Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Milan Kramik Fokus Penjualan Lokal

20 Okt. 2018, 6.00.02

Milan Kramik Fokus Penjualan Lokal

Jakarta, sentananews.com

PT Saranagriya Lestari Keramik (SLG) yang dikenal memproduksi brand keramik Milan Tiles, maksimalkan lini penjualan di dalam negeri. Hal ini dilakukan untuk penuhi kebutuhan akan demand lokal.

Susan Anindita, Manajer Marketing PT Saranagriya Lestari Keramik mengatakan," perusahaan sudah melakukan ekspor ke manca negara.

Hampir 25 begara sudah kita ekspor. Hanya saja porsinya masih kecil, untuk itu kami mau fokus ke pasar lokal karena demandnya juga masih banyak," ujarnya di Galeri Milan Keramik, Kamis (18/10).

Menurut Susan, saat ini industri keramik dibantu oleh lindungan safeguard dengan diterapkannya bea masuk baru kepada keramik impor maka hal ini dapat membantu industri lokal memenangkan pasar dalam negeri," tuturnya.

Dengan produksi nasional keramik yang tercatat oleh Asosiasi Industri Keramik Indonesia (Asaki) di 2017 lalu mencapai 350 juta meter persegi, Market Share SLG masih tergolong kecil dengan kapasitas produksi 22 juta meter persegi setiap tahunnya.

"Perseroan memang tidak mengejar kuantitas besar sebab bermain di segmen menengah ke atas," tegasnya.

Saat ini lanjutnya, dengan kapasitas tersebut sekitar 80% sudah terealisasi diproduksi pabrikan SLG. Perusahaan terus melakukan inovasi produk baru, dimana saat ini pabrikan mampu memproduksi hingga 600 varian keramik dengan diferensiasi warna dan motif," pungkas Susan.(rif)

Editor: Marsudi Yudi


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Desember Bendungan Mila di Sumbawa Siap Digenangi Air
Ekonomi
Bendungan Mila di Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) saat ini telah rampung dan siap untuk dilakukan penggenan...
​Pertamina EP Kembangkan Potensi Wisata Air Desa Burai
Ekonomi
Pengembangan Kampung Warna Warni Desa wisata Burai, binaan CSR PT Pertamina EP Asset 2 Prabumulih Field, mendapatkan kunjungan ...
BPOM Klaim RI Berpotensi Pimpin Pasar Obat Herbal
Ekonomi
Indonesia memiliki sediaan bahan baku yang besar sehingga berpotensi memimpin pasar obat herbal terutama di lingkungan negara O...
RI dan Belanda Implementasikan Proyek Kerjasama Bidang Keairan
Ekonomi
Kerjasama bilateral Indonesia - Belanda dalam bidang Keairan telah berlangsung lama dan terus berkembang. Isu yang menjadi perh...
KPUPR Terus Tingkatkan Kualitas Jalan Perbatasan di Papua
Ekonomi
Pembangunan jalan perbatasan Indonesia - Papua Nugini terus dilanjutkan. Kondisi saat ini sudah tembus 909 km dari total 1.098 ...
​Praktik Pungli Perizinan Sulitkan Pelaku Bisnis
Ekonomi
Praktisi hukum dan pengamat sektor properti, Erwin Kallo mengatakan, birokrasi yang belum bebas dari perilaku suap dan pungutan...
Menyoal Dampak Infrastruktur, Ini Suara Akademisi
Ekonomi
Masa pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK) beberapa bulan lagi berakhir. Tapi manfaat pembangunan infrastruktur ...
Sempat Unggul 1-0, indonesia Dibekuk Thailand 2-4
Ekonomi
Timnas Indonesia pulang dengan kepala tertunduk dikalahkan Thailand dengan skor 2-4 pada laga Grup B Piala AFF 2018 di Stadion ...
Akhir November, Bendungan Logung Kudus Siap Digenangi Air
Ekonomi
Pembangunan Bendungan Logung di Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah saat ini telah rampung dan siap diisi air atau impounding...