Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Menteri Basuki dan Wagub Sandi Bahas Infrastruktur Jakarta

14 Maret 2018, 18.06.32

Menteri Basuki dan Wagub Sandi Bahas Infrastruktur Jakarta

Jakarta, sentananews.com

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta Sandiaga Uno membahas penyelesaian beberapa infrastruktur di Jakarta, seperti Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), pengolahan air limbah, pengendalian banjir dan rumah susun, di Gedung Utama Kementerian PUPR, Jakarta, Selasa (13/03/2018).

Menteri Basuki mengatakan salah satu masalah yang dihadapi Jakarta adalah masifnya penggunaan air tanah yang menyebabkan laju penurunan permukaan tanah (land subsidence)setiap tahunnya.

Upaya yang dilakukan Kementerian PUPR adalah meningkatkan pasokan air bagi wargaJakarta melalui sistem perpipaan dengan membangun Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Jatiluhur dan SPAM Waduk Karian.

SPAM Jatiluhur tahap I dengan kapasitas 4.000 liter per detik, SPAM Jatiluhur Tahap II sebesar 5.000 liter per detik, dan SPAM Waduk Karian sebesar 3.200 liter per detik.

"Jika SPAM Jatiluhur tahap I dan SPAM Karian dapat kita selesaikan, maka ini akan menjadi capaian bagi Pemerintah Pusat dan Pemprov DKI Jakarta dalam melayani masyarakat. Direncanakan dua proyek SPAM ini akan menggunakan skema KPBU. Pemerintah Pusat siap memberikan dukungan Viability Gap Fund (VGF) dan dukungan APBN jika dibutuhkan," ujar Menteri Basuki.

Sementara itu Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Sri Hartoyo mengungkapkan dalam pertemuan tersebut dibicarakan mengenai kesiapan jaringan distribusi pada kedua SPAM tersebut, yang akan berpengaruh pada penetapan tarif. Diperkirakan besarnya investasi pembangunan SPAM Jatiluhur I Rp 4 triliun, SPAM Jatiluhur II sekitar Rp 6 triliun, dan SPAM dari Waduk Karian sekitar Rp 6 triliun.

"Kementerian PUPR bisa membantu sebagian atau seluruhnya untuk pembangunan jaringan distribusi utama. Nanti jaringan distribusi tersier dan sambungan rumah bisa dilaksanakan oleh Pemda DKI dan PDAM. Dengan demikian besaran tarif bisa terjangkau," kata Sri.

Untuk meningkatkan kualitas sanitasi di Ibukota, Kementerian PUPR juga akan membangun Jakarta Sewerage System dengan prioritas pada zona 1 dan zona 6 dari rencana 15 Zona (Zona 0-14). Proyek ini diharapkan dimulai pada tahun 2018 dan selesai pada 2022.

Pada zona 1 di Pluit, IPAL yang dibangun akan memiliki kapasitas 198 ribu meter kubik per hari dengan cakupan layanan 4.901 hektar. Sementara Zona 6 yang berlokasi di Duri Kosambi dengan kapasitas 282 ribu meter kubik perhari dengan total cakupan layanan 5.875 hektar.

"Untuk pengolahan limbah, kita akan melakukan percepatan di zona 6, yaitu pembangunan _pumping station_ yang akan selesai pada Agustus 2018. Konstruksi semuanya ditargetkan bisa dimulai pada November akhir 2019," ungkap Sri.

Selain itu juga dibahas kelanjutan pembangunan Sodetan Ciliwung yang terhenti karena kendala lahan. Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR Imam Santoso mengatakan Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk penyelesaian ganti rugi pembebasan lahan.

"Kementerian PUPR sudah memulai pembangunan Sodetan Ciliwung dengan nilai kontrak saat itu Rp 500 miliar dan progresnya sudah 50 persen. Namun terhenti, karena adanya lahan yang belum bebas di lokasi inlet sudetan, seluas 13.000 m3 di daerah Bidaracina, Kecamatan Jatinegara. Begitu selesai pembebasan lahannya, langsung kita lanjutkan pembangunannya," ujar Imam.

Sudetan Ciliwung sepanjang 1,27 km akan mengalirkan debit banjir Sungai Ciliwung sebesar 60 m3/detik ke Kanal Banjir Timur.

Kementerian PUPR juga tengah menyelesaikan pembangunan Rumah Susun Sewa Pasar Rumput yang saat ini progresnya sudah 38,9 persen dan ditargetkan selesai pada akhir 2018. Rusun sewa 3 tower ini memiliki jumlah 1.985 unit tipe 36 yang nantinya akan dikelola Pemprov DKI Jakarta.

Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, akan terus mendukung Kementerian PUPR meningkatkan pelayanan bagi warga Jakarta melalui pembangunan berbagai infrastruktur. Salah satunya melalui penyediaan lahan yang dibutuhkan.

Editor: Luthfi Pattimura


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Rumah Menteri Basuki Bakal Kena Gusur Proyek Tol
Ekonomi
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengaku turut terkena imbas pembangunan infrastruktur yan...
2019 Cicil KPR Subsidi Bisa Tanpa Syarat Gaji
Ekonomi
Pemerintah akan meluncurkan skema baru Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi untuk kalangan milenial tanpa syarat batasan gaj...
​2018 Udang jadi Primadona Ekspor Sektor Perikanan
Ekonomi
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat bahwa hingga akhir 2018, komoditas udang masih menjadi primadona untuk ekspor...
​Bangun Kilang Bontang, Pertamina Gandeng Perusahaan Oman
Ekonomi
Pembangunan Refinery Development Master Plan (RDMP) Kilang Balikpapan memasuki babak baru dengan ditandatanganinya kontrak pela...
Hadapi Tantangan Energi, Pertamina Luncurkan GES
Ekonomi
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan meresmikan Green Energy Station (GES) PT Pertamina (Persero) sebagai sara...
Agincourt Resources Raih Peringkat Emas di Asia SRR 2018
Ekonomi
PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe menerima peringkat Emas dalam ajang Asia Sustainability Reporting Rating...
Bimbingan Teknis Sistem Penyediaan Air Bersih Angkatan III
Ekonomi
Pemerintah Kabupaten Bogor, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menyelenggarakan Bimbingan Teknis Sistem Pen...
​Bangga, Inovasi Anak Negeri Sampai ke Turki
Ekonomi
Indonesia terus berbenah mengejar ketertinggalan dalam bidang inovasi. Tahun 2014 inovator-inovator anak negeri hanya telurkan ...
​Gelar Pelatihan Kewirausahaan, PEPC Serahkan Bantuan Kerja
Ekonomi
Menindaklanjuti Pelatihan Kewirausahaan yang beberapa hari lalu, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) menyerahkan bantuan alat kerja. Ma...