Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Listrik Murah Butuh Kerja Sama Stakehokder

9 Agu 2017, 15.45.34

​Listrik Murah Butuh Kerja Sama Stakehokder

Jakarta, Sentananews.com

Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik dan Kawasan Kementrian BUMN, Edwin Hidayat Abdullah mengatakan untuk menghadirkan energi murah dan listrik murah, maka kerjasama bidang terkait sangat diperlukan, sepertì misalnya dengan kementerian teknis ESDM serta sinergi antara BUMN energi seperti Pertamina, PGN dan PLN.

Hal ini disampaikan Edwim dalam paparannya pada Seminar National Energy Summit (NES) 2017 terkait ketenagalistrikan yang digagas oleh BEM UI dan BEM FTUI bekerjasama dengan SP PLN di Jakarta awal pekan ini.

Terkait dengan reserve margin pembangkit listrik, ia mengatakan bahwa untuk Indonesia sebaiknya reserve margin sekitar 30%. "Reserve margin tidak boleh terlalu berlebih demikian juga tidak boleh terlalu kecil karena sangat beresiko terhadap biaya dan keandalan. Kita harus mencari reserve margin yang tepat," katanya.

"Jangan seperti Singapura yang reserve marginnya sampai 100% sehingga mengakibatkan tarif listrik lebih mahal padahal biaya energi primer yang diterima mereka lebih murah," tegasnya.

Sebelumnya akademisi UI, Prof. Iwa Garniwa yang tampil sebagai pembicara pertama menyoroti soal listrik swasta yang katanys membuat pola operasi sistem kelistrikan tidak efisien. Saya sepakat bahwa keberadaan pembangkit listrik swasta harus dibatasi. Saya orang yang menolak pembangunan pembangkit listrik swasta yang lebih besar dari yang dibangun oleh PLN", katanya.

Menurut Iwa, jika alasannya karena PLN tidak punya pendanaan untuk membangun, maka hal itu sangat tidak tepat. "Seharusnya setelah revaluasi aset maka PLN punya kemampuan untuk mendapatkan pendanaan 3x lebih besar dari equity nya," tukas Profesor yang juga dikenal sebagai pengamat energi ini.

Sebelumnya, Ketua Umum Serikat Pekerja (SP) PLN, Jumadis Abda mengatakan, Seminar National Energy Summit (NES) 2017 terkait ketenagalistrikan yang digagas puhaknya bekewja sama dengan BEM UI dan BEM FTUI yang juga didukung oleh Iluni FTUI dan Iluni UI itu akan menjadi gerakan bersama seluruh komponen pemangku kepentingan di dalam negeri untuk menghadirkan energi dan listrik murah untuk masyarakat. "Kami berharap seminar ini akan menghadirkan energi dan listrik yang murah untuk kita semua," pungkasnya.

Penulis: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Pertamina: BBM Berkualitas Tinggi Terus Meningkat
Ekonomi
Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) berkualitas tinggi semakin melaju seiring kesadaran konsumen terhadap komoditas tersebut yang...
​Larang PNS dan Usaha Kecil Gunakan Elpiji 3Kg
Ekonomi
Direktur Eksekutif Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi), Sofyano Zakaria menegaskan, bahwa beban subsidi elpiji 3 kg akan men...
​SP PLN : Jangan Impor LNG dari Singapura
Ekonomi
Serikat Pekerja (SP) PLN meminta Pemerintah mempertimbangkan untuk tidak mengimpor LNG dari Singapura sebagaimana yang dibahas ...
​PGN Bagi-bagi Ratusan Konverter Kit Gratis di Lampung
Ekonomi
PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) membagai secara gratis 116 konverter kit untuk kendaraan dinas Pemerintah Lampung ...
​SKK Migas Akan Terapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan
Ekonomi
Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) saat ini tengah dalam persiapan untuk menerap...
​PLN Disjaya Kembangkan Bank Sampah
Ekonomi
Jakarta dengan segala aktifitas penduduknya menimbulkan beberapa masalah sosial dan lingkungan, diantaranyam sampah. Untuk itu,...
EWI: Stop Pola Tender BBM Penugasan
Ekonomi
Rencana pemerintah yang akan menenderkan pengadaan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) penugasan ke seluruh Indonesua merup...
PLN Jabar Intensifkan Pekerjaan dalam Keadaan Bertegangan
Ekonomi
Dalam upaya untuk melakukan pemeliharaan tanpa mengurangi kenyamanan pelanggan PLN Distribusi Jawa Barat mengintensifkan Pekerj...
PLN Tambah Pelanggan Tegangan Tinggi 30 MVA di Sistem Suselbar
Ekonomi
Direktur Bisnis Regional Sulawesi Syamsul Huda mengatakann, surplus daya listrik di Sistem Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) ...