Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​KESDM Buka Peluang BUMD Listriki 2.500 Desa

17 Jan. 2017, 0.00.45

​KESDM Buka Peluang BUMD Listriki 2.500 Desa

Jakarta, Sentananews.com

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral membuka peluang seluas-uasnya kepada perusahaan Badan Usaha Milik Daerah dan perusahaan swasta serta koperasi untuk menyediakan listrik di 2.500 desa.

Hal itu sebagaimana Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 38 Tahun 2016 tentang Percepatan Elektrifikasi di Perdesaan Belum Berkembang, Terpencil, Perbatasan dan Pulau Kecil Berpenduduk Melalui Pelaksanaan Usaha Penyediaan Tenaga Listrik Skala Kecil (UPTLSK).

Dirjen Keltenagalistrikan Kementrian ESDM, Jarman mengatakan, melalui Permen tersebut, pemerintah mendorong percepatan upaya menerangi desa-desa yang belum menikmati listrik.

"Prinsipnya PLN tetap diberi tugas untuk melistriki desa, tetapi ada pihak lain entah BUMD, swasta kami beri keleluasaan jika mereka punya kemampuan melistrik desa," kata Jarman usai acara coffee morning di Kantor Ditjen Ketenagalistrikan Jakarta, Senin (16/1).

Menurut Jarman, semua unsur pemangku kepentingan dan masyarakat dapat mendukung elektrifikasi pada 2.500 desa yang belum dialiri listrik. "Salah satunya adalah PD Tuah Sekata yang merupakan BUMD dari Kabupaten Pelalawan, Riau, telah melistriki tiga kecamatan di wilayah usahanya, yakni di Pangkalan Kerinci, Teluk Meranti dan Kawasan Industri Technopark. Jumlah pelanggan dari PD Tuah Sekata hingga November 2016 mencapai 6.442 orang," papar Jarman.

Ia mengatakan, dalam Permen ESDM 38/2016 yang baru saja diluncurkan berisi antara lain penugasan menteri kepada badan usaha, hak dan kewajiban badan usaha, penetapan tarif listrik dan subsidi.

"Skema subsidi sesuai yang ada sekarang, kemampuan masyarakat berapa, tarif listrik berapa dan selisih antara biaya pokok pengadaan listrik dengan kemampuan masyarakat," kata Jarman.

Ditambahkan, jika tidak ada BUMD maupun perusahaan swasta yang menyediakan tenaga listrik di 2.500 desa yang belum teraliri listrik, gubernur memiliki kewenangan untuk menunjuk BUMD setempat untuk melaksanakan penyediaan listrik.

Kementerian ESDM menilai meskipun Rasio Elektrifikasi Nasional pada akhir 2016 telah mencapai 91,16 persen, kenyataannya masih banyak desa, terutama daerah perbatasan dan pulau terluar yang belum dialiri listrik.

Berdasarkan data Ditjen Ketenagalistrikan, ada 2.510 desa di tujuh provinsi yang belum dilistriki, yakni di Papua, Papua Barat, Aceh, Sumatra Utara, Jambi, Sulawesi Tenggara dan Kalimantan Barat. Ada 2.111 desa di Papua yang belum dialiri listrik, namun 429 desa di antaranya telah masuk dalam program pembangunan listrik desa (Lisdes) PLN 2017-2019.

Pemerintah menargetkan rasio elektrifikasi nasional mencapai 92,75 persen. Namun, PT PLN (Persero) sebagai perusahaan penyedia listrik nasional dalam perencanaannya hingga 2019, hanya mampu melistriki 504 desa.

Penulis: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Direksi Pertamina Dirombak, Elia Massa Manik Dicopot
Ekonomi
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) PT Pertamina (Persero) yang digelar, Jumat (20/4) memutuskan adanya perombakan d...
​Krakatau Steel Siapkan Belanja Modal Rp 7,5 T
Ekonomi
Emiten baja pelat merah PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) sepanjang tahun ini, mengalokasikan belanja modal atau capital e...
​Kuartal I 2018, BTN Raup Untung Rp 684 Miliar
Ekonomi
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) mencatatkan laba bersih perseroan pada kuartal pertama tahun ini mencapai Rp684 miliar, naik...
Serikat Pekerja: Kondisi PLN Sangat Memprihatinkan
Ekonomi
Kondisi PT PLN (persero) saat ini dinilai sangat memprihatinkan, termasuk hubungan industrial yang juga tidak baik sehingga me...
​Ketua SP PLN: MPP Berbeda dengan MVPP
Ekonomi
Ketua Umum Serikat Pekerja (SP) PLN, Jumadis Abda menegaskan bahwa Mobile PowerPlant (MPP) berbeda dengan Marine Vessel Power P...
​PT JJC Konsisten Perkaya Inovasi Pembangunan Tol Japek II Elevated
Ekonomi
Masih dalam rangkaian kegiatan pada Konferensi Regional Teknik Jalan (KRTJ) ke-14 oleh Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (H...
​Polemik Dana CSR, Dirut Telkom Diskriminatif
Ekonomi
Desakan berbagai elemen masyarakat meminta agar Dirut PT Telkom Alex Sinaga mundur, kian menggema.Salah satu alasan desakan mun...
Dukung Industri di Bekasi, PLN Siapkan 1 Miliar VA Listrik
Ekonomi
PT PLN (persero) siap memasok listrik untuk kebutuhan bisnis dan industi di kawasan Bekasi dengan menyiapkan daya sebesar 1.000...
Pertamina: 11 Kelurahan 100% Bersih dari Tumpahan Minyak
Ekonomi
Tim verifikasi dampak lingkungan yang terdiri dari perwakilan Pemerintah Kabupaten / Kota, Dinas terkait, Pertamina dan perwaki...