Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Nelayan Kecil di Balikpapan Terima Paket Konversi LPG

12 Okt. 2018, 15.59.47

​Nelayan Kecil di Balikpapan Terima Paket Konversi LPG

Jakarta, sentananews.com

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bekerjasama dengan Pertamina serta pemerintah daerah setempat kembali laksanakan konversi bahan bakar bagi nelayan kecil dari bahan bakar minyak menjadi bahan bakar LPG di 2 titik di Kota Balikpapan.

Menurut Region Manager Comm. & CSR Pertamina Kalimantan Yudi Nugraha, hal ini dilakukan setelah pihaknya berhasil melaksanakan konversi di Kabupaten Kutai Kartanegara dan di 2 lokasi di Kalimantan Selatan belum lama ini.

"Penghematan operasional para nelayan kecil menjadi salah satu alasan pelaksanaan program yang mulai dijalankan di Kalimantan per September 2018 ini," kata Yudi dalam keterangan tertulisnya yang diterima Sentananews.com di Jakarta, Jumat (12/10).

Di Balikpapan, kata dia, serah terima konverter kit tahap pertama dilaksanakan di Kelurahan Sepinggan, Kecamatan Balikpapan Selatan Kamis (11/10) dihadiri oleh perwakilan Kementerian ESDM dan Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VI Kalimantan. Kegiatan tersebut melibatkan 71 nelayan penerima manfaat dari wilayah Sepinggan, Batakan, Manggar, Lamaru dan Teritip.

Kemudian untuk tahap kedua penyaluran akan dilaksanakan di Kampung Baru pada Jumat (12/10) dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 42 orang nelayan. "Dukungan Pertamina terhadap program ini adalah terkait penugasan yang diberikan pemerintah yang tertuang dalam Surat Keputusan Menteri ESDM Nomor 294 K/10/MEM/2018," ujarnya.

Selain itu jelas Yudi, program ini juga menjadi wujud komitmen Pertamina dalam mendukung upaya pemerintah untuk semakin mensejahterakan kehidupan nelayan kecil dan mewujudkan energi berkeadilan bagi masyarakat Indonesia.

"Dengan menggunakan bahan bakar elpiji, nelayan bisa menghemat biaya operasional hingga Rp 50 ribu per harinya. Hal ini tentunya menjadi kabar gembira bagi nelayan kecil. Apalagi penggunaan elpiji sebagai bahan bakar dapat mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi emisi gas dari penggunaan BBM," papar Yudi.

Lebih lanjut dijelaskan, sesuai Perpres No.126 Tahun 2015 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Penetapan Harga LPG untuk Kapal Perikanan bagi Nelayan Kecil, kriteria nelayan yang mendapatkan paket konverter kit BBM ke BBG antara lain nelayan yang memiliki kapal ukuran di bawah 5 Gross Tonnage (GT), berbahan bakar bensin atau solar dan memiliki daya mesin di bawah 13 Horse Power (HP).

"Pembagian paket perdana konverter kit BBM ke elpiji terdiri atas beberapa komponen, yaitu mesin penggerak, konverter kit, as panjang, baling-baling, 2 buah tabung elpiji 3 kg, dan aksesoris pendukung lainnya," tutur Yudi.

Terkait ketersediaan pasokan, Yudi kembali menjelaskan ke depannya Pertamina akan terus memantau ketersediaan LPG di wilayah-wilayah yang menjadi lokasi pelaksanaan konversi LPG bagi nelayan. "Di masing-masing lokasi pembagian paket konversi ini, rencananya akan dibuka 1 pangkalan baru yang didirikan khusus untuk melayani para nelayan," ujarnya.

Sementara salah seorang nelayan yang menerima converter kit, Burhanudin (56 tahun) asal Sepinggan menyatakan rasa terima kasihnya kepada Kementerian ESDM dan Pertamina yang telah memberikan jalan keluar dari permasalahan operasional yang selama ini dihadapi.

Menurutnya dengan harga jual yang lebih murah dari harga BBM, ia dapat berhemat dan mengalokasikannya untuk keperluan sehari-hari lainnya. "Alhamdulillah kami para nelayan kecil dapat perhatian lebih dari pemerintah. Selain biaya operasional lebih murah dengan bahan bakar LPG, mesih baru yang diberikan juga lebih greng kekuatannya," ungkap Burhan.

Sekedar diketahui, pada tahun 2016 dan 2017 telah dibagikan sejumlah 5.473 dan 17.081 unit paket konverter kit. Sementara hingga Desember tahun ini, sesuai Keputusan Menteri ESDM Nomor 294 K/10/MEM/2018 akan dibagikan sejumlah 25.000 unit konverter kit untuk 55 kabupaten/kota seluruh Indonesia.

Alokasi konverter kit untuk nelayan di Pulau Kalimantan sebanyak 4.387 unit. Di wilayah Kalimantan Timur, selain dilaksanakan di Kota Balikpapan penyaluran converter kit juga dipusatkan di Kabupaten Kutai Kartanegara sebanyak 1000 Paket, Kota Bontang 113 paket dan Kota Samarinda 143 paket.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Saat Debat Capres, PLN Pakai Power Bank Raksasa
Ekonomi
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jakarta Raya akan mengamankan kondisi kelistrikan saat debat Capres jilid 2 pada 17 Febr...
​ Bright Gas Weekend Seru ‘Sapa’ Warga Bekasi
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region III, menyapa masyarakat Harapan Baru Bekasi, melalui program Bright Gas Weeke...
​Kegembiraan Baru Pelintas Pansela
Ekonomi
RABU pagi 13 Februari 2019. Di ruang kerjanya, Ir. Akhmad Cahyadi, M.Eng.Sc., Kepala Balai Besar Pelaksnaan Jalan Nasional (BBP...
Pertamina: Stok LPG 3Kg di Garut Aman
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region III Jawa Bagian Barat memastikan stok LPG 3kg di wilayah Kabupaten Garut, Jaw...
Edukasi Masyarakat, Rumah Zakat Akan Gelar Sosialisasi
Ekonomi
Minimnya pengetahuan tentang wakaf di masyarakat yang hanya mengenal wakaf dalam bentuk harta tidak bergerak, berupa wakaf tana...
​Murni B to B, Bisnis Avtur Tidak Seperti Jualan BBM Bersubsidi
Ekonomi
Pengamat Kebijakan Enegy, Sofyano Zakaria mengatakan, harga avtur yang diterapkan PT Pertamina (Persero) saat ini sangat kompet...
​IRESS Minta Pemerintah Bentuk Minerba Fund
Ekonomi
Pengamat Energi, Marwan Batubara, menyatakan dana minerba atau dana migas dapat diimplementasikan dengan menyisihkan dana dari ...
​Energy Watch Apresiasi Pertamina Sesuaikan Harga BBM
Ekonomi
Energy Watch mengapresiasi PT Pertamina (Persero) yang terhitung mulai Minggu (10/02/2019) pukul 00.00 waktu setempat melakukan...
Pertamina Kembali Menyesuaikan Harga BBM
Ekonomi
Terhitung mulai 10 Februari 2019 pukul 00.00 waktu setempat, PT Pertamina (Persero) kembali melakukan penyesuaian harga bahan b...