Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Pemerintah Siapkan Rencana Cadangan Atasi Krisis Listrik di Nias

20 Mei 2016, 14.34.55

Pemerintah Siapkan Rencana Cadangan Atasi Krisis Listrik di Nias

Jakarta, Sentananews.com

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berupaya mengatasi krisis listrik di Kepulauan Nias, Sumatera Utara.

"Listrik di Nias harus tetap nyala. Harus ada plan B," kata Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jarman , di Jakarta, Jumat (20/5).

Rencana alternatif tersebut adalah dengan menargetkan produksi listrik yang bisa memenuhi jumlah permintaan di kepulauan tersebut.

"Nanti targetnya (pembangkit listrik di Nias) berkapasitas 49 MW," katanya.

Menurutnya hingga saat ini mesin pembangkit listrik yang sudah terpasang di Nias mencapai 17 MW.

Dalam mengimplementasikan target listrik berkapasitas 49 MW, pada akhir Mei 2016 ditargetkan dua mesin masing-masing berkapasitas enam MW sudah bisa beroperasi.

"Diperkirakan pada akhir Mei ini akan ada tambahan kapasitas 12 MW," katanya.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi berakhirnya kontrak kerja PLN dengan pemilik pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) American Power Rent (APR) di Nias. APR diketahui memproduksi listrik berkapasitas 20 MW di Kepulauan Nias.

APR memutuskan menghentikan pasokan listrik di Nias karena PLN belum membayar tagihan sewa pembangkit kepada APR.

PLN berutang kepada APR atas biaya sewa pembangkit sebesar Rp90 miliar, dimana dari jumlah tersebut utang yang telah dibayarkan sebesar Rp50 miliar.

Sementara sisanya Rp40 miliar belum dibayar dan akan jatuh tempo pada 27 Mei 2016.

Pihak APR akan memutuskan akan menutup pembangkit listrik berkapasitas 20 MW di Nias pada akhir Mei 2016 bila PLN tidak juga membayar utangnya hingga tanggal jatuh tempo.

Editor : Andrew Santiago


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Tol Sumo Membagi Perasaan Mewah Warga Jatim
Ekonomi
Disaat Tol Surabaya–Mojokerto (Sumo) memasuki zona hitam. Jawa Timur membutuhkan Budi Pramono untuk menyelesaikan. Tol Sumo bak...
Keterlibatan Kontraktor Pulihkan TBBM Donggala Sangat Besar
Ekonomi
Terminal BBM (TBBM) Donggala yang mensuplai kebutuhan BBM wilayah Sulteng merupakan lokasi operasi Pertamina yang tak luput dar...
Perbanyak SPLU, PLN Gandeng Perusahaan Jerman
Ekonomi
PT PLN (Persero) menggandeng Produsen Mobil asal Jerman, BMW untuk membangun SPLU (Stasiun Pengisian Listrik Umum). SPLU merupa...
Kementerian PUPR Kirim Tambahan 96 Insinyur Muda ke NTB
Ekonomi
Sebanyak 96 orang insinyur muda para CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) d...
116 Unit Huntara untuk Korban Gempa Sulteng Siap  Dihuni Desember
Ekonomi
Pemerintah terus melakukan berbagai upaya dalam masa pemulihan kerusakan pascabencana gempa bumi yang disertai tsunami dan liku...
​Perang Tarif, Bisnis Taksi Online Jadi Tak Sehat
Ekonomi
Penerapan tarif yang terlalu rendah ditambah banjir promo dari penyedia aplikasi transportasi daring (Grab), berpeluang melahir...
​Pertamina Bangun Krestivitas Kerajinan Mebel dari Drum Bekas
Ekonomi
Sebagai perusahaan produsen pelumas nasional, PT Pertamina Lubricants turut berkontribusi terhadap pemeliharaan lingkungan baik...
Kementrian PUPR Tingkatkan Kualitas Jalan Lingkar Pulau Samosir
Ekonomi
Dalam rangka mendukung pengembangan pariwisata Danau Toba di Provinsi Sumatera Utara yang sudah ditetapkan sebagai Kawasan Stra...
Kementrian PUPR Selesaikan Rehabilitasi Empat DI Sistem Waduk Kedungombo
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana, Ditjen Sumber D...