Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Kementrian PUPR Bangun Irigasi Sawah Laweh Tarusan

8 Juli 2018, 22.43.39

Kementrian PUPR Bangun Irigasi Sawah Laweh Tarusan

Jakarta, sentananews.com

Pembangunan irigasi terus dilakukan untuk meningkatkan produktivitas lahan pertanian di Indonesia. Hal ini merupakan langkah nyata mewujudkan Nawa Cita Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla mencapai ketahanan pangan dan air nasional.

Salah satu irigasi yang tengah dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V, Ditjen Sumber Daya Air adalah Daerah Irigasi (DI) Sawah Laweh Tarusan di Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

"Kami harapkan pembangunan DI Sawah Laweh Tarusan dapat meningkatkan produktivitas pertanian di Provinsi Sumatera Barat untuk mendukung ketahanan pangan nasional," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono beberapa waktu lalu.

Pembangunan akan meningkatkan kontinuitas suplai air pada areal sawah yang sudah ada seluas 2.023 hektar yang saat ini masih sawah tadah hujan. Areal pertanian eksisting dibangun tahun 1982 dengan sistem pompa.

Namun karena tingginya biaya operasional pompa, petani tidak menggunakannya lagi dan memilih mengandalkan air hujan. Selain mengoptimalkan lahan yang sudah ada, pembangunan irigasi akan menambah luasan area potensial yang bisa dikembangkan seluas 1.250 hektar.

DI Sawah Laweh Tarusan memanfaatkan debit Sungai Batang Tarusan secara gravitasi dengan cara membangun bendung 9,3 km di bagian hulu. Debit rata-rata yang dapat dihasilkan dari bendung adalah sebesar 9,12 m3/detik. Hal ini dimungkinkan karena Kabupaten Pesisir Selatan merupakan wilayah perbukitan yang dialiri 18 sungai dengan 11 sungai besar dan 7 sungai kecil.

Kepala BWS Sumatera V Maryadi Utama mengatakan bahwa 10 kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan akan menerima manfaat dari keberadaan jaringan irigasi Sawah Laweh Tarusan, yakni Kecamatan Koto XI Tarusan, Bayang, IV Jurai, Sutera, Lengayang, Ranah Pesisir, Linggo Sari Baganti, Pancung Soal, Basa Ampek Balai Tapan dan Kecamatan Lunang Silaut.

Pembangunan dilakukan secara bertahap yang terbagi dalam tiga kegiatan, yakni Pembangunan Bendung & Bangunan Pelengkap dengan kontrak tahun jamak sejak tahun 2013 hingga Februari 2018 oleh kontraktor PT. Adhi Karya dengan nilai Rp 107 miliar, diantaranya berupa pembangunan bendung, kantong lumpur, saluran primer, jalan akses dan penataan kawasan sekitar Bendung Batang Tarusan menjadi ruang terbuka hijau.

Kemudian tahun 2018 dilanjutkan dengan kontrak tahunan pembangunan jaringan irigasi utama dan bangunan irigasinya sepanjang 34,8 km. Pengerjaannya dibagi dua yakni sepanjang 8,2 km dan 40 buah bangunan irigasi dikerjakan oleh PT. Ashfri-Cipako (KSO) dengan nilai kontrak Rp 77 miliar. Selain itu, pembangunan jaringan utama sepanjang 26,6 km dan 44 bangunan irigasi dikerjakan oleh PT. Haka Utama dengan nilai kontrak Rp 60 miliar.

Pekerjaan tersebut ditargetkan rampung pada bulan Desember 2018. Untuk itu, kerjasama antara Kementerian PUPR, pemerintah daerah setempat dan masyarakat akan sangat menentukan kelancaran dalam proses pembebasan lahannya, sehingga sistem irigasi Sawah Laweh Tarusan dapat segera fungsional dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Editor: Luthfi Pattimura


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

116 Unit Huntara untuk Korban Gempa Sulteng Siap  Dihuni Desember
Ekonomi
Pemerintah terus melakukan berbagai upaya dalam masa pemulihan kerusakan pascabencana gempa bumi yang disertai tsunami dan liku...
​Perang Tarif, Bisnis Taksi Online Jadi Tak Sehat
Ekonomi
Penerapan tarif yang terlalu rendah ditambah banjir promo dari penyedia aplikasi transportasi daring (Grab), berpeluang melahir...
​Pertamina Bangun Krestivitas Kerajinan Mebel dari Drum Bekas
Ekonomi
Sebagai perusahaan produsen pelumas nasional, PT Pertamina Lubricants turut berkontribusi terhadap pemeliharaan lingkungan baik...
Kementrian PUPR Tingkatkan Kualitas Jalan Lingkar Pulau Samosir
Ekonomi
Dalam rangka mendukung pengembangan pariwisata Danau Toba di Provinsi Sumatera Utara yang sudah ditetapkan sebagai Kawasan Stra...
Kementrian PUPR Selesaikan Rehabilitasi Empat DI Sistem Waduk Kedungombo
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana, Ditjen Sumber D...
​Ngisi Pertamax, 3000 Mitra Grab Serbu SPBU di Sulawesi
Ekonomi
Tepat di hari Pahlawan, 10 November 2018 kemarin, PT Pertamina Marketing Operation (MOR) VII bekerja sama dengan Grab dan Bank ...
Infrastruktur Ternyata Sangat Mempersatukan Bangsa
Ekonomi
Secara politis, pembangunan infrastruktur ternyata sangat mempersatukan bangsa. Yang bilang begitu bukan penulis. Tapi Ir. Andy...
Kementerian PUPR Peroleh Dua Penghargaan dari PR INDONESIA
Ekonomi
Dalam ajang Jambore Publik Relation (Jampiro) yang puncaknya digelar pada Jumat (9/11) di Semarang Jawa Tengah, Kementerian Pek...
Hari Terakhir Pameran Indo Defence 2018 dibuka Untuk Umum
Ekonomi
Hari terakhir ajang Pameran Indo Defence Expo & Forum 2018 yang digelar oleh Kementerian Pertahanan Indonesia bekerja sama ...