Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Pertamina Perluas Distribusi Pertamax Turbo

13 Agu 2017, 23.58.39

Pertamina Perluas Distribusi Pertamax Turbo

Jakarta, sentananews.com

PT Pertamina (Persero) melakukan edukasi konsumen terhadap Pertamax Turbo di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017.

Menurut Vice President Corporate Communication Pertamina, Adiatma Sardjito hal itu dilakukan untuk memenuhi selera bahan bakar para penggemar otomotif. "Bahan bakar minyak berkualitas internasional dengan nilai oktan 98 ini menarget konsumen pemilik kendaraan berteknologi tinggi," kata Adiatma dalam keterangan tertulisnya yang diterima Sentana di Jakarta, Minggu (13/8).

Menurut dia, Pertamax Turbo diproduksi untuk menjawab kebutuhan konsumen kelas atas yang memiliki kendaraan kelas supercar dan berteknologi tinggi. Produk yang semula digunakan di kejuaraan Lamborghini Blancpain Supertrofeo Series di Eropa ini, sekarang sudah menjadi salah satu pilihan konsumen bahan bakar Pertamina.

"Kendaraan semakin canggih seperti supercharger, turbocharger,dan gasoline direct injection akan menjadikan tekanan kompresi mesin kendaraan semakin tinggi, sehingga diperlukan bahan bakar dengan oktan yang lebih tinggi. Itu alasan penting mereka memilih produk ini," paparnya.

Dikatakan, Pertamax Turbo yang merupakan pengembangan dari Pertamax Plus dan telah dilengkapi dengan Ignition Boost Formula (IBF) ini memiliki keunggulan untuk meningkatkan driveability kendaraan, sehingga lincah bermanuver. "Akselerasi mesin menjadi lebih bagus, karena torsi yang dihasilkan lebih tinggi," ujarnya.

Produk ini, kata dia, juga mampu meningkatkan kecepatan maksimal (top speed) kendaraan dan meningkatkan tenaga mesin kendaraan serta menyempurnakan pembakaran bahan bakar pada mesin, sehingga cocok digunakan bagi kendaraan dengan perbandingan kompresi lebih dari 12. "Komponen IBF adalah formula bahan bakar yang mampu meningkatkan respon terhadap kebutuhan pembakaran, sehingga menghasilkan performace yang lebih tinggi. Jika trennya terus meningkat, kami akan perluas jangkauan distribusinya di seluruh SPBU," tegasnya.

Sebagimana diketahui, Pertamina sejak Agustus 2016 lalu, telah menyediakan bahan bakar tersebut di SPBU utama di 8 Marketing Operation Region (MOR) Pertamina, yang biasanya disalurkan melalui nozel berwarna merah. Bahkan, produktelah digunakan di empat balapan yakni di Monza-Italia, Silverstone – UK, Paul Richard-Perancis, dan Spa Francorchamps - Belgia.

Penulis: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Industri Galangan Kapal Harus Manfaatkan Tol Laut
Ekonomi
Industri galangan kapal nasional didorong untuk memanfaatkan tol laut yang telah dibangun oleh pemerintah sebagai sebuah peluan...
Akademisi: Wacana Kartu Subsidi LPG 3 Kg Perlu Direailisasikan
Ekonomi
Dosen Ekonomi Energi dan Sumber Daya Mineral Universitas Indonesia (UI) Berly Martawardaya menilai, wacana mengenai kartu subsi...
Ironis, PPh Badan Freeport Hanya 25 Persen
Ekonomi
Pemerintah berencana menerbitkan rancangan peraturan pemerintah (RPP). Berdasarkan bocoran dalam BAB VII Pasal 14 menyebutkan, ...
Berantas Trader Gas Nakal. Kemenperin Siapkan Aturan
Ekonomi
Guna memberantas trader gas 'nakal' yang selama ini berdampak negatif terhadap pelaku industri di dalam negeri, Kementrian Peri...
2019 Sektor Pariwisata Jadi Penghasil Devisa Terbesar
Ekonomi
Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan sektor pariwisata Indonesia diproyeksikan menjadi penghasil devisa terbesar pada 2019...
Harga Gas Tinggi, PT Pupuk Lakukan Efisiensi dan Penghematan
Ekonomi
Dampak dari harga gas yang masih mahal saat ini membuat dunia industri nasional berteriak dan harus melakukan efisiensi dan pen...
Puskepi: KESDM Harus Konsekuen Jalankan Formula Harga BBM
Ekonomi
Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Sofyano Zakaria menegaskan, formula harga bahan bakar minyak (BBM) yang ditetap...
Jonan Diminta Klarifikasi Metering System Gas di Pulau Sakra
Ekonomi
Sejumlah kalangan independen mendesak Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan segera mengklarifikasi dugaa...
Banyak Kebijakan Jonan Tak Bawa Kesejahteraan
Ekonomi
Direktur Eksekutif Energy Watch, Mamit Setiawan menilai, Kementerian Energi dan Sumbet Daya Mineral (ESDM) yang dipimpin Ignasi...