Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​PLN Mulai Bangun GISTET 500 kV Tambun

3 Maret 2017, 18.46.45

​PLN Mulai Bangun GISTET 500 kV Tambun

Jakarta, Sentananews.com

PT PLN (Persero) akan segera membangun Gas Insulated Substation Tegangan Ekstra Tinggi (GISTET) 500 kV Tambun pada areal seluas 5,3 hektar. Proyek yang membutuhkan waktu konstruksi selama 18-24 bulan ini akan memiliki kapasitas trafo Interbus dari tegangan 500 kV dikonversi menjadi tegangan 150 kV dengan kapasitas 2x500 MVA pada tahap awal dan dapat dikembangkan pada tahapan berikutnya sampai pada total 4x500 MVA.

"GISTET 500 kV Tambun ini akan mempunyai kemampuan melayani beban industri dan masyarakat sebesar total 2.000 MVA yang merupakan jaminan ketersediaan pelayanan energi listrik guna pengembangan daerah dan industri di sekitar Tambun dan Bekasi pada umumnya," kata Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Barat, Murtaqi Syamsuddin saat Doa Bersama dimulainya pembangunan GISTET 500 kV Tambun di Bekasi, Jumat (03/3).

Ia menjelaskan, tambahan GISTET 500 kV ini akan memperkuat sistem kelistrikan di wilayah Bekasi dan sekitarnya khususnya untuk pengembangan industri dan kawasan.

"GISTET 500 kV Tambun ini akan memotong konfigurasi double phi incomer dari SUTET 500 kV Muara Tawar - Bekasi - Cibinong dan juga disiapkan koneksi ke GITET 500 kV Deltamas, sehingga di GISTET 500 kV Tambun akan terdapat total 6 diameter peralatan elektromekanik," tukasnya. Sementara SUTT 150 kV eksisting yang menghubungkan GI 150 kV Tambun ke GI 150 kV Pondok Kelapa, akan dipotong dengan konfigurasi double phi incomer ke GIS 150 kV Tambun ini, yang juga dipersiapkan untuk dihubungkan ke GI 150 kV Poncol Baru, GI 150 kV Trans TV dan GI 150 kV Tambun 3-4 sehingga terdapat 10 sirkit jalur transmisi 150 kV yang akan dipasok oleh GISTET 500 kV Tambun. "Selain itu, GIS 150 kV Tambun juga dipersiapkan trafo daya yang melayani masyarakat sekitar lokasi Gardu Induk dengan kapasitas 2x60 MVA pada tahap awal dan dapat dikembangkan menjadi total 4x60 MVA sesuai dengan kebutuhan warga masyarakat dan dunia industri di sekitar lokasi GISTET 500 kV Tambun ini," papar dia.

"Dengan ketersediaan pasokan energi yang cukup kami yakin daerah Kotamadya Bekasi dan wilayah industri di sekitarnya akan mendapatkan pasokan listrik yang cukup dan diharapkan dapat memacu pertumbuhan perekonomian di sekitar lokasi ini," tutup Murtaqi

Sementara General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat Robert Apriyanto Purba mengatakan, dengan kehadiran GISTET Tambun ini, pelayanan listrik yang dipikul oleh 11 GITET yang mengelilingi daerah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) yang selama ini trafo interbus 500/150 kV nya sudah berbeban lebih dari 80%, akan dapat dikurangi bebannya dengan beroperasinya trafo interbus 2x500 MVA di Tambun ini. "Termasuk juga yang sedang dibangun di GITET 500 kV Duri Kosambi dengan kapasitas 2x500 MVA lainnya serta rencana pembangunan GITET 500 kV Priok 2x500 MVA, GITET 500 kV Muara Karang 2x500 MVA dan GITET 500 kV Deltamas dengan kapasitas 2x500 MVA serta beberapa tambahan trafo IBT 4 di Gandul, Cawang dan GITET lainnya," tukasnya.

"Ini semua, merupakan bentuk pelayanan PLN sebagai akibat dari kebutuhan energi listrik warga masyarakat dan dunia industri di sekitar Jabodetabek yang terus meningkat dari tahun ke tahun dengan prediksi pertumbuhan penggunaan energi sekitar 3% per tahun," tambah dia.

Masih menurut dia, pembangunan GISTET 500 kV Tambun ini, termasuk pembangunan GITET 500 kV Duri Kosambi dan Delta Mas merupakan bagian dari program 35.000 MW yang disalurkan melalui 46.000 kms jaringan transmisi dan 109.000 MVA gardu induk. "Pembiayaan proyek GISTET 500 kV Tambun ini seluruhnya dibiayai oleh anggaran PLN sendiri yang merupakan wujud nyata dari peningkatan pelayanan energi listrik kepada masyarakat dan dunia industri," ujarnya.

"Ini adalah bentuk dari KERJA NYATA TERANGI NEGERI yang sudah dicanangkan Pemerintah guna pemenuhan kebutuhan listrik bagi seluruh masyarakat Indonesia," pungkas dia.

Penulis: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Pengambilalihan Tanpa Izin Tangki BBM Pertamina Melawan Hukum
Ekonomi
Tindakan mengambil alih dari orang yang berhak dan menguasai secara tanpa izin truk pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) milik P...
Ekonom: Pembajakan Mobil Tangki Pelanggaran Konstitusi
Ekonomi
Ekonom Konstitusi, Defiyan Cori menegaskan, pembajakan mobil tangki merupakan tindakan pelanggaran konstitusi ekonomi yang berp...
​Dibajak, Dua Mobil Tangki Pertamina Dibawa ke Istana Negara
Ekonomi
Dua mobil tangki biosolar Pertamina yang sedang beroperasi sekitar pukul 05.00, Senin (18/3/2019) pagi tadi dihadang dan dilari...
​PLN Disjaya Luncurkan Paket Layanan TPS Terang
Ekonomi
Guna memberikan fasilitas penunjang bagi kelancaran penyelenggaraan Pemilu 2019 yang maksimal, PT PLN (Persero) Unit Induk Dist...
​Amankan Listrik Pemilu 2019, PLN Gelar Apel Siaga
Ekonomi
Menghadapi rangkaian Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif dan Presiden tahun 2019, yang telah berlangsung sejak tanggal 23 Septem...
​Kembangkan Kemampuan SDM Tuban, Pertamina Gelar Pelatihan
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Tuban Jawa Timur melaksanakan pelatihan untuk masyarakat d...
​Pertamina Perkuat Sinergi dengan Sejumlah BUMN
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) memperkuat kemitraan strategis untuk kegiatan operasional dan pengembangan bisnis perusahaan dengan seju...
​Staf Khusus Menaker: Teknologi Informasi Perlu Dibatasi
Ekonomi
Teknologi Informasi faktanya dapat menciptakan lapangan pekerjaan yang sangat luas, namun harus diatur sedemikian rupa, agar ru...
​Direksi dan Komisaris PLN Kembali ke Almamater
Ekonomi
PT PLN (Persero) mengajak generasi muda untuk menggali potensi diri dan memajukan negeri lewat pendidikan. Hal ini diwujudkan d...