Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Penyaluran BBM Berkualitas dan LPG di Sulsel Meningkat

14 Juni 2018, 9.55.57

​Penyaluran BBM Berkualitas dan LPG di Sulsel Meningkat

Jakarta, sentananews.com

Jelang lebaran, atau memasuki H-3 Idul Fitri 1439 Hijriyah, penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Sulawesi Selatan tercatat meningkat, khususnya untuk penggunaan BBM berkualitas Pertamax dan Dex Series.

Menurut Unit Manager Communication & CSR MOR VII, M. Roby Hervindo, selama masa Satgas Ramadan dan Idul Fitri yakni tanggal 30 Mei 2018 hingga H-4 Lebaran, kenaikan Pertamax Series secara signifikan terjadi untuk Pertamax Turbo dimana realisasi konsumsi rata-rata harian Pertamax Turbo mencapai 3,1 Kiloliter (KL) atau naik 3,3% di atas konsumsi harian normal.

"Pada periode yang sama, Pertamina Dex dan Dexlite turut mendapatkan momentum positif yakni Pertamina Dex naik 126,9% atau mencapai konsumsi rata-rata harian 4,53 KL dan Dexlite naik 97,5% yakni 15,8 KL/Hari di bandingkan konsumsi harian normal. Adapun, konsumsi harian Premium tercatat ikut meningkat 14,6% dari konsumsi harian normal, yaitu 2.155 KL," papar Roby dalam keterangan resminya yang diterima Sentananews.com di Jakarta, Kamis (14/6) pagi.

Ia menjelaskan, meningkatnya konsumsi BBM berkualitas baik jenis gasoline maupun diesel, menggambarkan konsumen atau dalam hal ini masyarakat sudah menyadari pentingnya kualitas dan performa bahan bakar untuk kendaraannya.

"Berkaca dari realisasi konsumsi BBM masa Satgas Ramadhan dan Idul Fitri 2017 lalu, juga terjadi peningkatan konsumsi Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertalite. Jadi ini adalah sebuah tren yang menunjukkan sebagian konsumen sudah beralih ke bahan bakar berkualitas," paparnya.

Di sisi lain, konsumsi LPG juga mengalami peningkatan jelang lebaran, khususnya LPG 3 Kg yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin dan usaha mikro.

Menurut dia, konsumsi harian LPG 3 Kg di Sulawesi Selatan hingga H-4 Idul Fitri meningkat 4% dibandingkan konsumsi harian normal, yaitu dengan rata-rata konsumsi 813,93 Metrik Ton (MT)/Hari.

"Kenaikan konsumsi ini telah diprediksikan sebelumnya, karenanya Pertamina memastikan stok LPG tersedia dan mencukupi kebutuhan masyarakat, khususnya mendekati masa lebaran ini," papar Roby.

Ia menambahkan, stok LPG tersedia dan mencukupi dengan ketahanan stok mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hingga 4 hari ke depan. Khusus di wilayah Kabupaten Bantaeng, terjadi peningkatkan konsumsi disertai peningkatan harga di tingkat pengecer. Meskipun selama masa Satgas telah ditambahkan pasokan LPG 3 Kg di Kabupaten Banteng sebesar 12% yaitu 17,72 MT atau sebanyak 5.960 tabung/hari dibandingkan konsumsi normal harian.

"Lonjakan konsumsi LPG 3 Kg di Kabupaten Bantaeng terjadi akibat rush buying atau pembelian dengan jumlah di atas normal oleh konsumen, sehingga konsumsi meningkat tajam dan dimanfaatkan para pengecer untuk menaikan harga," jelasnya.

Menyikapi hal ini, tutur Roby, Pertamina bersama Dinas Koperasi & Umdag setempat telah melakukan pengecekan stok dan harga di seluruh wilayah Kabupaten Bantaeng, pada Selasa (11/06) kemarin. "Merespon peningkatan konsumsi di atas normal di Bantaeng, kami bekerja sama dengan Pemda setempat melaksanakan Operasi Pasar mulai Selasa (12/06) hingga Kamis nanti (14/06), di 8 Kecamatan yakni Kecamatan Bantaeng, Pajukukang, Bisapu, Gantarang Keke, Eremerasa, Tampobulu, Sinoa dan Uluere," ujarnya.

Dalam operasi pasar ini, Pertamina menyiapkan LPG 3 Kg sebanyak 6.720 tabung bagi 8 kecamatan tersebut. "Untuk menghindari pembelian di luar kewajaran ataupun penimbunan, pembelian LPG 3 kg dalam operasi pasar ini akan dibatasi maksimal 1 tabung per konsumen. Pembelian pun harus disertai dengan Kartu Keluarga (KK) dan pemilik KK tidak dapat diwakili, agar penyaluran elpiji subsidi kepada masyarakat miskin tepat sasaran dan merata," papar Roby.

"Pertamina akan terus berkordinasi dengan Pemerintah Daerah, Disperindag serta pihak Kepolisian setempat dalam mengawasi distribusi LPG 3 Kg," pungkasnya.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​KUTIPAN: Sulit Berharap Pejabat Mau Laporkan Harta Sendiri
Ekonomi
Direktur Eksekutif Komunitas Untuk Transparansi Informasi Publik Nasional (KUTIPAN), Aswan Bayan mengatakan, bahwa sangat sulit...
KPUPR Selesaikan Saluran Irigasi 1 Juta Ha dI Leuwigoong, Garut
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pembangunan jaringan irigasi baru seluas 1 juta hektare dan ...
​Kinerja 2018 Memuaskan, PDSI Kembali Lampaui Target
Ekonomi
Meskipun harus mengawali tahun dengan permintaan menurunkan harga jasa sewa harian rig, PT Pertamina Drilling Services Indonesi...
Pemangkas Rambut Garut Mendapat Akses KPR Subsidi
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memperluas jangkauan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang bisa me...
Presiden Jokowi Minta Pembangunan Rusun Terus Dilanjutkan
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus membangun rumah susun (Rusun) yang diperuntukan bagi Masyarakat Be...
Cegah Garut Banjir, KPUPR Bangun Tanggul Sepanjang  5 Km
Ekonomi
Pasca banjir bandang yang terjadi di Kota dan Kabupaten Garut, Jawa Barat pada 20 September 2016 lalu, Kementerian Pekerjaan Um...
Atasi Banjir, Kementerian PUPR Normalisasi Sungai di Kota Bima
Ekonomi
Guna mencegah terulangnya banjir besar, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melakukan normalisasi dan ...
Mulai Digenangi, Bendungan Mila Siap Suplai Irigasi 1.689 Ha
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus meningkatkan jumlah tampungan air di Indonesia, termasuk di Kawasa...
​Pererat Persaudaraan, Kodiklatad dan Masyarakat Gelar Baksos
Ekonomi
Mempererat silaturahmi antara institusi TNI-Polri serta komunitas offroad dan masyarakat, Komandan Kodiklatad, Letjen TNI AM. P...