Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

OJK Optimis Penerapan GCG Tingkatkan Daya Tahan Industri

17 Nov. 2015, 16.39.26

OJK Optimis Penerapan GCG Tingkatkan Daya Tahan Industri

Jakarta, SENTANAnews.com - Otoritas Jasa Keuangan meyakini penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau "good corporate governance" dapat meningkatkan daya tahan industri jasa keuangan ketika krisis bergejolak.

"Penerapan good governance semacam 'shock absorber" yang kami yakini penerapannya akan membuat daya tahan industri terhadap gejolak krisis menjadi lebih baik," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad di Jakarta, Selasa (17/11).

OJK melihat bahwa penegakan good governance dalam sektor jasa keuangan menjadi modal utama dan terpenting dalam menunjang keberhasilan kemajuan perekonomian sebuah negara.

Sebagai otoritas pengatur dan pengawas lembaga jasa keuangan secara menyeluruh, OJK harus mengawasi pengelolaan aset keuangan yang begitu besar.

"Dalam mendukung tercapainya tujuan-tujuan pembentukan OJK tersebut serta untuk mengelola dengan baik kewenangannya yang besar, penerapan good governance di OJK menjadi suatu keharusan," ujar Muliaman.

OJK bertekad untuk dapat menjadi role model implementasi tata kelola bagi industri jasa keuangan di Indonesia. Untuk itu, program penerapan prinsip-prinsip tata kelola telah diintegrasikan dengan program budaya di OJK.

Tahun 2015 bagi OJK merupakan tahapan menjadi 'good governed organisation' yang berarti seluruh infrastruktur dan prasarana tekah dimiliki dan enforcement dilakukan secara konsisten, termonitor, dan terukur.

"Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mendukung program OJK ini agar kita bersama dapat memastikan bahwa OJK terus memiliki kapasitas terbaik dalam menjalankan fungsi pengaturan, pengawasan, dan perlindungan konsumen," kata Ketua Dewan Audit OJK Ilya Avianti.@

Editor: syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Geliat Infrastruktur di Pulau Morotai
Ekonomi
Morotai sebagai salah satu pulau terluar dan terdepan yang sangat strategis di perbatasan Indonesia memiliki potensi kekayaan a...
KPUPR Serah Terima Hibah Aset Senilai Rp 1,86 Triliun
Ekonomi
Dalam rangka menjamin tata kelola aset yang baik dan meningkatkan pelayanan publik, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Ra...
Milan Kramik Fokus Penjualan Lokal
Ekonomi
PT Saranagriya Lestari Keramik (SLG) yang dikenal memproduksi brand keramik Milan Tiles, maksimalkan lini penjualan di dalam ne...
KPUPR dan China Tingkatkan Kerja Sama Pengelolaan SDA
Ekonomi
Kerjasama antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah China dalam pembangunan infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Raky...
Duplikasi Jembatan Surabaya Perlancar Jalur Logistik Mataram-Lombok Tengah
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menyelesaikan pembangunan duplikasi Jembatan Surabaya yang berada...
Salurkan Bantuan Sigi, PLN Rasakan Energi Optimisme Warga
Ekonomi
Warga Desa Pombewe masih tinggal di tempat pengungsian yang terletak di tanah lapang saat PLN menyerahkan bantuan berupa bahan ...
​PHE Siap kelola Blok NSO Hingga Tahun 2038
Ekonomi
Keputusan pemerintah melalui kementerian ESDM untuk memperpanjang kontrak Blok North Sumatera Offshore (NSO) di Provinsi Aceh d...
Pertamina Pulihkan Infrastruktur Terminal BBM Donggala
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) melakukan Kick Off Pemulihan Infrastruktur Terminal BBM Donggala. Pemulihan infrastruktur ini bertujuan ...
​Hingga 2050 Indonesia Belum Perlu Bangun PLTN
Ekonomi
Penggunaan nuklir sebagai energi primer Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) dinilai belum menjadi prioritas. Banyak pertimb...