Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Paket Kebijakan Kemendag Permudah Importir

30 Sep. 2015, 16.39.28

Paket Kebijakan Kemendag Permudah Importir

​Jakarta, sentananews.com

Pada Selasa (29/9), Menteri perdagangan (Mendag) Thomas Lembong menyatakan bahwa pihaknya telah menandatangani 9 Peraturan Mendag yang baru sebagai bagian dari Paket Kebijakan Ekonomi Pemerintah.

Adapun inti dari isi kesembilan kebijakan baru tersebut adalah tentang kemudahan bagi importir barang, yang juga dalam rangka dweling time di pelabuhan, khususnya pelabuhan tanjung priok.

Sebagai salah satu contoh, seperti yang dijelaskan oleh Mendag, (homas Lembong, tentang API (Angka Pengenal Importir), dalam Permen (Peraturan Menteri) yang baru nomor 70/M-DAG/PER/9/2015 menghapus ketentuan pembatasan bagi perusahaan pemilik API-U yang hanya dapat mengimpor kelompok/jenis barang yang tercakup dalam Sistem Klasifikasi Barang.

Dengan Permen yang baru ini, perusahaan importir tidak perlu mengurus lagi ijin impor dan mendaftarkan perusahaan untuk setiap jenis produk/ barang yang akan di import. Dengan aturan baru ini, suatu perusahaan cukup mengurus satu ijin impor dan mendaftarkan sebagai importir sekali saja dapat melakukan import barang apa saja, atau dengan kata lain, 1 API untuk segala jenis barang.

"Kebijakan baru ini untuk mengurangi cost perusahaan importir yang mempengaruhi harga jual di pasaran dan mempercepat proses impor barang di pelabuhan," kata "Lembong di kantor Kemendag, Jakarta, Selasa (29/9).

Lanjut Mendag, dengan Permen ini juga menghapus praktik pinjam-meminjam API antar perusahaan importir yang selama ini terjadi, katanya.

Penulis : Agus Panjaitan


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Presiden Jokowi Minta Pembangunan Rusun Terus Dilanjutkan
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus membangun rumah susun (Rusun) yang diperuntukan bagi Masyarakat Be...
Cegah Garut Banjir, KPUPR Bangun Tanggul Sepanjang  5 Km
Ekonomi
Pasca banjir bandang yang terjadi di Kota dan Kabupaten Garut, Jawa Barat pada 20 September 2016 lalu, Kementerian Pekerjaan Um...
Atasi Banjir, Kementerian PUPR Normalisasi Sungai di Kota Bima
Ekonomi
Guna mencegah terulangnya banjir besar, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melakukan normalisasi dan ...
Mulai Digenangi, Bendungan Mila Siap Suplai Irigasi 1.689 Ha
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus meningkatkan jumlah tampungan air di Indonesia, termasuk di Kawasa...
​Pererat Persaudaraan, Kodiklatad dan Masyarakat Gelar Baksos
Ekonomi
Mempererat silaturahmi antara institusi TNI-Polri serta komunitas offroad dan masyarakat, Komandan Kodiklatad, Letjen TNI AM. P...
Yusril Siap Gugat Permen PUPR Terkait Rumah Susun
Ekonomi
Real Estat Indonesia (REI) dan Persatuan Perhimpunan Penghuni Rumah Susun Indonesia (P3RSI) melalui Pakar Hukum Tata Negara, Yu...
17.500 Rumah MBR di Nikmati Program Hibah Air Minum KPUPR
Ekonomi
Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Pemerintah Daerah dan pemangku kepentingan lainnya terus berupaya...
 Kementerian PUPR Terus Dorong Kualitas Jasa Konsultan
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) selaku pengguna jasa berkepentingan akan kualitas perusahaan penyedia ja...
Kementerian PUPR Tingkatkan Konektivitas Pulau Terdepan di Kabupaten MTB
Ekonomi
Pembangunan infrastruktur oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), bukan hanya dimaksudkan untuk mengejar k...