Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Pertamina Dorong Pembangunan Gedung Riset Ramah Lingkungan

11 Jan. 2018, 23.36.57

​Pertamina Dorong Pembangunan Gedung Riset Ramah Lingkungan

Jakarta, sentananews.com

Berperan aktif mewujudkan lingkungan berkelanjutan, PT Pertamina (Persero) mendukung pembangunan berkonsep green building yang diterapkan di Gedung Laboratorium Riset Multidisiplin Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Indonesia (FMIPA UI).

Pembangunan gedung laboratorium ini merupakan upaya Pertamina dalam mengembangkan penelitian dan inovasi di Indonesia. Pasalnya, tantangan bagi dunia energi saat ini adalah meningkatnya suplai energi di tengah penurunan keberadaan energi fosil.

"Kita menyadari tantangan dunia energi ke depan, khususnya karena keterbatasan energi fosil yang selama ini menjadi andalan dalam pemenuhan kebutuhan energi. Menyadari pentingnya hal ini, Pertamina mendorong adanya riset and inovasi untuk membantu pengembangan teknologi migas kedepan," jelas Direktur SDM Pertamina Nicke Widyawati pada acara Peresmian Gedung Laboratorium Riset Multidisiplin FMIPA UI – PT. Pertamina (Persero), Kamis (11.01/2018).

Peresmian gedung Laboratorium Riset Multidisiplin FMIPA UI dilakukan pada kegiatan Dies Natalis ke-57 FMIPA UI oleh Direktur SDM Pertamina Nicke Widyawati dan Prof. Dr. Ir. Muhammad Anis, M.Met. selaku Rektor Universitas Indonesia.

Perkembangan sektor energi, Nicke menambahkan, sangat membutuhkan terobosan serta pemanfaatan teknologi guna menggenjot kapasitas sumber daya alam, baik di lapangan eksisting maupun pengembangan ladang migas baru. Terbukanya akses laboratorium riset multidisiplin ini diharapkan dapat mempercepat pengembangan teknologi tersebut.

Sementara itu, sejalan dengan langkah Pertamina mewujudkan energi bersih, Gedung Laboratorium Riset Multidisiplin dirancang dengan konsep Green Building. Konsep ini sarat dengan konsep ramah lingkungan, yakni menerapkan efesiensi energi hingga 20% untuk pencahayaan dan sirkulasi udara.

Gedung terdiri atas 8 lantai dengan luas lantai masing-masing hampir 1.000 meter persegi dengan peruntukan lantai dasar sebagai auditorium dan 7 lantai di atasnya sebagai laboratorium riset. Ke depan, diharapkan gedung ini dapat menjadi cikal bakal pengembangan taman ilmu pengetahuan (science park) Universitas Indonesia.

Beberapa pusat riset dan laboratorium utama yang akan dikembangkan di laboratorium ini adalah Environmental Genomic & Biotechnology, Bio-Geo Prospecting, Smart & Functional Materials, Hydrometeorology, Climate Change & Natural Hazard, Renewable Energy, Computational Science & Big Data.

Gedung Laboratorium Multidisiplin FMIPA UI-Pertamina melengkapi kontribusi Pertamina dalam upaya pengembangan pendidikan khususnya dunia perguruan tinggi. Selain pendidikan, Pertamina juga mengembangkan berbagai program CSR di bidang kesehatan, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

 Sembilan Bendungan Ditargetkan Rampung Tahun 2018
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) menargetkan sembilan b...
Menteri Basuki Inginkan Kerjasama Infrastruktur dengan Jepang Dipercepat
Ekonomi
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melakukan pertemuan dengan Penasehat Khusus Perdana Mente...
2018 KESDM Siap Lelang 43 Wilayah Kerja
Ekonomi
Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan segera melelang 43 Wilayah Kerja (WK) pada tahun 2018...
Pertamina EP Asset 4 Akan Produksi Migas 2018
Ekonomi
General Manager Pertamina EP Asset 4, Agus Amperianto mengungkapkan, pihaknya memproyeksikan produksi minyak dan gas bumi tahun...
​Ini Dia Faktor Pendukung Arus Lalin Nataru
Ekonomi
Koordinasi intensif antara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Kementerian Perhubungan, Korps Lalu L...
April 2018 Tol Belmera Tersambung Tol Medan-Kualanamu
Ekonomi
Konstruksi Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) seksi 1 (Tanjung Morawa-Parbarakan) sepanjang 10,75 km ditargetkan se...
​Program Padat Karya Tunai Irigasi di Tasikmalaya Dimulai
Ekonomi
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Gubernur ...
Pemerintah Harus Hati-hati Tunjuk Direktur Pemasaran Pertamina
Ekonomi
Informasi tentang akan digantinya Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina yang konon katanya dari kalangan eksternal Pertamina b...
Bendungan Leuwikeris Optimalkan Pengelolaan Sungai Citanduy
Ekonomi
Pembangunan Bendungan Leuwikeris yang dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat bertujuan untuk mengatasi kekur...