Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Kemenhub Ajak Swasta Investasi ke Infrastruktur Transportasi

7 Nov. 2018, 21.03.42

​Kemenhub Ajak Swasta Investasi ke Infrastruktur Transportasi

Jakarta, sentananews.com

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) intens mengajak pihak swasta untuk tertarik berinvestasi di bidang infastruktur, melalui skema pembiayaan Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) yang digalakkan pemerintah.

Menurut Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan (Sekjen Kemenhub) Djoko Sasono, salah satunya lewat gelaran Forum Perhubungan yang digagas MNC Group bekerja sama dengan Kemenhub, hari ini di Hotel Santika, Jakarta.

Ia mengatakan, Forum Perhubungan yang mengusung tema 'Pembiayaan Kreatif Pembanguan Infrastruktur Transportasi Indonesia' sangat penting untuk mencari pembiayaan lain dalam membangun infrastruktur. "Khususnya pembangunan infrastruktur transportasi yang tidak kalah pentingnya dengan pembangunan jalan maupun jalan tol," katanya.

Ia menyebutkan, dengan forum ini diharapkan bisa membuat investor swasta tertarik pada skema KPBU yang ditawarkan pemerintah. "Kami berharap melalui Forum Kemenhub, isu KPBU bisa dibahas secara tuntas sehingga harapan dan tujuan kita untuk memajukan negeri melalui pembangunan infrastruktur Indonesia bisa berjalan dengan baik," ujar Djoko.

Menurut Djoko, tidak semuanya pembangunan infrastruktur khususnya transportasi bisa didanai oleh APBN. Sebab untuk transportasi saja, dibutuhkan dana sekitar Rp1.200 triliun untuk membangun infrastruktur. Jika seluruhnya berasal dari APBN, maka pembangunan infrastruktur terang dia tidak akan jalan. Oleh karenannya dibutuhkan peran swasta dalam pembangunan infrastruktur melalui skema KPBU.

"Saya berharap upaya yang kita lakukan bersama mampu membuat para pihak swasta tertarik membuat investasi bisnis transportasi di Indonesia. Hal tersebut merupakan kontribusi sektor swasta dalam membangun infrastruktur Indonesia untuk bertujuan berikan peluang dan kesempatan bagi sektor swasta untuk mengelola sektor transportasi, karena kebutuhan pembangunan infrastruktur kita sangat besar," pungkasnya.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

YBM PLN Bagikan 7.300 Paket Sembako untuk Dhuafa di Jabodetabek
Ekonomi
Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN sebagai lembaga zakat berbasis BUMN terus menebar manfaat untuk masyarakat kurang mampu di seluru...
Revisi PP No.23/2010 Berpotensi Rugikan Negara Ratusan Triliun
Ekonomi
Direktur Eksekutif IRESS, Marwan Batubara yakin, rencana revisi PP No.23/2010 sarat dengan prilaku moral hazard dan dugaan KKN ...
Mimpi Budi,Tol Sumo Landscape Jatim
Ekonomi
Di saat Tol Surabaya–Mojokerto (Sumo) memasuki zona hitam. Jawa Timur membutuhkan Budi Pramono untuk menyelesaikan. Tol Sumo ba...
Pasokan Solar Subsidi di Batam Sesuai Kebutuhan
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region I memastikan bahwa penyaluran Solar Subsidi di area Batam, Kepulauan Riau ses...
Pemerintah Harus Pastikan Target Produksi Beras Tercapai
Ekonomi
Pemerintah harus memastikan target produksi beras pada November dan Desember 2018 tercapai agar tidak terjadi gejolak harga pan...
​Pertamina MOR I Raih Penghargaan dari Kantor Pelayanan Pajak
Ekonomi
PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I mendapatkan penghargaan dari Kantor Pelayanan Pajak Madya atas partisipasi Pert...
​Jonan Canangkan SPBU Berfasilitas Fast Charging
Ekonomi
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mencanangkan rencana SPBU berfasilitas isi daya mobil listrik (fas...
Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai, 2019 Politeknik PUPR Dibuka
Ekonomi
Pembangunan Sumber Daya Manusia Indonesia (SDM) Indonesia menjadi fokus Pemerintah pada tahun 2019, termasuk SDM bidang konstru...
Kementerian PUPR Selesaikan Rusun Keempat di Unismuh Makassar
Ekonomi
Selama empat tahun (2015-2018), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun sebanyak 44.893 unit satuan Ru...