Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Kementerian PUPR Terus Lanjutkan Sertifikasi Pekerja Konstruksi

8 Mei 2018, 11.37.35

​Kementerian PUPR Terus Lanjutkan Sertifikasi Pekerja Konstruksi

Jakarta, sentananews.com

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Ditjen Bina Konstruksi kembali menyelenggarakan sertifikasi pekerja konstruksi tingkat terampil yang diikuti sebanyak 3.896 peserta.

Pekerja konstruksi yang mengikuti sertifikasi adalah tukang, mandor, drafter, surveyor, pelaksana dan pengawas yang bekerja pada proyek-proyek infrastruktur di Jakarta dan Jawa Barat seperti proyek Tol Cikampek II Elevated, Tol Cisumdawu, dan Bendungan Karian.

Direktur Jenderal Bina Konstruksi Syarif Burhanuddin saat membuka acara sertifikasi mengatakan seluruh pekerja konstruksi Indonesia harus mengikuti uji kompetensi dan sertifikasi, agar terjamin kualitas pekerjaannya dan disiplin mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP). "Pekerja konstruksi tidak boleh bekerja karena kebiasaan, tapi harus sesuai kaidah keilmuan dan tentunya taat SOP. Dengan begitu resiko terjadi kecelakaan kerja konstruksi atau kegagalan bangunan bisa diminimalisir," katanya di Kantor Balai Jasa Konstruksi Wilayah Jakarta, Senin (7/5/2018),

Proses uji kompetensi konstruksi terampil, dilakukan langsung di lokasi proyek di 101 lokasi proyek selama 3 hari (7-9 Mei 2018) dan dilakukan dengan metode pengamatan, serta wawancara di lapangan oleh Tim Asesor Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Provinsi DKI Jakarta, Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Provinsi Banten, dan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Provinsi Jawa Barat.

"Kita ingin tenaga kerja Indonesia semuanya terampil dan bersertifikat. Kita berupaya agar di tahun 2019 mendatang minimal 3 juta tenaga kerja yang bekerja dibidang konstruksi sudah memiliki sertifikat," ujarnya.

"Hingga akhir tahun 2017 dari 8,1 juta tenaga kerja konstruksi di Indonesia yang bersertifikat baru sekitar 700.000 orang sehingga diperlukan upaya percepatan," tambahnya.

Selain sertifikasi, juga diselenggarakan pelatihan Bimtek Keahlian Konstruksi yang diikuti oleh 686 orang peserta dari Kementerian PUPR maupun perusahaan konstruksi. Bimtek dengan materi 4 bidang keahlian konstruksi yaitu, Manajemen Konstruksi (MK), Administrasi Kontrak (AK), Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), serta Beton Pracetak Prategang Jalan Layang/Elevated.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian PUPR Lolly Martina Martief mengatakan Bimtek merupakan bagian pengembangan kompetensi PNS Kementerian PUPR.

Hadir pada kesempatan tersebut Sekretaris Ditjen Bina Konstruksi Yaya Supriatna, Direktur Bina Penyelenggaraan Jasa Konstruksi Ditjen Bina Konstruksi Sumito, serta Direktur Jembatan Ditjen Bina Marga Iwan Zarkarsi.

Editor: Luthfi Pattimura


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Kegembiraan Baru Pelintas Pansela
Ekonomi
RABU pagi 13 Februari 2019. Di ruang kerjanya, Ir. Akhmad Cahyadi, M.Eng.Sc., Kepala Balai Besar Pelaksnaan Jalan Nasional (BBP...
Pertamina: Stok LPG 3Kg di Garut Aman
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region III Jawa Bagian Barat memastikan stok LPG 3kg di wilayah Kabupaten Garut, Jaw...
Edukasi Masyarakat, Rumah Zakat Akan Gelar Sosialisasi
Ekonomi
Minimnya pengetahuan tentang wakaf di masyarakat yang hanya mengenal wakaf dalam bentuk harta tidak bergerak, berupa wakaf tana...
​Murni B to B, Bisnis Avtur Tidak Seperti Jualan BBM Bersubsidi
Ekonomi
Pengamat Kebijakan Enegy, Sofyano Zakaria mengatakan, harga avtur yang diterapkan PT Pertamina (Persero) saat ini sangat kompet...
​IRESS Minta Pemerintah Bentuk Minerba Fund
Ekonomi
Pengamat Energi, Marwan Batubara, menyatakan dana minerba atau dana migas dapat diimplementasikan dengan menyisihkan dana dari ...
​Energy Watch Apresiasi Pertamina Sesuaikan Harga BBM
Ekonomi
Energy Watch mengapresiasi PT Pertamina (Persero) yang terhitung mulai Minggu (10/02/2019) pukul 00.00 waktu setempat melakukan...
Pertamina Kembali Menyesuaikan Harga BBM
Ekonomi
Terhitung mulai 10 Februari 2019 pukul 00.00 waktu setempat, PT Pertamina (Persero) kembali melakukan penyesuaian harga bahan b...
ALFI Desak Pemerintah Bentuk Dewan Penerbangan
Ekonomi
Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) meminta Pemerintah membentuk kembali Dewan Penerbangan dan Antariksa Nasional ...
Biaya Bagasi dan Tiket Pesawat Mahal Gerus Jumlah Wisatawan
Ekonomi
Kebijakan maskapai mengenakan bagasi berbayar dan adanya kenaikan harga tiket pesawat, bakal berdampak signifikan pada sektor p...