Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Pengamat: Pemerintah Harus Terbuka Soal Bongkar Muat

14 Okt. 2015, 1.31.41

Pengamat: Pemerintah Harus Terbuka Soal Bongkar Muat

Jakarta, sentananews.com

Pengamat kelautan Reza Ginting menginginkan pemerintah terbuka terkait dengan persoalan "dwelling time" (bongkar muat) seperti apakah dengan pendekatan hukum yang diterapkan telah membawa keberhasilan dalam menurunkan waktu bongkar muat.

"Apakah sudah ada penurunan dweling time itu? Ini untuk melihat apakah langkah-langkah yang telah dilakukan pemerintah benar-benar langkah strategis atau hanya reaktif saja tanpa ada kejelasan hasil dan penyelesaiannya," kata Reza Ginting dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa (13/10).

Reza yang merupakan Wakil Sekretaris Bidang Maritim DPP Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia itu juga mengingatkan bahwa ada beberapa langkah yang telah dilakukan pemerintah seperti melalui aparat hukum melakukan penangkapan pihak yang diduga tersangkut kasus perizinan impir, serta penggeledahan kantor Pelindo II.

Selain itu, ujar dia, terdapat pula dahulu wacana Menko Maritim Rizal Ramli yang ingin mengaktifkan rel kereta langsung ke dermaga.

Ia berpendapat mesti dengan beragam langkah itu, saat ini dinilai masih belum ada perubahan yang cukup dalam hal penanganan bongkar muat sehingga seharusnya pemerintah memberikan penjelasan yang seterang-terangnya kepada publik.

"Penanganan permasalahan pelabuhan harus ditangani dengan matang agar masalahnya tidak semakin meluas. Aktivitas di pelabuhan tidak terlepas dari kegiatan bongkar muat dari kapal ke lapangan, dan kegiatan keluar masuk barang dari luar pelabuhan ke lapangan penumpukan," katanya.



To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

KPUPR Terus Bangun Infrastruktur Dengan Multiplier Effect Tinggi
Ekonomi
Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan pembangunan infrastruktur merupakan suatu keniscayaan karena bila ingin maju suatu nega...
 Tinggi Muka Air Bendungan Bili-Bili Sulsel Terus Dipantau
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang, Ditjen S...
​SP PLN: Mogok Kerja Akan Digelar Minggu Kedua Februari
Ekonomi
Ketua Umum Serikat Pekerja PLN (SP PLN), Jumadis Abda menegaskan, bahwa anggota SP PLN seluruh Indonesia rencananya akan tetap ...
​Pasca Pembubaran Petral, Mestinya Pertamina Bisa Untung Besar
Ekonomi
Ekonom Konstitusi Defiyan Cori menilai, alasan pembubaran PT.Pertamina Trading Limited (Petral) yang pernah disampaikan oleh ma...
​Keuntungan Pertamina Hanya 1% dari Potensi yang Harus Diraih
Ekonomi
Ekonom dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI), Salamuddin Daeng menyotori keuntungan yang diperoleh PT Pertamina (Perse...
Tutup Tahun 2018, Pertamina EP Catat Produksi 101%
Ekonomi
PT Pertamina EP, sebagai anak perusahaan PT Pertamina (Persero) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama di bawah pengawasan SKK Migas...
​Ungkap Pengoplosan LPG, Pertamina Apresiasi Polda Metro Jaya
Ekonomi
PT Pertamina Persero) mengapresiasi pihak kepolisian yang berhasil menangkap oknum pengoplosan gas elpiji 3 kilogram (kg) bersu...
​Kementerian PUPR Selesaikan Rusun Ponpes di Barru Sulsel
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan terus membangun rumah s...
​KPUPR Targetkan 699 Unit Huntara Rampung Akhir Februari 2019
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus menyelesaikan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban b...