Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Pertamina EP Asset 4 Akan Produksi Migas 2018

18 Jan. 2018, 23.25.59

Pertamina EP Asset 4 Akan Produksi Migas 2018

Jakarta, sentananews.com

General Manager Pertamina EP Asset 4, Agus Amperianto mengungkapkan, pihaknya memproyeksikan produksi minyak dan gas bumi tahun ini naik dibandingkan tahun lalu.

Menurut Agus, lapangan unitisasi Sukowati di Bojonegoro, Jawa Timur dan CPP Gundih di Blora, Jawa Tengah serta Donggi-Matindok di Banggai, Sulawesi Tenggara menjadi andalan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) di bawah supervisi dan koordinasi SKK Migas ini untuk menggenjot produksi migas tahun ini.

"Produksi minyak dari lapangan unitisasi Sukowati ditargetkan menjadi kontributor terbesar produksi minyak Asset 4 tahun ini, yaitu lebih dari 6.000 BOPD," kata Agus dalam keterangan tertulisnya yang diterima sentananews.com di Jakarta, Kamis (18/1/2018).

Sementara itu produksi gas sales terbesar berasal dari CPP Gundih dari sumur-sumur di Kedung Tuban, Kedung Lusi, dan Randu Blatung di Kabupaten Blora, Jawa Tegah sebesar 44 MMSCFD dan Donggi-Matindok sebesar 105 MMSCFD.

"Produksi minyak tahun ini ditargetkan 14.032 BOPD, naik dibandingkan realisasi 2017 sebesar 13.096 BOPD dan produksi gas 162,93 MMSCFD, naik dari realisasi 2017 sebesar 143,96 MMSCFD," paparnya.

Peningkatan produksi tahun ini juga diupayaka oleh Pertamina EP Asset 4 melalui sinergi dengan sesama bisnis unit Pertamina, yaitu PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO), anak usaha PT Pertamina Hulu Energi. Pertamina EP Asset 4 dan PHE WMO fokus bersinergi untuk dapat meningkatkan produksi dari lapangan offshore di lapangan Poleng/Gresik, Jawa Timur.

Agus menambahkan, target kenaikan produksi minyak dan gas Pertamina EP Asset 4 fokus pada lima skala konsolidasi prioritas perusahaan. Kelima skala prioritas itu adalah konsolidasi dalam metode pengoperasian, mata rantai suplai, dan pengembangan sumber daya manusia.

Selain itu, pengembangan lingkungan, serta keandalan fasilitas produksi dan peralatan. "Untuk mencapai target produksi tersebut, kami tetap mengedepankan operation excellence dan aspek HSSE," ujarnya.

Penulis: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​PGN Sesalkan Kecelakaan Kerja di Proyek Pipa Gas Duri - Dumai
Ekonomi
Kecelakaan kerja yang terjadi pada proyek pembangunan pipa gas transmisi Dumai-Duri yang merupakan kerja sama BUMN antara PGN d...
​Integrasi PGN-Pertagas Untuk Optimalisasi Holding Migas
Ekonomi
Sebagai kelanjutan dari pembentukan Holding BUMN Migas, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dan PT Pertamina Gas (Pertagas) akan...
​Pertamina EP Resmi Kelola Lapangan Unitisasi Sukowati
Ekonomi
Manager Operasi Wilayah 1 SKK Migas Imam Purwanto mengatakan, lapangan Sukowati yang sebelumnya dioperatori oleh JOB PPEJ (Join...
​Pertamina Resmi Operasikan WK Ogan Komering
Ekonomi
Alih kelola Wilayah Kerja (WK) Ogan Komering ke Pertamina sebagai tindak lanjut dari penandatangan kontrak Production Sharing C...
Ditunggu, Suport Kemenhub Untuk Jalan Nasional Morotai
Ekonomi
Ini bukan harapan berlebihan kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Morotai. Sebab, pembangunan infrastruktur jalan nasional Pulau ...
Pekerjaan Perbaikan Jalan Dihentikan H-10 hingga H+10 Lebaran
Ekonomi
Kesiapan infrastruktur jalan baik jalan tol dan non tol dalam menghadapi arus mudik tahun 2018 lebih baik dari tahun 2017. Ting...
Kembangkan Pariwisata Danau Toba Harus Didukung SDM Kuat
Ekonomi
Ketua Umum Hukum Seknas Jokowi, Sandi Ebenezer Situngkir, S.H, M.H mengatakan pembangunan pariwisata Danau Toba, khususnya di k...
Calon Komisioner dan Deputi BP Tapera Segera Diusulkan ke Presiden
Ekonomi
Komite Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) akan segera menetapkan calon komisioner dan calon deputi komisioner Badan Pengelola (...
​Terbesar, Sektor Manufaktur Setor Pajak Rp 103 T
Ekonomi
Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto mengungkapkan, industri pengolahan masih memberikan kontribusi terbesar dalam penerim...