Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Pertamina-Bank Mandiri Teken MoU Penggunaan Bright Gas 5,5 Kg

9 Nov. 2017, 11.02.25

Pertamina-Bank Mandiri Teken MoU Penggunaan Bright Gas 5,5 Kg

Jakarta, sentananews.com

PT Pertamina (Perserto) dan Bank Mandiri, Rabu (8/11) kemarin menandatangi kerja sama MoU, di mana Bank Mandiri akan menggunakan produk-produk unggulan Pertamina berupa Bright Gas 5,5 kg dan MusiCOOL

Menurut General Manager Pertamina MOR VII, Joko Pitoyo, penandatanganan MuU ini sebagai bukti komitmen Bank Mandiri untuk mengkampanyekan penggunaan Bright Gas 5,5 kg di kalangan pekerja Bank Mandiri Area Manado, serta penggunaan refrigerant MusiCOOL untuk Kantor dan seluruh ATM Bank Mandiri di Kota Manado dengan total 127 unit AC.

"Koperasi Karyawan Karya Sampurna sebagai koperasi karyawan Bank Mandiri di Kota Manado juga akan bekerja sama dengan kita untuk menjadi outlet LPG non-subsidi dengan potensi refill sejumlah 300 tabung Bright Gas 5,5 kg per bulan," kata Joko sepertti keterangan persnya yang diterima Sentananews.com di Jakarta, Kamis (09/11).

Dijelaskan, bahwa kegiatan ini dilaksanakan tidak hanya sebagai sinergi sesama perusahaan BUMN, tetapi juga sebagai perwujudan program pemerintah tepat sasaran.

"Kita berharap para pekerja Bank Mandiri bisa menjadi role model di masyarakat untuk tidak lagi menggunakan LPG bersubsidi. Selain itu, semoga penggunaan MusiCOOL di lingkungan Bank Mandiri juga masif yang berujung pada penghematan listrik dan lebih ramah lingkungan," ujarnya.

Menurut Joko, Bright Gas 5,5 kg merupakan varian baru gas dan menawarkan berbagai kelebihan bagi konsumen, diantaranya lebih aman dengan fitur katup ganda yang mengadopsi teknologi Double Spindle Valve System (DSVS) sehingga 2 kali lebih aman dalam mencegah kebocoran pada kepala tabung.

"Selain itu, fitur keamanannya diperkuat dengan adanya tambahan segel resmi Pertamina yang dilengkapi dengan hologram fitur OCS (Optical Color Switch) yang telah memperoleh paten dan tidak dapat dipalsukan sehingga menjadi jaminan kualitas," tukasnya.

"Fitur ini, hampir sama dengan teknologi yang digunakan dalam benang pengaman uang kertas dan dokumen-dokumen berharga lainnya," tambah dia.

Sementara, MusiCOOL, lanjut dia, merupakan produk refrigerant unggulan Pertamina yang ramah lingkungan, karena tidak mengandung Bahan Perusak Ozon dan Hydro Chloro Fuoro Carbon (HCFC).

"MusiCOOL juga dapat membuat umur mesin AC lebih panjang dan menghemat pemakaian listrik hingga 30-35%. Kedua produk ini saat ini telah tersedia di Kota Manado dan sekitarnya." pungkasnya.

Penandatanganan MoU yang berlangsung di kantor Bank Mandiri area Manado itu juga dihadiri Herry Rukmana selaku Kakanwil Bank Mandiri Wilayah Sulawesi Maluku, Tommy F.J. Leong selaku Area Head Bank Mandiri Manado, Joko Pitoyo selaku General Manager MOR VII PT Pertamina (Persero), Gunawan Wibisono selaku Marketing Branch Manager Pertamina wilayah Sulutenggo, serta Ketua DPC Hiswana Migas Sulawesi Utara.

Penulis: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Tingkatkan Produktivitas Lahan Pertanian Lewat Inovasi Teknologi
Ekonomi
Seiring dengan bertambahnya pembangunan proyek perumahan, lahan pertanian di Indonesia semakin menyusut. Hal ini berdampak pada...
​IRESS: Holding BUMN Tabrak Empat Aturan
Ekonomi
Pengamat Kebijakan Energi dan Pertambangan dari Indonesian Resources Studies (IRESS) Marwan Batubara mengkritisi mekanisme pemb...
Stabilitas Bahan Pokok Jelang Natal Dijamin Aman
Ekonomi
Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) menjamin pasokan dan stabilitas harga bahan pokok penting, khususnya menj...
​Ekonomi RI Tidak Cukup Hanya Tumbuh Lima Persen
Ekonomi
Ahli ekonomi yang juga mantan Menteri Keuangan, Chatib Basri, mengingatkan ekonomi Indonesia tidak cukup jika hanya tumbuh stag...
​Arcandra: Soal Blok Mahakam Kita Serahkan ke Pertamina
Ekonomi
Blok Mahakam masih tetap jadi incaran perusahaan migas asing. Bahkan. Menurut Wakil Menteri (Wamen) Energi dan Sumber Daya Mine...
Soal Evaluasi Kontrak PPA, Kepercayaan Investor Bisa Hilang
Ekonomi
Wakil Bendahara Umum Asosiasi Produsen Listrik Swasta (APLSI) Rizka Armadhana mengatakan, evaluasi kontrak yang sudah menandata...
Ekspor Batubara, ICW: Ada Indikasi Kerugian Negara Rp 365,3 T
Ekonomi
Indonesia Corruption Watch (ICW) menemukan indikasi kerugian negara terkait dengan dugaan ekspor batubara yang tidak dilaporkan...
Evaluasi Kontrak PPA Akan Timbulkan Masalah Baru
Ekonomi
Kebijakan pemerintah yang meminta PT PLN (Persero) untuk meninjau ulang seluruh kontrak yang sudah menandatangani kontrak jual ...
​Wartawan Daerah Dominasi Juara di AJP 2017
Ekonomi
Anugerah Jurnalistik Pertamina (AJP) 2017 menjadi ajang pembuktian kemampuan memproduksi karya jurnalistik, kini telah merata d...