Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Omega Pos Gandeng PT Telkom Sinergy Tingkatkan UKM

23 Juli 2018, 13.25.47

Omega Pos Gandeng PT Telkom Sinergy Tingkatkan UKM

Jakarta, sentananews.com

PT Omega Teknologi Indonesia ( Omega POS) dan PT Telekomunikasi Indonesia (PT Telkom) Kerjasama dalam bentuk integritas sistem pembayaran dengan T-Money dengan sistem point of sales Omega POS. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan solusi bagi UKM agar cepat berkembang, serta menjawab tantangan pasar industri yang sudah masuk era teknologi digital.

Direktur PT Omega Teknologi Indonesia, Ong Pendopo Winoto mengatakan, hari ini merupakan hari yang bersejarah bagi Omega Pos karena PT Telkom telah mensupport untuk menggunakan T-money.

Kerja sama ini adalah salah satu bentuk kepedulian Omega POS pada para penggunanya, agar semakin memudahkan dalam sistem transaksi pembayaran yang digunakan pada bisnis mereka," ujarnya kepada insan pers di Jakarta Convention Center, Jumat (20/7) pekan lalu.

Menurutnya, pemerintah saat ini sedang menggalakkan Cashless. Poin of Sales sangat dekat hubungannya dengan pembayaran. Poin of Sale dari Omega sifatnya adalah online, sedangkan payment cashless ini juga sama-sama online jadi ini merupakan kesempatan yang sangat bagus," tambah Ong.

Lebih lanjut Ong menjelaskan, saat ini banyak usaha yang gagal berkembang hanya karena kurangnya management cobtrol keuangan, yang tidak dimanage dengan benar. Stock tidak tercatat, transaksi penjualan yang tidak sesuai dengan hasil yang diterima. Hal ini bisa diatasi dengan menggunakan sistem, maka Omega POS hadir sebagai solusi untuk masalah tersebut," jelasnya.

Trend pembayaran non tunai (Cashless) lanjutnya, saat ini menjadi alternatif yang populer untuk menjawab tantangan transaksi masa kini yang butuh cepat, praktis, dan aman. Transaksi pembayaran konsumen dengan menggunakan metode non tunai terbilang semakin meningkat dari tahun ke tahun.

"Masuknya T-money sebagai uang elektronik dengan fitur QR Payment di Omega POS, akan semakin meningkatkan revenue dari marchant. Disamping karena T-money sudah dikenal luas di Indonesia, costumer jyga akan memiliki banyak pilihan pembayaran, bisa tunai atau nontunai," ungkapnya.

Sementara General Manager Divisi Digital Service PT Telkom, Arief Mustain menjelaskan, kerja sama ini menghadirkan sebuah transaksi elektronik, Digital Ekonomi.

Kita yakin bahwa transaksi digital ini akan merubah perekonomian Indonesia dimasa mendatang, salah satunya terkait dengan elektronik money," tambah Arief.

PT Telkom memiliki platform elektronik yang sudah mendapatkan lisensi dari Bank Indonesia. Bisnis diera financial teknologi ini perlu kehati-hatian, dalam kontek regulasi, tata kelola, agar tetap mendapatkan keamanan dalam bertransaksi.

Bagi semua rekanan yang ingin bermitra dengan T-Money tidak perlu ragu-ragu lagi, semua persyaratan yang di butuhkan di Bank Indonesia sudah bisa kita penuhi.

Dirinya berharap, mudah-mudahan ini menjadi bagian dari ekosistem digital ekonomi yang sekarang lagi diharapkan di Indonesia, dan akan merubah tata kelola ekonomi di Indobesia kedepan," harapnya

T- Money mempunyai bisnis modern yang berbeda. Telkom group punya T-Cash dan juga T-Money. "Jadi kalau kita ingin punya pembayaran secara elektronik maka salah satunya adalah T-Cash dan T-Money," ucapnya.

T-money sebagai flatporm uang elektronik sudah memiliki kerja sama dengan 27 mitra co-branding. Bersinergi dengan penyedia Poin of Sales merupakan salah satu strategi dalam meningkatkan akuisisi merchant di segment UKM," pungkasnya.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Hingga 2050 Indonesia Belum Perlu Bangun PLTN
Ekonomi
Penggunaan nuklir sebagai energi primer Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) dinilai belum menjadi prioritas. Banyak pertimb...
Pembangunan Bendungan Sidan, Tiga Dihaji, dan Bener Dimulai
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pembangunan 65 bendungan yang terdiri dari 16 bendungan lanj...
​Operator Lokal di 14 SPBU di Sulteng Kembali Bekerja
Ekonomi
Memasuki minggu ketiga pasca bencana gempa dan tsunami yang melanda Palu, Sigi dan Donggala Sulawesi Tengah, PT Pertamina (Pers...
YLKI Minta Rencana Pembelian Properti di Meikarta Ditunda
Ekonomi
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI)) mendesak managemen Meikarta untuk segera menjelaskan pada publik terkait keberlanjut...
Kasus BUMN GDE, Batalkan Putusan MA yang Rugikan Rakyat
Ekonomi
Direktur Eksekutif IRESS menuntut agar pemerintah dan DPR segera turun tangan menolong BUMN Geo Dipa Energi (GDE) dan menyelama...
Tanggulangi Permasalahan Sampah DKI, PLN Gandeng BSI
Ekonomi
Sebagai wujud kontribusi terhadap program pemerintah terhadap penanggulangan permasalahan sampah, PT PLN (Persero) resmi mengga...
Kementerian PUPR Dukung Pemanfaatan Baja Nasional
Ekonomi
Pembangunan infrastruktur yang masif turut menggerakan sektor industri material konstruksi produksi dalam negeri, seperti beton...
Fasilitas Ramah Disabilitas di Ruang Publik Perlu Terus Ditingkatkan
Ekonomi
Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Sekreta...
​Ditahan Imbang Hongkong, Indonesia Gagal Hat-trick
Ekonomi
Timnas Indonesia mendapat perlawanan sengit selama menjamu Hong Kong pada laga uji coba yang berlangsung di Stadion Wibawa Mukt...