Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Mendag Usulkan Lansia Jepang Dirawat di Indonesia

1 Des. 2017, 9.07.39

​Mendag Usulkan Lansia Jepang Dirawat di Indonesia

Jakarta, sentananews.com

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengusulkan agar ke depan sebaiknya perawat RI tidak perlu ke Jepang tapi para orang-orang lanjut usia Jepang yang dirawat di Indonesia. Pasalnya, pengiriman tenaga perawat ke Jepang dalam beberapa tahun ini jumlahnya masih sedikit dan tidak memberikan efek turunan secara ekonomi yang besar.

Menurut dia, fasilitas perawatan berupa rumah-rumah jompo yang modern dapat dibangun di Bali atau daerah lain yang dapat diakses langsung dengan penerbangan dari Jepang.

"Silakan para pengusaha Jepang bekerja sama dengan pengusaha lokal untuk membangun fasilitas rumah jompo yang diinginkan. Beri kepercayaan kepada Indonesia untuk merawat para lansia Jepang di Indonesia," kata Enggartiasto dalam Forum Bisnis Indonesia-Jepang di Tokyo, Rabu lalu.

Enggartiasto meyakinkan bahwa budaya Jepang dan Indonesia dalam sejumlah hal tidak jauh berbeda. Hospitality masyarakat kedua negara juga hampir sama, bahkan dalam tradisi menghormati dan melayani orang tua sepertinya masyarakat Indonesia punya kelebihan tersendiri.

Dengan nilai-nilai sosial dan budaya seperti itu, Utusan Khusus Presiden Bidang Investasi Jepang Rachmat Gobel menambahkan, soal ketelatenan para perawat Indonesia menjadi kelebihan tersendiri. Karena itu, mereka tak cuma disenangi oleh Jepang tapi juga di negara-negara Timur Tengah.

Dalam perjalanan menuju Aeon seusai acara, kepada detikcom, Enggartiasto menjelaskan sejumlah keuntungan yang bakal diraih jika ide yang ditawarkan itu kelak bisa terwujud.

Bila perawat Indonesia yang pergi ke Jepang, kata dia, keuntungan ekonomi hanya bisa dirasakan oleh si perawat dalam bentuk gaji bulanan. Juga kemampuan teknis si perawat karena mendapatkan pelatihan sesuai standar Jepang. "Tapi bila orang-orang lansia itu yang dirawat di Indonesia, tentu akan banyak devisa yang masuk," katanya.

Selain soal gaji yang bakal didapat para perawat, kata dia, juga akanada pengeluaran untuk biaya hidup si lansia yang bakal dihabiskan selama di Indonesia, serta biaya kunjungan si anak dalam waktu tertentu.

"Taruhlah setahun sekali si anak datang nengokin orang tuanya, ini kan artinya akan ada uang tambahan yang masuk ke kita. Simpelnya begitu saja," ujarnya.

Sementara itu Michio Sekine dari perusahaan yang menangani pelatihan para perawat di Jepang mengungkapkan ada satu hal kekurangan perawat dari Indonesia yakni mudah kangen dengan orang tua mereka di kampung halaman.

Di era ketika alat komunikasi makin canggih, kata dia, kerap juga terjadi orang tua mereka yang menghubungi dan meminta si perawat pulang dengan alasan kangen. "Kalau sering seperti tentu saja perawat itu akhirnya jadi kangen dan minta izin untuk pulang," ujarnya.

"Tolong juga pemerintah Indonesia membantu memberi pengertian agar para orang tua itu tidak terlalu sering meminta anaknya yang bekerja untuk pulang," sebut dia.

Editor: P Simatupang


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Menteri Rini Tinjau Bantuan Sumbangan Listrik di Serang
Ekonomi
PT PLN (Persero) bersinergi dengan PT Angkasa Pura II (Persero) memberikan bantuan penyambungan listrik kepada 2.600 rumah tang...
​Pembangunan Tol Sumatera Sebagai Tulang Punggung Pengembangan Wilayah
Ekonomi
PEMERINTAH terus melanjutkan pembangunan jalan tol di Pulau Sumatera. Kehadiran jalan tol bertujuan mempercepat mobilitas baran...
​Sambung Listrik Untuk Masyarakat Tasik, Pertamina Gandeng PLN
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) sebagai perusahaan energi, senantiasa berkomitmen membantu masyarakat dalam kemudahan mengakses energi, ...
​Semester I, Produksi Pertamina EP Asset 4 Positif
Ekonomi
PT Pertamina EP, anak usaha PT Pertamina (Persero) dan merupakan kontraktor kontrak kerja sama di bawah supervisi dan koordinas...
Rumah Tangga Kurang Mampu Masih Bisa Nikmati Listrik
Ekonomi
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini M. Soemarno kembali memberikan dukungan bagi peningkatan rasio elektrifikasi dan ...
Ketua DPD RI Sambut Baik Konsultasi Nasional HKBP
Ekonomi
KETUA Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Oesman Sapta Odang menyambut baik acara "Konsultasi Nasional" yang diadakan oleh sinode...
Soal Kandungan Biodiesel 30%, IRESS: Boleh Asal Bisa Dipertanggungjawabkan
Ekonomi
Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin (9/7) lalu meminta agar kandungan biodiesel di bahan bakar minyak (BBM) ditingkatkan m...
​Hapus Direktorat Gas Pertamina Hanya Akal-akalan Muluskan Akuisisi
Ekonomi
Penghapusan Direktorat Gas di PT Pertamina (Persero) sebagai tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Menteri BUMN Nomor 39/MBU/02/2...
Siap Mogok, SP FKPPA: Batalkan Akuisisi Pertagas oleh PGN
Ekonomi
Ketua Dewan Pertimbangan Dan Penasehat Organisasi SP FKPPA Capt Sofyani Faisol mengungkapkan, dalam waktu dekat pihaknya akan m...