Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Konsumsi Tertinggi BBM di Sulawesi Diprediksi H-1 Idul Fitri

14 Mei 2018, 18.47.08

Konsumsi Tertinggi BBM di Sulawesi Diprediksi H-1 Idul Fitri

Jakarta, sentananews.com Region Manager Retail Fuel Marketing Pertamina MOR VII, I Ketut Permadi Aryakuumara mengungkapkan, secara keseluruhan konsumsi tertinggi bahan bakar minyak (BBM) atau gasoline di wilayah Sulawesi diprediksi terjadi pada tanggal 14 Juni 2018 atau H-1 Idul Fitri 2018 dengan kenaikan sebesar 44% yakni 9.547 KL dibanding konsumsi normal.

"Sedangkan konsumsi tertinggi untuk bahan bakar diesel atau gasoil diprediksi terjadi pada tanggal 26 Juni 2018 atau H+11 yakni sebesar 3.099 KL atau naik sebesar 39% dibandingkan konsumsi normal," kata Ketut Permadi dalam keterangan resminya yang diterima Sentananews.com di Jakarta, Senin (14/5).

Menurut dia, untuk Provinsi Sulawesi Selatan selama masa satgas, konsumsi Pertamax diprediksi akan naik 12,03% atau 145 KL/hari dibanding konsumsi normal 132 KL/hari. Sedangkan konsumsi Premium naik 11,70% yakni 2.100 KL/hari dibanding konsumsi normal 1.880 KL/hari.

"Peningkatan konsumsi tertinggi untuk kedua BBM ini diprediksikan terjadi pada tanggal 14 Juni 2018 atau H-1 Idul Fitri.Hal ini menggambarkan konsumen Sulsel lebih memilih Pertamax sebagai bahan bakar kendaraan, karena jarak tempuh yang lebih jauh dibanding BBM lain," paparnya.

Di sisi lain, kata dia, Pertamina juga memastikan ketersediaan LPG bagi masyarakat selama masa satgas. Untuk wilayah Sulawesi, total konsumsi LPG subsidi 3 Kg bagi masyarakat miskin selama masa satgas diprediksi akan naik 9% atau sebesar 38.505 Metrik Ton (MT) dibanding total konsumsi normal bulanan sebesar 35.474 MT.

"Sedangkan total konsumsi LPG non subsidi termasuk Bright Gas diprediksikan sebesar 2.767 MT atau naik 5% dibanding total konsumsi normal bulanan sebesar 2.636 MT," tukasnya.

"Kenaikan ini terutama ditopang oleh peningkatan konsumsi Bright Gas tabung 12 Kg maupun 5,5 Kg yang semakin diminati konsumen," tambah Ketut Permadi.

Sementara itu, lanjut dia, di Sulawesi Selatan konsumsi harian LPG subsidi 3 Kg selama masa satgas diprediksikan naik 6% menjadi 826 MT/hari dan konsumsi tertinggi diperkirakan terjadi H+6 pasca Idul Fitri yaitu naik 16% dibandingkan konsumsi harian normal 779 MT.

"Untuk konsumsi LPG non subsidi rumah tangga diprediksi akan tetap berjalan normal yaitu 61 MT/hari dan konsumsi tertinggi terjadi pada H+3 pasca Idul Fitri yakni naik 43% dibandingkan konsumsi harian normal," ungkapnya.

Di bidang aviasi, stok Avtur pada bulan Ramadan dan Idul Fitri 1439 H/2018 berada dalam kondisi aman. Konsumsi bahan bakar pesawat udara ini di wilayah Sulawesi diprediksikan akan meningkat selama H-7 Idul Fitri yakni naik 7% atau sebesar 1.382 KL/hari dibanding konsumsi rata-rata harian normal 1.292 KL/hari.

"Konsumsi Avtur tertinggi terdapat di Bandara Sultan Hasanuddin, Sulawesi Selatan, dengan rata-rata konsumsi selama H-7 Idul Fitri diprediksi naik 7,6% yakni 1.057 KL/hari dibanding rata-rata konsumsi harian normal 982 KL/hari," ujar Ketut Permadi.

Pertamina berkomitmen untuk memastikan pasokan BBM dan LPG di masyarakat terpenuhi khususnya selama masa Ramadan dan Idul Fitri 1439 H/2018. Masyarakat dapat berpartisipasi aktif untuk menyampaikan informasi apabila terjadi kendala dan hambatan distribusi BBM dan LPG yang dapat disampaikan melalui Contact Pertamina 1-500-000 atau melalui SMS ke 0815-9-500000 dan email pcc@pertamina.com.

Penulis: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Menteri Rini Tinjau Bantuan Sumbangan Listrik di Serang
Ekonomi
PT PLN (Persero) bersinergi dengan PT Angkasa Pura II (Persero) memberikan bantuan penyambungan listrik kepada 2.600 rumah tang...
​Pembangunan Tol Sumatera Sebagai Tulang Punggung Pengembangan Wilayah
Ekonomi
PEMERINTAH terus melanjutkan pembangunan jalan tol di Pulau Sumatera. Kehadiran jalan tol bertujuan mempercepat mobilitas baran...
​Sambung Listrik Untuk Masyarakat Tasik, Pertamina Gandeng PLN
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) sebagai perusahaan energi, senantiasa berkomitmen membantu masyarakat dalam kemudahan mengakses energi, ...
​Semester I, Produksi Pertamina EP Asset 4 Positif
Ekonomi
PT Pertamina EP, anak usaha PT Pertamina (Persero) dan merupakan kontraktor kontrak kerja sama di bawah supervisi dan koordinas...
Rumah Tangga Kurang Mampu Masih Bisa Nikmati Listrik
Ekonomi
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini M. Soemarno kembali memberikan dukungan bagi peningkatan rasio elektrifikasi dan ...
Ketua DPD RI Sambut Baik Konsultasi Nasional HKBP
Ekonomi
KETUA Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Oesman Sapta Odang menyambut baik acara "Konsultasi Nasional" yang diadakan oleh sinode...
Soal Kandungan Biodiesel 30%, IRESS: Boleh Asal Bisa Dipertanggungjawabkan
Ekonomi
Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin (9/7) lalu meminta agar kandungan biodiesel di bahan bakar minyak (BBM) ditingkatkan m...
​Hapus Direktorat Gas Pertamina Hanya Akal-akalan Muluskan Akuisisi
Ekonomi
Penghapusan Direktorat Gas di PT Pertamina (Persero) sebagai tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Menteri BUMN Nomor 39/MBU/02/2...
Siap Mogok, SP FKPPA: Batalkan Akuisisi Pertagas oleh PGN
Ekonomi
Ketua Dewan Pertimbangan Dan Penasehat Organisasi SP FKPPA Capt Sofyani Faisol mengungkapkan, dalam waktu dekat pihaknya akan m...