Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Pendataan Pelanggan 900 VA Dilakukan 3 Bulan

1 Des. 2015, 21.38.08

Pendataan Pelanggan 900 VA Dilakukan 3 Bulan

Jakarta, SENTANAnews.com - Untuk menyeimbangkan subsidi listrik yang didapat PLN pada tahun depan yang mencapai Rp 38,39 triliun, PT PLN (Persero) bakal melakukan pendataan pelanggan rumah tangga 900 volt ampere (VA) untuk dipindahkan ke pelanggan 1.300 VA dalam waktu tiga bulan.

Hal ini dikatakan Kepala Divisi Niaga PT PLN (Persero), Benny Marbun di Kantor PLN, Jakarta, Selasa (1/12). "Seperti diketahui, subsidi listrik selama ini tidak tepat sasaran. Dari data TNP2K terdapat 24,7 juta pelanggan rumah tangga yang dinilai mampu," ujarnya.

Untuk itu, pemerintah memberikan PLN jangka waktu selama enam bulan untuk pendataan. "Pendataan kepada 24,7 pelanggan 900 VA dilakukan karena anggaran subsidi listrik untuk tahun 2016 hanya sebesar Rp 38,39 triliun. Yang dikhawatirkan yang miskin atau renta miskin tidak menerima subsidi listrik karena pendataannya tidak akurat," ujarnya.

Dijelaskan PLN menargetkan pendataan pelanggan rumah tangga bisa dilakukan dalam waktu tiga bulan. Dari data ini, pelanggan 900 VA dapat bermigrasi menjadi pelanggan 1.300 VA yang ditargetkan pada Januari 2016.

"Waktu tersisa 1 bulan. Kami tak mampu untuk itu. Oleh karena itu, pelaksanaannya ditunda sampai pendataannya selesai. Kami diberikan waktu 6 bulan, Mudah-mudahan 2 sampai 3 bulan ini selesai pendataannya," papar Beni.

Namun, lanjut dia, hal itu tak sesuai dengan target pemerintah yang menyebutkan pada 1 Januari 2016 subsidi listrik tepat sasaran dengan melakukan migrasi pengguna 900 VA ke 1.300 VA.

Hal ini disebabkan karena PLN ingin memastikan pelanggan yang berhak menerima subsidi dan yang tidak dengan data dari TNP2K. "Hingga saat ini belum ada perubahan, rencananya per 1 januari 2016 DPR menugaskan ke pemerintah untuk menyalurkan kepada masyarakat miskin. pendataan penerima subsidi tepat sasaran yaitu masyarakat miskin dan rentan miskin. kami menggunakan data TNP2K," pungkas dia.

Penulis: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​AQUA Japan Optimis Capai Target Market Tahun 2018
Ekonomi
AQUA Japan Optimis dapat mencapai target market sebesar 32 % tahun 2018 ini. Pasalnya AQUA telah menyiapkan beragam pengembanga...
​PT PEP Cepu Field Jaga Kestabilan Pasokan Gas ke PLTGU Tambak Lorok
Ekonomi
PT Pertamina EP anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang bergerak di sektor hulu migas dan selaku kontraktor kontrak kerjasa...
Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur Dukung Pembangunan Berkualitas
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus meningkatkan akuntabilitas pengadaan barang dan jasa (PBJ) agar pe...
​Kementerian PUPR Rehabilitasi Jembatan Ampera Palembang
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan rehabilitasi Jembatan Ampera sebagai bagian penanganan berkala...
Pertagas Diakuisisi, Kedaulatan Energi Nasional Terancam
Ekonomi
Ketua Umum Serikat Pekerja Pertamina Geothermal Energy (SPPGE), Bagus Bramantio menegaskan, bahwa pihaknya menolak akuisisi Per...
Tolak Akuisisi Pertagas, SP PEP Siap Ikut Aksi Damai
Ekonomi
Serikat Pekerja Pertamina EP (SP PEP) akan ikut bergabung dengan Serikat Pekerja anak usaha Pertanina lainnyalainnya yang terga...
Pesan Menteri Basuki Kepada Generasi Muda PUPR
Ekonomi
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menaruh perhatian besar terhadap pembentukan karakter par...
​Menteri Rini Tinjau Bantuan Sumbangan Listrik di Serang
Ekonomi
PT PLN (Persero) bersinergi dengan PT Angkasa Pura II (Persero) memberikan bantuan penyambungan listrik kepada 2.600 rumah tang...
​Pembangunan Tol Sumatera Sebagai Tulang Punggung Pengembangan Wilayah
Ekonomi
PEMERINTAH terus melanjutkan pembangunan jalan tol di Pulau Sumatera. Kehadiran jalan tol bertujuan mempercepat mobilitas baran...