Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​PLN Akan Bangun 54 PLTG di Maluku dan Papua

17 Nov. 2016, 7.19.50

​PLN Akan Bangun 54 PLTG di Maluku dan Papua

Jakarta, Sentananews.com

Sebagai bagian dari realisasi mega proyek 35.000 MW, PT PLN (Persero) akan membangun sebanyak 54 Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) di Regional Maluku dan Papua.

Demi menyokong hal tersebut, Kepala Satuan Gas dan BBM PLN Chairani Rachmatullah menandatangani perjanjian kerja sama dengan Regional Manager Kellog Brown and Root (KBR) Indonesia Keith Garry untuk Pekerjaan Studi Kelayakan pola penyediaan pasokan gas untuk Pembangkit Listrik di seluruh Indonesia dan desain enjiniring untuk Infrastruktur Penyediaan pasokan Gas ke PLTG di Wilayah Indonesia Timur, disaksikan oleh Direktur Pengadaan PLN Supangkat Iwan dan Presiden KBR Asia Pasifik Greg Conlon di Kantor Pusat PLN (16/11).

Menurut Direktur Pengadaan PLN Supangkat Iwan, melalui perjanjian kerja sama ini, pihaknya akan mendapatkan sebuah rancangan pola logistik dan desain engineering yang optimal dan terintegrasi untuk pemanfaatan Liquefied Natural Gas (LNG) terutama di Indonesia Timur. "Desain ini merupakan bagian dari rencana pemerintah dalam menciptakan virtual pipeline untuk memasok gas ke Indonesia Timur. Hal ini sangat lah penting karena porsi penambahan pembangkit yang menggunakan gas dalam program 35.000 MW cukup besar yaitu 38% atau 13.400 MW," katanya.

Dikatakan, pemanfaatan gas oleh PLN terdiri dari gas pipa, gas terkompresi (CNG) dan gas cair (LNG). "Ketiganya dapat menggantikan utilisisasi bahan bakar minyak di masa depan. Dalam bauran energi, gas menempati urutan tertinggi kedua pemakaiannya di sektor kelistrikan Indonesia," ujarnya.

Di masa depan, kata dia, penggunaan bahan bakar fosil akan semakin dikurangi dan akan digantikan dengan alternatif lain seperti energi terbarukan dan LNG sehingga porsi penggunaan LNG akan meningkat sekitar 300% pada 2025.

"Keuntungan lain menggunakan gas dibandingkan bahan bakar minyak adalah lebih bersih, ramah lingkungan, dan menurunkan biaya pokok produksi serta operasi pemeliharaannya. Namun kendala utama menggunakan gas ini adalah di transportasi atau logistik, dan penyimpanannya," papar Supangkat.

Oleh karena itu, lanjut dia, perjanjian kerjasama ini akan sangat berguna dalam memastikan pola logistik yang dipilih adalah yang workable, efisien dan memastikan optimalisasi penggunaan gas untuk PLTG khususnya di Indonesia Timur.

"Singkatnya melalui kerjasama ini diharapkan kendala sulitnya transportasi gas ke lokasi pembangkit listrik yang tersebar di beberapa kepulauan di Indonesia dapat teratasi, karena PLN akan mendapatkan pola khusus logistik yang terintegrasi serta dokumen kelayakan pembangunan Terminal LNG untuk seluruh Pembangkit Gas sesuai RUPTL 2016-2025 sehingga dapat mendukung pencapaian target program 35.000 MW," pungkas dia.

Penulis: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Jaga Harga Garam, CIPS: Pemerintah Harus Impor
Ekonomi
Kepala Bagian Penelitian Center for Indonesian Policy Studies (CIPS), Hizkia Respatiadi mengatakan, produksi garam nasional bel...
​Selama Nataru, Citilink Tambah 280 Ekstra Flight
Ekonomi
Maskapai berbiaya murah (LCC) Citilink Indonesia akan menyiapkan sedikitnya 50.400 kursi tambahan (extra seat) atau sebanyak 28...
BNP2TKI Sebut Remitansi TKI Turun 4 Persen
Ekonomi
Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid mengatakan jumlah remitansi hin...
Jelang Natal, Pertamina MOR VII Tambah Stok LPG
Ekonomi
Manager Communication & CSR Pertamina MOR VII M Roby Hervindo mengungkapkan, pihaknya akan menyiapkan penambahan stok Elpij...
​BBPKH Beri Pelatihan Gangguan Reproduksi Hewan
Ekonomi
Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara, memberikan pelatihan magang tentang gangguan reproduksi hewan ternak ke...
​Amankan Pasokan BBM Saat Natal, Pertamina Bentuk Satgas
Ekonomi
Guna mengantisipasi peningkatan kebutuhan BBM dan Elpiji di wilayah Sulawesi, dan memastikan kebutuhan masyarakat atas kedua ba...
Tanam Kabel 200 Km, PLN Siapkan Dana Rp 80 M
Ekonomi
PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) akan memindahkan kabel sepanjang 200 kilometer sirkit (kms) pada tahun depan. Menurut Gen...
PLN Disjaya Tertibkan Kabel Listrik di Kawasan Medan Merdeka
Ekonomi
General Manager PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya), M.Ikhsan Asaad mengatakan, untuk menjaga estetika kawasan VVIP ibu kota,...
 Konsumsi Premium Saat Natal Diperkirakan Naik 2%
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) memperkirakan akan terjadi kenaikan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) selama libur Natal dan Tahun Baru ...