Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Pemerintah Dukung KA Sebagai Moda Tranportasi Utama

8 Okt. 2017, 9.43.34

 Pemerintah Dukung KA Sebagai Moda Tranportasi Utama

Bekasi, Sentananews.com

Pemerrintah sudah dan akan terus meningkatkan frekuensi keberangkatan dan kedatangan serta sarana serta prasarana untuk mendukung kereta api sebagai moda transportasi utama masyarakat.

Demikian diketakan Menteri Perhubungan, Budi Karya Somadi usai meresmikan Kereta Api Bekasi Timur, Cibitung dan Pengoperasian KRL Lintas Bekasi-Cikarang, di Bekasi, Sabtu (7/10).

Menurut Budi, Pemerintah juga akan terus meningkatkan jalur kereta api dari double track menjadi double double track (DDT) untuk jalur kereta commuter. "Nantinya dengan DDT, jumlah penumpang bisa naik setap hari dari satu juta penumpang jadi 1,5 juta penumpang," ujarnya.

Dia berharap, dengan terus dibangun dan ditingkatkan transportasi KRL, maka pada 2019 hingga 2020 ada moda transportasi yang variatif. "Selain jalur jereta api, pemerintah juga mengembangkan LRT dan MRT sehingga masyarakat punya banyak pilihan transportasi," tambah Budi.

Untuk itu ia mengajak masyarakat menggunakan KRL sebagai transportasi sehari-hari mengingat kondisi kereta api makin baik dan nyaman. "Saya ajak masyarakat memilih KRL untuk transportasi mengingat kian nyaman, aman dan bersih," katanya.

Pengoperasian KRL lintas Bekasi-Cikarang adalah lintas pelayanan baru sepanjang 16,74 kilometer yang dapat ditempuh dalam waktu 21 menit.

Frekuensi perjalanan kereta dijadwalkan sebanyak 32 KA per hari. Keberangkatan KRL pertama dari Stasiun Cikarang pukul 05.05 WIB. Sedangkan kedatangan KRL terakhir di Stasiun Cikarang adalah pukul 23.45 WIB.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Ironis, PPh Badan Freeport Hanya 25 Persen
Ekonomi
Pemerintah berencana menerbitkan rancangan peraturan pemerintah (RPP). Berdasarkan bocoran dalam BAB VII Pasal 14 menyebutkan, ...
Berantas Trader Gas Nakal. Kemenperin Siapkan Aturan
Ekonomi
Guna memberantas trader gas 'nakal' yang selama ini berdampak negatif terhadap pelaku industri di dalam negeri, Kementrian Peri...
2019 Sektor Pariwisata Jadi Penghasil Devisa Terbesar
Ekonomi
Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan sektor pariwisata Indonesia diproyeksikan menjadi penghasil devisa terbesar pada 2019...
Harga Gas Tinggi, PT Pupuk Lakukan Efisiensi dan Penghematan
Ekonomi
Dampak dari harga gas yang masih mahal saat ini membuat dunia industri nasional berteriak dan harus melakukan efisiensi dan pen...
Puskepi: KESDM Harus Konsekuen Jalankan Formula Harga BBM
Ekonomi
Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Sofyano Zakaria menegaskan, formula harga bahan bakar minyak (BBM) yang ditetap...
Jonan Diminta Klarifikasi Metering System Gas di Pulau Sakra
Ekonomi
Sejumlah kalangan independen mendesak Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan segera mengklarifikasi dugaa...
Banyak Kebijakan Jonan Tak Bawa Kesejahteraan
Ekonomi
Direktur Eksekutif Energy Watch, Mamit Setiawan menilai, Kementerian Energi dan Sumbet Daya Mineral (ESDM) yang dipimpin Ignasi...
AEPI: Divestasi 51% Saham Freeport Hanya Omong Kosong
Ekonomi
Rencana pengambilalihan 51 persen saham (divestasi) PT Freeport Indonesia tidak akan terwujud karena tidak didukung dengan pend...
Jadi Bandara Internasional, Fasilitas Silangit Harus Lengkap
Ekonomi
Bandara Silangit di Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara, akan segera dibuka sebagai bandara internasional pada 28...