Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​PLN Layani Kapal Pendingin Terapung Pertama di Sulawesi

17 Mei 2018, 18.54.47

​PLN Layani Kapal Pendingin Terapung Pertama di Sulawesi

Mskassar, sentananews.com

PT PLN (Persero) Area Makassar Utara baru saja menyelesaikan sebuah tantangan baru untuk mensuplai listrik ke sebuah Kapal sandar yang difungsikan sebagai Floating Cold Storage (Kapal Pendingin Terapung) milik PT. Perikanan Nusantara (persero). Floating Cold Storage adalah kapal pendingin yang digunakan untuk mendinginkan hasil tangkapan ikan yang dikumpulkan oleh nelayan. Hal ini sebagai bentuk dukungan serta komitmen PLN dalam mensupport invenstasi bisnis perikanan di kawasan Pelabuhan Perikanan Untia dan merupakan bentuk nyata Sinergi BUMN antara PLN dan PERINUS.

Penyalaan Supplai Listrik PLN ke Cold Storage terapung dengan daya 240 KVA yang juga pertama kali dilakukan di Indonesia ini juga dihadiri Branch Manager PT. Perikanan Nusantara Cabang Makassar (PERINUS) Ferdinand Wenno, Penanggung Jawab Pengelola Pelabuhan Perikanan Untia (PPN UNTIA) Andi Mannojengi S.St.Pi, M.Si, dan Manajer PT PLN (Persero) Area Makassar Utara Hariyadi.

"Cold Storage terapung ini sudah bersandar di Pelabuhan Perikanan Untia sejak 1 tahun lalu, namun belum dapat beroperasi maksimal diakibatkan masih menggunakan Genset yang menggunakan bahan bakar solar, sehingga biaya operasional dan pemeliharaan sangat mahal mencapai 200 Juta Rupiah per Bulan," ujar Ferdinand.

Menurut perhitungan 250 jam nyala dengan daya 240 kVA apabila menggunakan Listrik dari PLN ini, PERINUS mampu menghemat sebesar 138 juta Rupiah per bulannya sehingga secara tidak langsung dapat mendukung mitra nelayan, serta meningkatan industri perikanan di Sulawesi Selatan khususnya di Pelabuhan Perikanan Untia.

"Tantangan dalam melayani supplai kelistrikan untuk Cold Storage apung ini yaitu lokasi kapal yang bersandar di dermaga sehingga tidak ada lahan yg memungkinkan untuk membangun gardu batu dan kubikel pelanggan Tegangan Menengah, sehingga kami layani dengan menggunakan alat Automatic Sectionalizing Switch" ungkap Hariyadi. Dengan alat ini diharapkan peralatan dan jaringan listrik PLN tetap aman dan andal walaupun dengan konstruksi khusus outdoor.

Hariadi menambahkan kesiapan supplai tenaga listrik sangat dibutuhkan untuk para investor industri perikanan yang akan berinvestasi di Kawasan Pelabuhan Perikanan Untia, dalam hal ini PLN sebagai penyedia tenaga listrik telah berkomitmen untuk siap melayani kebutuhan kelistrikan kapanpun, dimanapun dan berapapun.

PPN Untia yang berada di wilayah kerja PLN Area Makassar Utara – Rayon Daya ini merupakan pelabuhan perikanan yang baru dibangun serta diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo pada tanggal 26 November 2016, "Pelabuhan kami adalah pelabuhan baru, dan sudah banyak Investor yang akan masuk dan tentunya PLN diharapkan akan menjadi penunjang di kegiatan kami" imbuh Andi,

Dengan disupplainya Cold Storage terapung milik PERINUS oleh listrik PLN, kedepannya akan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam industri karena jauh lebih hemat saat menggunakan listrik. Selain itu ke depannya PLN berharap listrik dapat meningkatkan sektor ekonomi khususnya Industri Perikanan di Provinsi Sulawesi Selatan.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Tutup Tahun 2018, Pertamina EP Catat Produksi 101%
Ekonomi
PT Pertamina EP, sebagai anak perusahaan PT Pertamina (Persero) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama di bawah pengawasan SKK Migas...
​Ungkap Pengoplosan LPG, Pertamina Apresiasi Polda Metro Jaya
Ekonomi
PT Pertamina Persero) mengapresiasi pihak kepolisian yang berhasil menangkap oknum pengoplosan gas elpiji 3 kilogram (kg) bersu...
​Kementerian PUPR Selesaikan Rusun Ponpes di Barru Sulsel
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan terus membangun rumah s...
​KPUPR Targetkan 699 Unit Huntara Rampung Akhir Februari 2019
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus menyelesaikan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban b...
​KUTIPAN: Sulit Berharap Pejabat Mau Laporkan Harta Sendiri
Ekonomi
Direktur Eksekutif Komunitas Untuk Transparansi Informasi Publik Nasional (KUTIPAN), Aswan Bayan mengatakan, bahwa sangat sulit...
KPUPR Selesaikan Saluran Irigasi 1 Juta Ha dI Leuwigoong, Garut
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pembangunan jaringan irigasi baru seluas 1 juta hektare dan ...
​Kinerja 2018 Memuaskan, PDSI Kembali Lampaui Target
Ekonomi
Meskipun harus mengawali tahun dengan permintaan menurunkan harga jasa sewa harian rig, PT Pertamina Drilling Services Indonesi...
Pemangkas Rambut Garut Mendapat Akses KPR Subsidi
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memperluas jangkauan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang bisa me...
Presiden Jokowi Minta Pembangunan Rusun Terus Dilanjutkan
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus membangun rumah susun (Rusun) yang diperuntukan bagi Masyarakat Be...