Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Pemerintah Akan Dorong Penggunaan Energi Matahari di Intim

30 Maret 2016, 17.24.59

​Pemerintah Akan Dorong Penggunaan Energi Matahari di Intim

Ilustrasi

Jakarta, Sentananews.com

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said mengatakan, ke depan pemerintah berkomitmen akan mendorong peningkatan penggunaan energi matahari (solar) yang merupakan salah satu contoh dari energi baru terbarukan.

Hal ini disampaikannya menyusul wacana untuk mengoptimalkan penggunaan teknologi di sektor ESDM. Selain tak terbatas dan murah, katanya, pemanfaatan energi matahari juga diyakini akan mampu menyelesaikan problematika kelistrikan di sejumlah daerah di Indonesia yang memiliki kondisi geografis sebagai kepuluan.

"Di India, di pemukiman dipasang solar cell, sisa listriknya dibeli oleh PLN-nya. Nanti di Indonesia Timur harus seperti itu. Jadi tidak hanya mengonsumsi listrik tapi juga memproduksi karena Indonesia Timur mau tak mau harus desentralisasi,tidak bisa jaringannya sentralistik seperi sekarang," kata Sudirman di Jakarta, Rabu (30/3).

Berangkat dari rencana desentralisasi listrik di Indonesia, katra dia, pemerintah sedianya akan merubah skema jaringan PLN dari yang sentralistik atau konvensional menjadi desentralistik.

"Basis jaringan lama adalah elektro mekanis yang baru digital, smart grid. Yang lama 1 arah sementara yang baru 2 arah dan rumah menyuplai juga. Ini hanya mungkin kalu kita menggunakan tekno maju," tukasnya.

Sebelumnya ia mengatakan, Pemerintah melalui Kementerian ESDM akan memaksimalkan penggunaan teknologi dalam rangka mengoptimalkan pemanfaatan seluruh sumber energi.

Hal itu sebagai upaya untuk mendorong penggunaan teknologi dalam pemanfaatan pemerintah bakal mendorong adanya peningkatan di sisi Sumber Daya Manusia (SDM) demi meningkatkan inovasi dan kreativitas.

"Banyak literatur yang membayangkan Indonesia 2045 tidak lagi digerakan SDA (Sumber Daya Alam) tapi yang mengemuka adalah SDM, inovasi, dan kreativitas. Di sini peran teknologi jadi penting. Jembatan SDA jadi lebih bernilai karena teknologi," papar Sudirman.

Ia mengakui, walau penggunaan teknologi di Indonesia masih tertinggal jauh, ia meyakini bahwa dengan memaksimalkan penggunaan teknologi akan meningkatkan nilai tambah yang besar pada pemanfaatan sumber energi.

Terkait pengoptimalan teknologi, mantan bos PT Pindad (Persero) ini optimitistis Indonesia akan mulai beralih dari energi berbasis fosil yang bersifat polutif ke energi baru terbarukan yang cenderung lebih bersih.

"Pandangan saya tentang teknologi, jelas skali ada ketidaksiapan kita dalam menghadapinya. Di energi kita harus punya visi ke depan dan adaptasi tekno harus dilakukan supaya tidak terjadi di transportasi," pungkasnya. SL


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Saat Debat Capres, PLN Pakai Power Bank Raksasa
Ekonomi
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jakarta Raya akan mengamankan kondisi kelistrikan saat debat Capres jilid 2 pada 17 Febr...
​ Bright Gas Weekend Seru ‘Sapa’ Warga Bekasi
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region III, menyapa masyarakat Harapan Baru Bekasi, melalui program Bright Gas Weeke...
​Kegembiraan Baru Pelintas Pansela
Ekonomi
RABU pagi 13 Februari 2019. Di ruang kerjanya, Ir. Akhmad Cahyadi, M.Eng.Sc., Kepala Balai Besar Pelaksnaan Jalan Nasional (BBP...
Pertamina: Stok LPG 3Kg di Garut Aman
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region III Jawa Bagian Barat memastikan stok LPG 3kg di wilayah Kabupaten Garut, Jaw...
Edukasi Masyarakat, Rumah Zakat Akan Gelar Sosialisasi
Ekonomi
Minimnya pengetahuan tentang wakaf di masyarakat yang hanya mengenal wakaf dalam bentuk harta tidak bergerak, berupa wakaf tana...
​Murni B to B, Bisnis Avtur Tidak Seperti Jualan BBM Bersubsidi
Ekonomi
Pengamat Kebijakan Enegy, Sofyano Zakaria mengatakan, harga avtur yang diterapkan PT Pertamina (Persero) saat ini sangat kompet...
​IRESS Minta Pemerintah Bentuk Minerba Fund
Ekonomi
Pengamat Energi, Marwan Batubara, menyatakan dana minerba atau dana migas dapat diimplementasikan dengan menyisihkan dana dari ...
​Energy Watch Apresiasi Pertamina Sesuaikan Harga BBM
Ekonomi
Energy Watch mengapresiasi PT Pertamina (Persero) yang terhitung mulai Minggu (10/02/2019) pukul 00.00 waktu setempat melakukan...
Pertamina Kembali Menyesuaikan Harga BBM
Ekonomi
Terhitung mulai 10 Februari 2019 pukul 00.00 waktu setempat, PT Pertamina (Persero) kembali melakukan penyesuaian harga bahan b...