (milik pemerintah) sudah ditangkap dan dipenjarakan," ujarnya.

"Dia memalsukan dokumen. Pemerintah member ijin kepada PT. Garam untuk impor garam konsumsi karena saat itu hasil petani garam kita turun drastis, tidak bisa memenuhi kebutuhan garam nasional karena curah hujan yang tinggi di ahun 2016. Oleh yang bersangkutan, data dipalsukan, yang diimpor garam industri bukan garam konsumsi," tambah Heroe.

Untuk diketahui, Direktur Utama PT Garam, Achmad Boediono ditangkap Bareskrim Polri karena penyalahgunaan izin impor garam. Kini, ia harus mendekam di rumah tahanan Bareskrim.

"Hari ini kita lakukan penahanan terhadap yang bersangkutan di Rutan Bareskrim, di Polda Metro Jaya," kata Direkrut Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim, Brigjen Agung Setya, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Minggu (11/6/2017) lalu.

Achmad Boediono ditangkap di kediamannya, di wilayah Pondok Gede, Bekasi, pada Sabtu (10/6/2017). Agung menjelaskan, Achmad dijadikan tersangka terkait permintaan dokumen. Ia mengubah rencana impor garam konsumsi menjadi garam industri.

Terkait perbandingan harga yang jauh antara garam industri dengan garam impor, menurut dia, hal itu karena pemerintah ingin melindungi petani garam. Lanjut dia, hasil garam konsumsi Indonesia sesungguhnya (dalam keadaan normal), berlebih dari kebutuhan konsumsi masyarakat.

"Kita ekspor garam konsumsi dengan menyubang PDB sebesar Rp. 72 Miliar. Kalau harga garam konsumsi diturunkan, hampir sama dengan harga garam industri, petani garam akan beralih jadi penambak ikan saja karena hasilnya lebih besar dengan jumlah lahan yang digunakan sama," tandasnya.

Penulis: Agus Rianto P


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Buwas: Jangan Ada Impor Beras Lagi
Ekonomi
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) mengatakan stok beras yang dimilikinya saat ini berjumlah 2,4 juta ton. Hingga a...
​Dirut Bulog Sebut OP Beras Tak Terserap Maksimal
Ekonomi
Dirut Perum Bulog Budi Waseso mengakui bahwa beras yang digelontorkan melalui operasi pasar (OP) tidak terserap maksimal, yakni...
Kalau Impor, Buwas: Simpan Berasnya di Kantor Enggar
Ekonomi
Direktur Utama Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog) Budi Waseso ngotot tak mau mengimpor beras. Ia mengatakan tak akan...
Kementerian PUPR Terus Dorong Inovasi Teknologi Pembangunan Terowongan
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong inovasi teknologi terowongan. Pemanfaatan teknologi tero...
PLN Berpartisipasi dalam Ajang Internasional CEPSI 2018
Ekonomi
Sebagai BUMN ketenagalistrikan di Indonesia, PLN turut berpartisipasi dalam ajang berskala internasional, yakni Conference of t...
Menteri Basuki Hadiri Pertemuan Menteri Infrastruktur ASEAN dan Korea
Ekonomi
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mewakili Pemerintah Republik Indonesia menghadiri acara 1...
​Kapushidrosal: Hidrosal Punya Kewenangan Beri Lisensi Sertifikasi
Ekonomi
Sebagai Kepala Pusat Hidrografi (Indonesian Chief Hidrografer), Pushidrosal mempunyai kewenangan dari IHO untuk memberikan Lise...
​Pertamina TBBM Krueng Raya Bantu CSR 6 Sekolah di Aceh Besar
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) I melalui Terminal BBM Kreung Raya, menyalurkan Program Corporate Socia...
​Tingkatkan Penggunaan MyPertamina, Pekerja Pertamina Sapa Pelanggan
Ekonomi
Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat Jayapura dalam program Berkah Energi Pertamina (BEP), para pekerja Pertamina MOR VIII...