Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Naikkan Harga BBM Cukup Melapor ke Kementerian ESDM

5 Juli 2018, 23.41.44

​Naikkan Harga BBM Cukup Melapor ke Kementerian ESDM

Jakarta, sentananews.com

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali melakukan revisi Peraturan Menteri (Permen) sehingga kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi tidak perlu mendapatkan persetujuan pemerintah.

Dengan demikian, badan usaha yang akan melakukan penyesuaian harga cukup melapor kepada Kementerian ESDM melalui Direktorat Jenderal (Dirjen) Minyak dan Gas (Migas).

Menurut Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar, aturan tersebut tertuang dalam Permen ESDM Nomor 34 Tahun 2018 tentang Perubahan Kelima Atas Peraturan Menteri ESDM Nomor 34 Tahun 2014 tentang Perhitungan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak.

"Beleid tersebut, merevisi beleid sebelumnya, Permen ESDM Nomor 21 Tahun 2018 tentang Perubahan Keempat atas Permen ESDM Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perhitungan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak," katanya di Jakarta, Kamis (5/7).

Ia menjelaskan, dalam Revisi Permen ESDM Nomor 34 Tahun 2018 Pasal 4 ayat 3 disebutkan bahwa harga jual eceran jenis BBM Umum ditetapkan oleh Badan Usaha dan wajib dilaporkan kepada Menteri ESDM. "Cukup melaporkan. Dan ini berlaku seluruh badan usaha," ujarnya.

Lebih jauh ia mengatakan, kebijakan tersebut ditempuh karena Pertamina telah mendapatkan penugasan untuk menyediakan BBM jenis Premium di wilayah Jawa, Madura, Bali (Jamali).

Hal tersebut ditetapkan dalam revisi Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak yang telah direstui Presiden Joko Widodo. Dengan penugasan tersebut, maka masyarakat memiliki pilihan untuk memakai Premium atau non Premium.

"Permen sebelum ini harus ada persetujuan, kemudian kita ganti, kita ubah karena sudah ada pilihan Premium yang tersedia, maka (badan usaha) cukup melaporkan," papar Arcandra.

Kendati hanya melaporkan, badan usaha harus tetap mematuhi aturan pada Permen ESDM Nomor 34 Tahun 2018 Pasal 4 Ayat 1 ketika melakukan penyesuaian harga.

Perhitungan harga jual eceran jenis BBM Umum di titik serah, untuk setiap liter ditetapkan oleh Badan Usaha dengan harga tertinggi ditentukan berdasarkan harga dasar ditambah Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) dengan margin paling tinggi 10% dari harga dasar.

"Namun demikian walaupun hanya melaporkan, harga yang boleh naik itu maksimum 10% untuk yang non subsidi, Pertamax, Pertamax Turbo, dan Dexlite. Cukup melaporkan selama di bawah 10%," pungkasnya.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

KPUPR dan KADIN Promosi Peluang Investasi ke Pengusaha Spanyol
Ekonomi
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono berada di Madrid, Spanyol dalam rangka Business Indonesia...
Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai Diresmikan, Urai Simpul Kemacetan
Ekonomi
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan meresmikan Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai di Kabupaten Badung,...
​Kontrak Wilayah Kerja Berakhir, Pekerja Terancam PHK Massal
Ekonomi
Kontrak wilayah kerja perusahaan minyak dan gas bumi EMP Malacca Straits SA (EMP MSSA) akan berakhir pada Agustus 2020 nanti.Me...
​Pertamina RU VI Balongan Standardkan HSSE Demo Room
Ekonomi
Guna meningkatkan aspek HSSE (Health Safety, Security, & Environment), Pertamina RU VI Balongan melaksanakan Go Live HSSE D...
​Harga Batu Bara Naik Dorong Realisasi PNBP
Ekonomi
Hingga akhir Agustus 2018, realisasi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) mencapai Rp 240,29 triliun atau mencapai 87,24% dari ...
Pendanaan SBSN Untuk Peningkatan Layanan Jalan Nasional
Ekonomi
Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara menjadi inovasi pembiayaan untuk pembangunan infrastruktur. Pembiayaan S...
RI-Spanyol Tingkatkan Kerjasama Teknologi Keselamatan Jalan dan Jembatan
Ekonomi
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono berada di Madrid, Spanyol dalam rangka Business Indonesia...
Nelayan Sulsel dan Sumut Terima Konverter Kit LPG
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) menyalurkan paket perdana konverter kit LPG untuk nelayan di Sulawesi Selatan dan Sumatera Utara secara ...
​Pertamina Bagi Voucher Pertalite Untuk Pemasang MyPertamina
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Regional (MOR) I hari ini (21/9) bagi-bagi voucher gratis Pertalite untuk konsumen y...