Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Pertamina EP Temukan Minyak di Sumur Jambi

4 Feb. 2015, 13.00.38

Pertamina EP Temukan Minyak di Sumur Jambi

Jakarta, sentananews.com, PT Pertamina EP memulai eksplorasi awal tahun 2015 dengan membuktikan penemuan hidrokarbon di Struktur Puspa Asri melalui Sumur Puspa Asri (PPS-01) yang berada di Kecamatan Kumpeh Ulu Kab. Muaro Jambi. Dalam Uji Kandungan Lapisan (UKL) didapatkan hasil minyak yang dapat diproduksikan mencapai 453 bopd.

VP Eksplorasi Pertamina EP Indra Prasetya mengatakan, Sumur Puspa Asri (PPS-01) merupakan hasil Akusisi 3D Seismik Puspa tahun 2011 dan interpretasinya dilakukan oleh Tim S1AP yang dipimpin oleh Yatty Surtiati sebagai Senior Manager dan Arief Budiman sebagai Sub Surface managernya, sumur itu merupakan sumur twin well dari Sumur Arang-arang Barat (AAB-01) yang di bor tahun 1976.

Sumur AAB-01 menembus Formasi Gumai pada kedalaman 1906 m. Pengeboran PPS-01 menembus formasi Lahat pada kedalaman 3820 mMD. Hasil dari Flow After Flow (FAF) pada UKL di Formasi Air Benakat dengan menggunakan jepitan 28/64" menghasilkan minyak 173 bopd, jepitan 32/64" 325 bopd dan jepitan 36/64" menghasilkan minyak 453 bopd, Water cut 34 %, API diukur di lokasi sebesar 45.3º. Formasi Gumai dan Talangakar juga terbukti menghasilkan hidrokarbon.

Hanya saja saat uji kandungan lapisan pada formasi tersebut, gas yang keluar tidak continue. Dengan adanya penemuan hidrokarbon pada formasi ini memicu untuk melakukan evaluasi lebih intensif dalam mencari potensi dan peluang Eksplorasi di Area Jambi.

"Ini merupakan tantangan bagi exploration untuk mengembangkan new exploration pay di area-area yang sudah matang," katanya dalam keterangan persnya yang diterima sentana di Jakarta, Selasa (3/2).

Menurut dia, penemuan minyak di level ABF di sumur PPS-01 merupakan play baru di area kompleks Puspa. Sumur Puspa (PPA-01) yang berjarak 12 km dari PPS-01 yang sudah dibor tahun 2009, terbukti menghasilkan gas di Formasi Air Benakat. Selain itu secara petrophysics, pada Formasi Lahat di PPS-01 juga menunjukkan adanya indikasi hidrokarbon yang tidak ditemukan di PPA-01.

Penulis: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Geliat Infrastruktur di Pulau Morotai
Ekonomi
Morotai sebagai salah satu pulau terluar dan terdepan yang sangat strategis di perbatasan Indonesia memiliki potensi kekayaan a...
KPUPR Serah Terima Hibah Aset Senilai Rp 1,86 Triliun
Ekonomi
Dalam rangka menjamin tata kelola aset yang baik dan meningkatkan pelayanan publik, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Ra...
Milan Kramik Fokus Penjualan Lokal
Ekonomi
PT Saranagriya Lestari Keramik (SLG) yang dikenal memproduksi brand keramik Milan Tiles, maksimalkan lini penjualan di dalam ne...
KPUPR dan China Tingkatkan Kerja Sama Pengelolaan SDA
Ekonomi
Kerjasama antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah China dalam pembangunan infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Raky...
Duplikasi Jembatan Surabaya Perlancar Jalur Logistik Mataram-Lombok Tengah
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menyelesaikan pembangunan duplikasi Jembatan Surabaya yang berada...
Salurkan Bantuan Sigi, PLN Rasakan Energi Optimisme Warga
Ekonomi
Warga Desa Pombewe masih tinggal di tempat pengungsian yang terletak di tanah lapang saat PLN menyerahkan bantuan berupa bahan ...
​PHE Siap kelola Blok NSO Hingga Tahun 2038
Ekonomi
Keputusan pemerintah melalui kementerian ESDM untuk memperpanjang kontrak Blok North Sumatera Offshore (NSO) di Provinsi Aceh d...
Pertamina Pulihkan Infrastruktur Terminal BBM Donggala
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) melakukan Kick Off Pemulihan Infrastruktur Terminal BBM Donggala. Pemulihan infrastruktur ini bertujuan ...
​Hingga 2050 Indonesia Belum Perlu Bangun PLTN
Ekonomi
Penggunaan nuklir sebagai energi primer Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) dinilai belum menjadi prioritas. Banyak pertimb...