Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Pertamina MOR I Dukung Pengawasan oleh Satpol PP Abdya

7 Nov. 2018, 20.48.00

​Pertamina MOR I Dukung Pengawasan oleh Satpol PP Abdya

Jakarta, sentananews.com

Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR I, Rudi Arriffianto, memberikan dukungan penuh terhadap pengawasan yang dilakukan Satpol PP Abdya sehingga berhasil mengungkapkan praktik kecurangan LPG 3 Kg di perbatasan Abdya- Aceh Selatan beberapa waktu lalu.

"Pertamina memberikan dukungan penuh terhadap pengawasan yang dilakukan oleh Satpol PP Abdya dalam mengungkapkan praktik kecurangan dan juga kami mengapresiasi karena pihak Satpol PP khususnya Satpol PP Abdya juga ikut menjaga saluran distribusi LPG 3 Kg," ungkap Rudi dalam keterangan persnya yang diterima Sentananews.com di Jakarta, Rabu (07/11).

Rudi juga menegaskan, pihaknya pasti menindak tegas pangkalan yang terbukti terlibat penyalahgunaan LPG 3 Kg. Melalui penangkapan ini, ia berharap masyarakat akan semakin menyadari dan ikut serta dalam mengunakan produk gas yang sesuai untuk peruntukannya.

"Diharapkan melalui penangkapan ini, masyarakat akan lebih sadar untuk menggunakan produk gas yang sesuai, sehingga tidak terjadi penyalahgunaan produk LPG 3 Kg," tukasnya.

"Kita juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk turut mengawal penyaluran distribusi LPG 3 Kg, dengan memberikan laporan apabila ditemukan tindak kecurangan di lapangan disertai dengan bukti ke kontak Pertamina di 1 500 000," pungkasnya.

Sebelumnya, tim Satuan Polisi Pramong Praja (Satpol PP) Aceh Barat Daya (Abdya) berhasil menggagalkan penyelundupan LPG 3 Kg pada hari Rabu (31/10) di perbatasan Abdya - Aceh Selatan.

Penangkapan dilakukan dengan melakukan penghadangan terhadap mobil pikap lalu membuka terpal yang menutupi bak belakang pikap tersebut yang ternyata berisi LPG bersubsidi. Satpol PP Abdya berhasil mengamankan 56 LPG bersubsidi.

Sementara pelaku penyelundupan merupakan pemilik pangkalan gas yang berada di kawasan Blangpidie. Rencananya LPG 3 Kg tersebut akan dijual kepada pedagang di kawasan Labuhan Haji, Aceh Selatan dengan harga Rp 30.000 per tabung.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​M.Abrar Ali Jadi Ketua Umum SP PLN 2019-202
Ekonomi
Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Serikat Pekerja (SP) PLN, yang dihadiri 59 DPD SP PLN seluruh Indonesia menetapkan Mu...
​Komitmen Pemerintah Lindungi Hak Konsumen Diragukan
Ekonomi
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meragukan komitmen pemerintah untuk melindungi hak-hak konsumen. Keraguan ini didasar...
​Langkah Polisi Tangkap Pembajak Mobil Tanki Diapresiasi
Ekonomi
Langkah cepat yang dilakukan pihak kepolisian dengan menangkap para pelaku pembajakan dua mobil tangki milik Pertamina yang dih...
​Menperin Berupaya Ciptakan Iklim Investasi Kondusif
Ekonomi
Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengungkapkan, saat ini pemerintah berupaya membuat kebijakan strategis unt...
​Pertamina, RNI dan PTPN III Bersinergi Kembangkan Energi Terbarukan
Ekonomi
Tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yaitu Pertamina, RNI dan PTPN III menandatangani Nota Kesepahaman terkait kerjasama penyed...
​Pertamina Gelar Pangan dan Solar Non Subsidi Harga Khusus
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) menggelar pangan murah dan Solar Non Subsidi dengan harga khusus pada acara bertajuk BUMN Berbagi dalam ...
​Presiden Berharap Pengguna Kendaraan Beralih ke MRT
Ekonomi
Presiden Joko Widodo berharap keberadaan kereta Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta membuat masyarakat pengguna kendaraan pribadi ...
​Pengambilalihan Tanpa Izin Tangki BBM Pertamina Melawan Hukum
Ekonomi
Tindakan mengambil alih dari orang yang berhak dan menguasai secara tanpa izin truk pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) milik P...
Ekonom: Pembajakan Mobil Tangki Pelanggaran Konstitusi
Ekonomi
Ekonom Konstitusi, Defiyan Cori menegaskan, pembajakan mobil tangki merupakan tindakan pelanggaran konstitusi ekonomi yang berp...