Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Menuju Perusahaan Kelas Dunia, PLN Terapkan PS4

12 Maret 2018, 10.54.07

Menuju Perusahaan Kelas Dunia, PLN Terapkan PS4

Jakarta, sentananews.com

PT PLN (Persero) mewujudkan komitmen menuju Perusahaan Kelas Dunia dengan menerapkan standar baru pelayanan yang disebut PS4 atau Perilaku Sikap, Senyum, Salam, dan Sapa. Standar ini secara resmi telah diluncurkan secara internal pada Februari 2018 lalu, dengan pilot project penerapan di PLN Regional Jawa Bagian Barat.

Dalam rangka mengukuhkan hal tersebut, PLN melakukan apel gelar pasukan dan peralatan bertajuk "PLN RJBB 123 Menuju Layanan Kelas Dunia" di lapangan Monas pada Senin pagi. Pagelaran tersebut diikuti sebanyak 800 peserta yang terdiri dari Manajemen PLN, karyawan, serta 348 petugas pelayanan teknik sebagai garis depan pelaksana PS4.

Direktur Human Capital Management PT PLN (Persero), Muhammad Ali, berlaku sebagai inspektur apel dan meninjau langsung kesiapan masing-masing personil beserta kelengkapan alat pengaman diri yang sesuai standar, dan juga peralatan PLN dalam menjaga keandalan seperti Power Bank, SPLU, Unit Gardu Bergerak, serta unit kendaraan motor listrik yang digunakan petugas sehari-hari untuk mengunjungi pelanggan.

"Sebagai tahap awal, PS4 ini didesain dan diimplementasikan untuk seluruh Petugas Pelayanan Teknik. PS4 ini merupakan pedoman tentang bagaimana kepatuhan petugas terhadap Standard Operational Procedure (SOP) yang telah ditentukan. Penampilan petugas dimulai dari seragam yang dikenakan, kerapian penampilan fisik, keramahan, serta etika berkomunikasi dengan pelanggan", ungkap Muhammad Ali dalam sambutannya.

Sementara Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Barat PLN, haryanto WSyang juga hadir dalam gelar tersebut menunjukkan komitmennya dalam peningkatan layanan PLN ini. "Sebagai regional yang ditunjuk untuk pilot project penerapan standar PS4, kami hadir bersama dengan direktur utama dari masing-masing perusahaan penyedia tenaga pelayanan teknik, menandatangani komitmen untuk senantiasa disiplin menerapkan standar layanan PS4 dengan mengutamakan response, recovery, quality, integrity, dan safety, dalam memberikan pelayanan bagi pelanggan PLN,"tutupnya.

Penulis: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​M.Abrar Ali Jadi Ketua Umum SP PLN 2019-202
Ekonomi
Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Serikat Pekerja (SP) PLN, yang dihadiri 59 DPD SP PLN seluruh Indonesia menetapkan Mu...
​Komitmen Pemerintah Lindungi Hak Konsumen Diragukan
Ekonomi
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meragukan komitmen pemerintah untuk melindungi hak-hak konsumen. Keraguan ini didasar...
​Langkah Polisi Tangkap Pembajak Mobil Tanki Diapresiasi
Ekonomi
Langkah cepat yang dilakukan pihak kepolisian dengan menangkap para pelaku pembajakan dua mobil tangki milik Pertamina yang dih...
​Menperin Berupaya Ciptakan Iklim Investasi Kondusif
Ekonomi
Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengungkapkan, saat ini pemerintah berupaya membuat kebijakan strategis unt...
​Pertamina, RNI dan PTPN III Bersinergi Kembangkan Energi Terbarukan
Ekonomi
Tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yaitu Pertamina, RNI dan PTPN III menandatangani Nota Kesepahaman terkait kerjasama penyed...
​Pertamina Gelar Pangan dan Solar Non Subsidi Harga Khusus
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) menggelar pangan murah dan Solar Non Subsidi dengan harga khusus pada acara bertajuk BUMN Berbagi dalam ...
​Presiden Berharap Pengguna Kendaraan Beralih ke MRT
Ekonomi
Presiden Joko Widodo berharap keberadaan kereta Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta membuat masyarakat pengguna kendaraan pribadi ...
​Pengambilalihan Tanpa Izin Tangki BBM Pertamina Melawan Hukum
Ekonomi
Tindakan mengambil alih dari orang yang berhak dan menguasai secara tanpa izin truk pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) milik P...
Ekonom: Pembajakan Mobil Tangki Pelanggaran Konstitusi
Ekonomi
Ekonom Konstitusi, Defiyan Cori menegaskan, pembajakan mobil tangki merupakan tindakan pelanggaran konstitusi ekonomi yang berp...