Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Pertamina Minta PNS Tak Pakai Gas Subsidi

8 Okt. 2017, 23.19.51

Pertamina Minta PNS Tak Pakai Gas Subsidi

Jakarta, sentananews.com

Sebanyak 104 pemerintah kota sudah menyepakati untuk melarang para Pegawai Negeri Sipil (PNS) menggunakan gas tabung elpiji tiga kilogram bersubsidi.

Hal ini dikatakan Manager External Communication Pertamina Arya Dwi Paramita di Jakarta, Sabtu. "Untuk itu kami ingatkan lagi bahwa 104 pemerintah kota sudah menyepakati hal ini. Yang pasti, PNS memang bukan dianggap yang berhak menerima subsidi tabung gas elpiji," katanya.

Berdasarkan data dari Pertamina, sebanyak 31 juta keluarga tidak berhak menerima subsidi sebab masih tergolong mampu. "Sedangkan jumlah yang berhak menerima subsidi pemerintah adalah 26 juta keluarga," ucapnya.

Menurut dia, kategori yang berhak menerima adalah salah satunya pendapatannya terhitung Rp 350 ribu per bulan per kapita. Selain itu memiliki tembok dan lantai yang tidak permanen."Golongan lainnya adalah UKM mikro, seperti penjual gorengan atau usaha kecil lainnya," kata Arya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat juga pernah menegaskan aturan bahwa pegawai negeri sipil di lingkungan DKI Jakarta dilarang menggunakan produk elpiji (LPG) tiga kilogram bersubsidi.

Dalam rangka mensosialisasikan seruan Gubernur tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan PT Pertamina (Persero) beserta Hiswana menggelar acara Sosialisasi Seruan Gubernur DKI Jakarta dan Keamanan Penggunaan LPG.

"Dengan nilai pendapatan yang diperoleh saat ini, PNS di lingkungan Pemprov DKI sudah tidak berhak menggunakan LPG 3 kg bersubsidi. Karena LPG 3 kg merupakan produk bersubsidi dan diperuntukkan bagi warga dari kalangan tidak mampu atau yang berpenghasilan di bawah Rp1.500.000," kata Djarot.

Melalui program sejenis yang didukung penuh oleh para kepala daerah di Indonesia tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat akan peruntukkan produk bersubsidi dan non-subsidi dari Pertamina.

Pada program sosialisasi yang baru berlangsung untuk pertama kali tersebut, Tim Pertamina memberikan beberapa program promosi khusus, seperti potongan harga sampai dengan program trade-in tabung LPG 3 kg dengan Bright Gas 5,5 kg.

Program sosialisasi ini telah dilaksanakan di 11 kecamatan di wilayah DKI Jakarta dari total 42 kecamatan yang akan dilakukan serupa.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Jaga Harga Garam, CIPS: Pemerintah Harus Impor
Ekonomi
Kepala Bagian Penelitian Center for Indonesian Policy Studies (CIPS), Hizkia Respatiadi mengatakan, produksi garam nasional bel...
​Selama Nataru, Citilink Tambah 280 Ekstra Flight
Ekonomi
Maskapai berbiaya murah (LCC) Citilink Indonesia akan menyiapkan sedikitnya 50.400 kursi tambahan (extra seat) atau sebanyak 28...
BNP2TKI Sebut Remitansi TKI Turun 4 Persen
Ekonomi
Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid mengatakan jumlah remitansi hin...
Jelang Natal, Pertamina MOR VII Tambah Stok LPG
Ekonomi
Manager Communication & CSR Pertamina MOR VII M Roby Hervindo mengungkapkan, pihaknya akan menyiapkan penambahan stok Elpij...
​BBPKH Beri Pelatihan Gangguan Reproduksi Hewan
Ekonomi
Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara, memberikan pelatihan magang tentang gangguan reproduksi hewan ternak ke...
​Amankan Pasokan BBM Saat Natal, Pertamina Bentuk Satgas
Ekonomi
Guna mengantisipasi peningkatan kebutuhan BBM dan Elpiji di wilayah Sulawesi, dan memastikan kebutuhan masyarakat atas kedua ba...
Tanam Kabel 200 Km, PLN Siapkan Dana Rp 80 M
Ekonomi
PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) akan memindahkan kabel sepanjang 200 kilometer sirkit (kms) pada tahun depan. Menurut Gen...
PLN Disjaya Tertibkan Kabel Listrik di Kawasan Medan Merdeka
Ekonomi
General Manager PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya), M.Ikhsan Asaad mengatakan, untuk menjaga estetika kawasan VVIP ibu kota,...
 Konsumsi Premium Saat Natal Diperkirakan Naik 2%
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) memperkirakan akan terjadi kenaikan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) selama libur Natal dan Tahun Baru ...