Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Modernisasi Irigasi, Pasokan Air Untuk 87.840 Ha Sawah Meningkat

13 Maret 2018, 21.20.55

​Modernisasi Irigasi, Pasokan Air Untuk 87.840 Ha Sawah Meningkat

Jakarta, sentananews.com

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pembangunan 1 juta hektar jaringan irigasi baru dan merehabilitasi sekitar 3 juta ha jaringan irigasi dalam periode 2015-2019.

Infrastruktur ini berperan meningkatkan produktivitas pangan nasional guna mencapai ketahanan pangan sebagaimana Nawa Cita Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla.

Salah satu pekerjaan rehabilitasi daerah irigasi skala besar yang dilakukan oleh Kementerian PUPR adalah modernisasi Jaringan Irigasi Rentang di Jawa Barat yang mengairi areal pertanian seluas 87.840 Ha di tiga kabupaten yakni Kab. Majalengka seluas 1.094 Ha, Kab. Cirebon seluas 20.571 Ha dan di Kab. Indramayu seluas 66.175 Ha dengan memanfaatkan debit Sungai Cimanuk yang besar.

Modernisasi Jaringan Irigasi Rentang dilaksanakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung. "Sekarang progres sudah mencapai 80%," ujar Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung Bob Arthur Lambogia di Cirebon, Jawa Barat baru-baru ini.

Bob mengatakan program modernisasi mendesak dilakukan karena usia sistem irigasi di wilayah tersebut sudah puluhan tahun sehingga efektivitas pelayanan airnya tidak lagi optimal.

"Modernisasi mencakup sistem pelayanan pintu-pintu air yang nantinya akan menggunakan mekanikal elektrikal yang dikaitkan dengan sistem telemetri," jelas Bob.

Pada tahun 2015 Kementerian PUPR telah menyelesaikan pembangunan Bendungan Jatigede yang mampu menampung aliran Sungai Cimanuk dengan kapasitas 979,5 juta m3. Sebelum ada Bendungan Jatigede, Sistem Irigasi Rentang mengandalkan pasokan air hujan yang masuk dari aliran Sungai Cimanuk (river runoff) sehingga pada musim kemarau selalu defisit air irigasi yang mengakibatkan kekeringan dan puso sawah-sawah produktif.

Selain irigasi, air Sungai Cimanuk juga dimanfaatkan sebagai sumber air baku bagi keperluan rumah tangga maupun industri. Defisit air pada musim kemarau berpotensi menimbulkan konflik sosial.

"Pada musim kemarau tahun lalu, suplai air dari Bendungan Jatigede dapat mencukupi kebutuhan air untuk lahan pertanian di Daerah Irigasi Rentang," jelas Bob Arthur.

Air dari Waduk Jatigede mengalir ke hilir hingga mencapai Bendung Gerak Rentang. Bendung ini kemudian membagi aliran air Sungai Cimanuk menjadi dua ke Sistem Irigasi Sindupraja (Intake Kanan) dan Sistem Irigasi Cipelang (Intake Kiri).

Modernisasi yang dilakukan saat ini masih difokuskan pada Sistem Irigasi Sindupraja (Intake kanan). Pekerjaan perbaikan saluran irigasi yang masif ini diantaranya berupa pembangunan pintu air, perbaikan syphon bunker, pengerukan saluran, pembangunan turap, peningkatan jalan inspeksi di sisi saluran sekunder sepanjang 201 km, penyiapan sistem informasi telemetri dan pembangunan bangunan GP3A (Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air).

Pekerjaan konstruksi terbagi menjadi 6 paket yang terdiri dari 2 paket modernisasi Saluran Induk di Sindupraja dengan panjang saluran 26,8 km dan luas layanan 30,2 ribu ha dan Saluran Induk Gegesik sepanjang 26,8 km dengan luas layanan 20,1 ribu ha.

4 paket lainnya merupakan modernisasi saluran sekunder sepanjang 26,73 km. Total anggaran sebesar Rp 864,5 miliar melalui kontrak tahun jamak 2015-2018. Sementara untuk pekerjaan supervisi konstruksi juga terbagi menjadi 6 paket dengan nilai kontrak total Rp 29,75 miliar.

Untuk Sistem Irigasi Cipelang (Intake kiri) kini dalam proses pengusulan untuk dikerjakan tahun 2018-2024 dengan menggunakan anggaran tahun jamak dari Japan International Cooperation Agency (JICA).

Editor: Luthfi Pattimura


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Puan Maharani Buka "Kowani Fair 2018"
Ekonomi
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani secara resmi membuka "KOWANI Fair 2018...
PLN Terbitkan Global Bond Senilai US$ 2 Miliar
Ekonomi
PT PLN (Persero), pada tanggal 15 Mei 2018 (waktu New York) atau tanggal 16 Mei 2018 (waktu Jakarta), berhasil menerbitkan Glob...
Selama Arus Lebaran, Citilink Terbang ke Bandara Kertajati
Ekonomi
Vice President Corporate Secretary and CSR Citilink Indonesia Ranty Astari Rachman mengatakan, secara perdana Citilink Indonesi...
 150 Mahasiswa Sumut Ikuti ECJ Pertambangan
Ekonomi
Sebanyak 150 mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Sumatera Utara, mengikuti kegiatan E-Coaching Jam (ECJ)Pe...
Tambang Emas Martabe Ajak 150 Mahasiswa Ikut ECJ Pertambangan
Ekonomi
Sebanyak 150 mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Sumatera Utara yakni Institut Teknologi Medan (ITM), Univ...
Pertamina Gelar Operasi Pasar Elpiji 3 Kg di Pasangkayu
Ekonomi
Unit Manager Communication & CSR MOR VII, M. Roby Hervindo mengungkapkan, bahwa pihaknya bersama Dinas Perindustrian dan Pe...
​Indonesia Menuju Lumbung Pangan Dunia 2045
Ekonomi
Ketua Umum Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan Nasional (KTNA Nasional), Winarno Tohir optimis produksi pangan akan terus meni...
Pangan Bukan Hanya Komoditas dan Kebutuhan Pokok
Ekonomi
Ketua Umum Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan Nasional (KTNA Nasional), Winarno Tohir mengatakan, bahwa pangan bukan hanya ko...
Sistem Pentarifan Merata diTol Semarang Seksi A-B-C Segera Berlaku
Ekonomi
Dalam rangka meningkatkan pelayanan transaksi kepada pengguna jalan tol, dalam waktu dekat PT Jasa Marga (Persero) Tbk. akan me...