Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Pemerintah Siap Bangun 25 Pusat Logistik Berikat

20 Okt. 2016, 6.06.41

​Pemerintah Siap Bangun 25 Pusat Logistik Berikat

Jakarta, Sentananews.com

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementrian Keuangan (Kemenkeu) Heru Pambudi mengungkapkan, pemerintah berencana dalam waktu dekat akan kembali membangun sedikitnya 25 Pusat Logistik Berikat (PLB) di berbagai daerah di Tanah Air.

"Untuk mencukupi kebutuhan industri logistik, pemerintah akan menambah jumlah PLB pada berbagai daerah. Penambahan jumlah PLB ini akan dilakukan secara bertahap," katanya di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (19/10).

Menurut Heru, hingga saat ini Indonesia telah membangun 14 PLB yang melayani berbagai sektor seperti minyak dan gas, pertambangan, Maintenance, Repair and Overhaul (MRO), otomotif, dan farmasi. "Sekitar 25 PLB akan segera dibangun dalam waktu dekat ini. Berkolaborasi bersama asosiasi dan pemain utama di industri ini," ujarnya.

Sementara data dari Frost & Sullivan mengungkapkan bahwa industri logistik Indonesia diperkirakan akan berkembang 15,4% pada 2020. Hal yang mendorong pertumbuhannya adalah dari sektor konekvitas perdagangan maritim yang semakin membaik. Sebab, Indonesia memiliki lokasi geografi yang strategis untuk perdagangan dunia, serta meningkatnya perdagangan berbasis e-commerce.

Selain itu, Masyarakat Ekonomi Asia (MEA) juga membuka peluang untuk penyedia layanan logistik atau Logistic Service Providers (LSP) melalui ekpansi bisnis di wilayah ini. Namun, saat ini lndonesia memiliki keterbatasan infrastruktur logistik, yakni produktivitas yang standar di pelabuhan, serta biaya angkut yang tinggi.

Hanya saja terdapat ada beberapa faktor pendukung yakni melalui jejaring logistik MEA seperti fasilitas jaringan yang canggih, investasi infrastruktur, keuntungan bagi kebutuhan pelanggan, penanganan kargo secara berkualitas serta pelatihan untuk profesional logistik.

Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Rosan P Roeslani mengutarakan, PLB ini mutlak harus dibangun pada berbagai daerah di Indonesia. Dengan begitu, maka pengusaha dalam negeri dapat bersaing baik secara regional maupun secara global. "Hal ini dapat membangun kepercayaan sehingga akhirnya dapat mendukung dan memperkuat relasi bisnis," tandasnya.

Seperti diketahui, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai hari ini mengadakan acara Jakarta Internasional Logistic Summit dan Expo (JILSE). Acara ini dilakukan untuk mensosialisasikan PLB Indonesia ke dunia internasional.

Dalam acara ini, nantinya akan dibahas secara umum mengenai upaya untuk mendorong pertumbuhan jumlah PLB, peningkatan volume barang yang ditimbun di PLB, pertumbuhan pemasok luar negeri yang menimbun barang di PLB, dan optimalisasi pencapaian tujuan PLB sebagai hub logistik regional.

Editor: P.Simatupang


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Wartawan Daerah Dominasi Juara di AJP 2017
Ekonomi
Anugerah Jurnalistik Pertamina (AJP) 2017 menjadi ajang pembuktian kemampuan memproduksi karya jurnalistik, kini telah merata d...
PLN Siap Pasok Listrik 60 MVA di Kawasan Industri Dumai
Ekonomi
Guna memenuhi kebutuhan listrik di Kawasan Industri Dumai, Riau sebesar 60 MVA, PT PLN (persero) membangun Saluran Udara Tegang...
Simplikasi Perizinan Perlu Didukung Teknologi Informasi
Ekonomi
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bekasi, Jawa Barat, Amit Riyadi mengatakan, simpli...
PLN Bakal Pasok Listrik ke Sabah Malaysia
Ekonomi
Penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara PT PLN (Persero) yang diwakili oleh Direktur Uta...
NAM SSTC Gelar Lokakarya Produk Kelapa di Manado
Ekonomi
Non Aligned Movement-Centre for South-South Cooperation (NAM SSTC), menggelar lokakarya membahas kelangsungan produk kelapa mel...
PLN Diminta Mengevaluasi Kontrak Listrik Swasta
Ekonomi
Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta PT PLN (persero) untuk melakukan peninjauan kembal...
Proyek Pembangunan Pipa Gas Duri-Dumai Dimulai
Ekonomi
Proyek pipa gas Duri-Dumai sepanjang 64 km dengan titik awal tie in di Duri Meter Station pipa Grissik-Duri (PT TGI) dan titik ...
CNPC dan Pertamina Teken MoU Bidang Migas
Ekonomi
Dalam rangka peningkatan kerja sama pengembangan bidang usaha minyak dan gas bumi, baik di Indonesia maupun di mancanegara, Rab...
Pakai Gas Bumi, Industri Bisa Hemat Hingga 40 Persen
Ekonomi
Division Head of Corporate Communication PGN, Desy Anggia menegaskan, pihaknya konsisten untuk berperan serta mewujudkan kemaju...