Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Pertamina Resmi Operasikan WK Ogan Komering

21 Mei 2018, 10.45.06

​Pertamina Resmi Operasikan WK Ogan Komering

Acara serah terima WK OK 19 May 2018 pukul 00.00 WIB dari PJOK ke SKK Migas dan SKK Migas ke PHE OK

Jakarta, sentananews.com

Alih kelola Wilayah Kerja (WK) Ogan Komering ke Pertamina sebagai tindak lanjut dari penandatangan kontrak Production Sharing Contract (PSC) antara Pemerintah dengan afiliasi PT Pertamina (Persero) pada tanggal 20 April 2018 lalu mulai berlaku efektif, Minggu (20/5).

Direktur Utama PT Pertamina Hulu Energi (PHE), R.Gunung Sardjono Hadi mengungkapkan, WK Ogan Komering sebelumnya dioperasikan oleh PT Pertamina Hulu Energi (PHE) bersama partners melalui Joint Operating Body Pertamina-Jadestone Energy (Ogan Komering) Ltd (JOB PJOK).

Namun WK tersebut telah selesai masa kontraknya pada 28 Februari 2018, termasuk WK Tuban, yang kemudian oleh Menteri ESDM diputuskan pengelolaan sementara WK Ogan Komering dilakukan oleh operator existing selama 6 bulan atau sampai ditandatanganinya kontrak PSC yang baru (mana yang lebih cepat).

"Setelah penandatanganan ini, terhitung mulai tanggal 20 Mei 2018, WK Ogan Komering bersama WK Tuban akan dioperasikan oleh PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya PHE," kata Gunung dalam keterangan resminya yang diterima Sentananews.com di Jakarta, Senin (21/5).

Menurutnya, jika pada kontrak sebelumnya masih menggunakan kontrak bagi hasil cost recovery, maka kontrak bagi hasil untuk kedua wilayah ini akan menggunakan kontrak bagi hasil gross split. "Sebelumnya, kontrak bagi hasil gross split juga sudah kita implementasikan terlebih dahulu di WK Offshore North West Java (ONWJ)," ujarnya.

Lebih jauh ia mengatakan, penyerahan WK Terminasi Tuban dan Ogan Komering merupakan salah satu langkah strategis perusahaan dalam mengamankan pasokan produksi minyak dan gas bumi nasional.

"Hingga akhir tahun 2017, produksi minyak JOB PJOK mencapai 2,25 ribu barel per hari (gross) dan produksi gas sebesar 8,64 juta standar kaki kubik per hari (gross)," tukasnya.

Untuk tahun 2018, lanjut dia, WK Ogan Komering memiliki target produksi minyak sebesar 1,95 ribu barel per hari (gross) dan produksi gas sebesar 8,21 juta standar kaki kubik per hari (gross).

"Untuk menjaga dan meningkatkan produksi di WK Ogan Komering, PHE telah merencanakan sejumlah aktivitas seperti well services sumur yang telah mati, perbaikan fasilitas, dan komersialisasi sumur eksplorasi yang belum dikembangkan," paparnya.

"Untuk aktivitas peningkatan cadangan, PHE Ogan Komering akan melakukan studi GGR dan seismik 3D serta pemboran eksplorasi dan infill drilling untuk memenuhi komitmen pasti 3 tahun pertama dan 3 tahun kedua kontrak bagi hasil," tambah Gunung.

Selain WK Tuban dan Ogan Komering, PHE juga akan melakukan proses alih kelola WK terminasi lain di tahun 2018, yaitu WK Southeast Sumatra (SES), North Sumatra Offshore (NSO) dan North Sumatra Block B (NSB).

"Setelah resmi dikelola PHE, kami akan segera merealisasikan sejumlah program untuk menjaga dan meningkatkan produktivitas di kedua WK tersebut," pungkasnya.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Salurkan Bantuan Sigi, PLN Rasakan Energi Optimisme Warga
Ekonomi
Warga Desa Pombewe masih tinggal di tempat pengungsian yang terletak di tanah lapang saat PLN menyerahkan bantuan berupa bahan ...
​PHE Siap kelola Blok NSO Hingga Tahun 2038
Ekonomi
Keputusan pemerintah melalui kementerian ESDM untuk memperpanjang kontrak Blok North Sumatera Offshore (NSO) di Provinsi Aceh d...
Pertamina Pulihkan Infrastruktur Terminal BBM Donggala
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) melakukan Kick Off Pemulihan Infrastruktur Terminal BBM Donggala. Pemulihan infrastruktur ini bertujuan ...
​Hingga 2050 Indonesia Belum Perlu Bangun PLTN
Ekonomi
Penggunaan nuklir sebagai energi primer Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) dinilai belum menjadi prioritas. Banyak pertimb...
Pembangunan Bendungan Sidan, Tiga Dihaji, dan Bener Dimulai
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pembangunan 65 bendungan yang terdiri dari 16 bendungan lanj...
​Operator Lokal di 14 SPBU di Sulteng Kembali Bekerja
Ekonomi
Memasuki minggu ketiga pasca bencana gempa dan tsunami yang melanda Palu, Sigi dan Donggala Sulawesi Tengah, PT Pertamina (Pers...
YLKI Minta Rencana Pembelian Properti di Meikarta Ditunda
Ekonomi
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI)) mendesak managemen Meikarta untuk segera menjelaskan pada publik terkait keberlanjut...
Kasus BUMN GDE, Batalkan Putusan MA yang Rugikan Rakyat
Ekonomi
Direktur Eksekutif IRESS menuntut agar pemerintah dan DPR segera turun tangan menolong BUMN Geo Dipa Energi (GDE) dan menyelama...
Tanggulangi Permasalahan Sampah DKI, PLN Gandeng BSI
Ekonomi
Sebagai wujud kontribusi terhadap program pemerintah terhadap penanggulangan permasalahan sampah, PT PLN (Persero) resmi mengga...